Salwa Annisaa, Raina Lola Fauzia, Amanda Via Maulina
{"title":"PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TERHADAP MINAT REMAJA PUTRI MELAKUKAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI","authors":"Salwa Annisaa, Raina Lola Fauzia, Amanda Via Maulina","doi":"10.48092/jik.v9i2.214","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Latar Belakang: Kanker payudara masih menjadi pusat perhatian masyarakat. Bukan tanpa sebab, pasalnya angka kanker payudara di Indonesia terus meningkat. Pravalensi kejadian kanker payudara di Indonesia diperkirakan akan terus naik hingga tahun 2040. Kanker payudara menjadi penyabab kematian nomor 2 setelah kanker serviks di Indonesia. Dalam rangka mengurangi laju kenaikan prevelensi kanker payudara, pemerintah Indonesia membuat program skrinning kanker payudara yang bertujuan untuk mendeteksi secara dini kanker payudara dengan program pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Kesadaran remaja untuk memahami bagaimana dan apa kanker payudara masih sangat minim. Sehingga diperlukan pendidikan kesehatan yang diharapkan dapat menambah pengetahuan mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan dengan media video terhadap minat melakukan deteksi dini kanker payudara dengan SADARI pada remaja putri. Metode: Metode pada penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan one group pre test dan post test design. Sampel diambil menggunakan stratified random sampling dan dengan rumus slovin, sehingga didapatkan 65 remaja putri sebagai sampel yang akan digunakan untuk penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis bivariat dan univariat dengan uji wilcoxon. Hasil: Hasil dengan menggunakan uji wilcoxon P 0,000 < (P 0,05). Kesimpulan: Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan dengan mengguakan media video terhadap minat pada remaja putri dalam melakukan SADARI. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat membuat suatu model untuk melihat kerutinan remaja dalam melakukan pemeriksaan payudara sendri (SADARI) di rumah.","PeriodicalId":309857,"journal":{"name":"Jurnal Ilmu Kebidanan","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Ilmu Kebidanan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.48092/jik.v9i2.214","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Latar Belakang: Kanker payudara masih menjadi pusat perhatian masyarakat. Bukan tanpa sebab, pasalnya angka kanker payudara di Indonesia terus meningkat. Pravalensi kejadian kanker payudara di Indonesia diperkirakan akan terus naik hingga tahun 2040. Kanker payudara menjadi penyabab kematian nomor 2 setelah kanker serviks di Indonesia. Dalam rangka mengurangi laju kenaikan prevelensi kanker payudara, pemerintah Indonesia membuat program skrinning kanker payudara yang bertujuan untuk mendeteksi secara dini kanker payudara dengan program pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Kesadaran remaja untuk memahami bagaimana dan apa kanker payudara masih sangat minim. Sehingga diperlukan pendidikan kesehatan yang diharapkan dapat menambah pengetahuan mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan dengan media video terhadap minat melakukan deteksi dini kanker payudara dengan SADARI pada remaja putri. Metode: Metode pada penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan one group pre test dan post test design. Sampel diambil menggunakan stratified random sampling dan dengan rumus slovin, sehingga didapatkan 65 remaja putri sebagai sampel yang akan digunakan untuk penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis bivariat dan univariat dengan uji wilcoxon. Hasil: Hasil dengan menggunakan uji wilcoxon P 0,000 < (P 0,05). Kesimpulan: Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan dengan mengguakan media video terhadap minat pada remaja putri dalam melakukan SADARI. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat membuat suatu model untuk melihat kerutinan remaja dalam melakukan pemeriksaan payudara sendri (SADARI) di rumah.