EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM GIZI YANG BERKAITAN DENGAN KEJADIAN STUNTING (TUBUH PENDEK) DI KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2017

Depi Yulyanti, Riezka Diana Putri, Muhamad Fauzi
{"title":"EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM GIZI YANG BERKAITAN DENGAN KEJADIAN STUNTING (TUBUH PENDEK) DI KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2017","authors":"Depi Yulyanti, Riezka Diana Putri, Muhamad Fauzi","doi":"10.36973/JKIH.V6I1.66","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Stunting (tubuh pendek) adalah balita dengan status gizi yang berdasarkan panjang atau tinggi badan menurut umurnya bila dibandingkan dengan standar baku WHO MGRS tahun 2005. Berdasarkan laporan tahunan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu pada tahun 2016 terdapat 11.173 jiwa kasus stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi proses pelaksanaan program gizi yang terkait dengan kejadian stunting (Tubuh Pendek)di Kabupaten Indramayu. Metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan melihat aspek Process yang meliputiPlanning, Organizing, Actuating dan Controlling (POAC). Hasil penelitian menunjukan bahwa pembuatan perencanaan didasarkan cakupan, pemantauan dan evaluasi lalu dibuatkan RKA dan DPA. Pengkordinasian dengan lintas sektor dan lintas program. Pelaksanaan penanganan stunting berupa kegiatan Bulan penimbangan balita, pemberian Vit.A, Fe, PMT, MP-ASI. Pengawasan diadakan pada saat rapat, dilakukan setiap triwulan, dan setahun sekali. Simpulan dalam penelitian ini dilihat dari pelaksanaan yang berupa aspek (POAC) masih kurang maksimal dan belum spesifik. Oleh sebab itu disarankan agar dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan program untuk mendapatkan hasil yang sesuai target dengan pemenuhan SDM, sarana dan membuat perencanaan yang lebih spresifikasi untuk stunting. \nAbstract \nStunting (short body) is a toddler with nutritional status in accordance with standard WHO MGRS standard in 2005. Based on annual report of District Health Office Indramayu in 2016 there are 11,173 soul stunting case. This study aims to determine and evaluate the implementation of nutrition programs associated with short bodies in Indramayu District. The method used is a qualitative method by looking at aspects of the process consisting of Planning, Organizing, Actuation and Control (POAC). The results showed that the making of arrangement, space and evolution was then made RKA and DPA. Coordinate with cross-sector and cross-program. Implementation of stunting handling in the form of activity of balancing month of toddler, giving Vit.A, Fe, PMT, MP-ASI. Supervision is done at the meeting, done every quarter, and cycling once. Conclusions in the study as the impact of POAC is still less than the maximum and not specific. It can therefore be used to improve the quality of program implementation to get results that are in line with the fulfillment of human resources, and make better planning for stunting.","PeriodicalId":221371,"journal":{"name":"JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA","volume":"73 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2018-07-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.36973/JKIH.V6I1.66","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Stunting (tubuh pendek) adalah balita dengan status gizi yang berdasarkan panjang atau tinggi badan menurut umurnya bila dibandingkan dengan standar baku WHO MGRS tahun 2005. Berdasarkan laporan tahunan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu pada tahun 2016 terdapat 11.173 jiwa kasus stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi proses pelaksanaan program gizi yang terkait dengan kejadian stunting (Tubuh Pendek)di Kabupaten Indramayu. Metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan melihat aspek Process yang meliputiPlanning, Organizing, Actuating dan Controlling (POAC). Hasil penelitian menunjukan bahwa pembuatan perencanaan didasarkan cakupan, pemantauan dan evaluasi lalu dibuatkan RKA dan DPA. Pengkordinasian dengan lintas sektor dan lintas program. Pelaksanaan penanganan stunting berupa kegiatan Bulan penimbangan balita, pemberian Vit.A, Fe, PMT, MP-ASI. Pengawasan diadakan pada saat rapat, dilakukan setiap triwulan, dan setahun sekali. Simpulan dalam penelitian ini dilihat dari pelaksanaan yang berupa aspek (POAC) masih kurang maksimal dan belum spesifik. Oleh sebab itu disarankan agar dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan program untuk mendapatkan hasil yang sesuai target dengan pemenuhan SDM, sarana dan membuat perencanaan yang lebih spresifikasi untuk stunting. Abstract Stunting (short body) is a toddler with nutritional status in accordance with standard WHO MGRS standard in 2005. Based on annual report of District Health Office Indramayu in 2016 there are 11,173 soul stunting case. This study aims to determine and evaluate the implementation of nutrition programs associated with short bodies in Indramayu District. The method used is a qualitative method by looking at aspects of the process consisting of Planning, Organizing, Actuation and Control (POAC). The results showed that the making of arrangement, space and evolution was then made RKA and DPA. Coordinate with cross-sector and cross-program. Implementation of stunting handling in the form of activity of balancing month of toddler, giving Vit.A, Fe, PMT, MP-ASI. Supervision is done at the meeting, done every quarter, and cycling once. Conclusions in the study as the impact of POAC is still less than the maximum and not specific. It can therefore be used to improve the quality of program implementation to get results that are in line with the fulfillment of human resources, and make better planning for stunting.
发育不良是一种以年龄为基础的幼儿,其营养状况与2005年世界卫生组织MGRS的标准相比。根据2016年印德拉马约摄政的年度报告,有1173人患有此病。本研究的目的是了解和评估与茵德拉育摄政发育相关的营养计划的执行过程。定性研究的方法是观察环境设计、组织、实现和控制的过程。研究表明,规划是基于覆盖、监督和评估,然后构建RKA和DPA。一个跨部门和交叉计划的建议。Vit提供的为期一个月的婴儿体重平衡项目的实施。A, Fe, PMT, MP-ASI。监视在会议期间进行,每季度进行一次,每年进行一次。本研究的结论将从应用(POAC)方面的应用来看。因此,有人建议可以提高项目实施的质量,通过人力资源、手段和更直接的计划来达到目标。不渗透是一个在2005年与MGRS标准的关系中处于营养状态的蹒跚学步者。根据2016年地区健康办公室的年度报告,1173名灵魂受伤病例。这个研究aims to个重大and evaluate the implementation of营养项目(associated with短身体在印度地区。使用的方法是一种合格的方法。结果表明,创造财富、空间和进化的过程后来被称为RKA和DPA。与交叉部门和交叉计划协调。在行动的形式下表演特技,给出Vit。A, Fe, PMT, MP-ASI。会上有超模,每季度都有,而且旋转一次。研究表明,POAC的影响仍然低于最大或最不特殊的影响。这还有待改进的实施计划
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术官方微信