Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran PPKn (Quasi Eksperimen Kelas XI di SMAN 1 Pagaden)
Widhy Nur Oktaviyasari, Asep Deni Normansyah, Lili Sukarliana
{"title":"Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran PPKn (Quasi Eksperimen Kelas XI di SMAN 1 Pagaden)","authors":"Widhy Nur Oktaviyasari, Asep Deni Normansyah, Lili Sukarliana","doi":"10.58812/jpdws.v1i07.487","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Aktivitas pendidikan PPKn di sekolah cenderung monoton serta kurang diminati peserta didik, penyebab nya yaitu pada proses pendidikan dimana peserta didik hanya diberikan tugas menghafal, mengingat serta mengumpulkan data tanpa dituntut menguasai apa yang didapatnya sehingga berpengaruh pada hasil belajar peserta didik. Sebagai pendidik harus mampu menciptakan strategi baru untuk digunakan dalam proses pendidikan dimana seluruh peserta didik dilibatkan yaitu dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn kelas XI di SMAN 1 Pagaden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimen dan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA 4 sebagai kelas control dengan total sebanyak 72 sampel. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu melalui Pretest, Posttest serta kuesioner yang selanjutnya dianalisis melalui uji normalitas, homogenitas, hipotesis dan uji T. Dari hasil penelitian diperoleh rata-rata Posttest kelas Eksperimen sebesar 81.87. Sedangkan kelas kontrol memperoleh hasil 77.73 dengan tarif signifikan < 0.05. Maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan (adanya pengaruh) antara rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas control. Lalu pada Tabel 4.27 jumlah responden sebanyak 23% menjawab sangat setuju, 67% menjawab setuju, 10% menjawab tidak setuju, dan 0% menjawab sangat tidak setuju. Maka dari itu, dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn.","PeriodicalId":286934,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan West Science","volume":"43 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Pendidikan West Science","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.58812/jpdws.v1i07.487","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Aktivitas pendidikan PPKn di sekolah cenderung monoton serta kurang diminati peserta didik, penyebab nya yaitu pada proses pendidikan dimana peserta didik hanya diberikan tugas menghafal, mengingat serta mengumpulkan data tanpa dituntut menguasai apa yang didapatnya sehingga berpengaruh pada hasil belajar peserta didik. Sebagai pendidik harus mampu menciptakan strategi baru untuk digunakan dalam proses pendidikan dimana seluruh peserta didik dilibatkan yaitu dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn kelas XI di SMAN 1 Pagaden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimen dan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA 4 sebagai kelas control dengan total sebanyak 72 sampel. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu melalui Pretest, Posttest serta kuesioner yang selanjutnya dianalisis melalui uji normalitas, homogenitas, hipotesis dan uji T. Dari hasil penelitian diperoleh rata-rata Posttest kelas Eksperimen sebesar 81.87. Sedangkan kelas kontrol memperoleh hasil 77.73 dengan tarif signifikan < 0.05. Maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan (adanya pengaruh) antara rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas control. Lalu pada Tabel 4.27 jumlah responden sebanyak 23% menjawab sangat setuju, 67% menjawab setuju, 10% menjawab tidak setuju, dan 0% menjawab sangat tidak setuju. Maka dari itu, dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn.