{"title":"IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP NEGERI 15 MALANG","authors":"Erna Wurjanti","doi":"10.51878/strategi.v3i2.2259","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"The low motivation to learn mathematics for class VII students requires teachers to innovate. One of them is by applying a more student-centered learning model and guiding them to discover the concepts or facts they are learning on their own. One learning model that can be applied is Index Card Match. To help motivate students in the teaching and learning process, it is necessary to use question and answer cards. The success of the index card match learning model can increase the motivation of class 7H students of SMP Negeri 15 Malang in mathematics subject material for the 2022/2023 school year. This is based on the results of a questionnaire given to students obtained in activity I, the grade A classification was 18.75% (6) increased to 34.4% (11) in activity II, in activity I, the value classification B was 43.8% ( 14) increased to 46.9% in activity II, classification C in activity I was 28.1% (9) students became 18.75% (6) in activity II, classification value D in activity I was 9.38% ( 3) become absent in activity II.\nABSTRAKRendahnya motivasi belajar matematika siswa kelas VII, menuntut guru untuk melakukan inovasi. Salah satunya dengan menerapkan model pembelajaran yang lebih berpusat pada siswa dan menuntunnya menemukan sendiri konsep atau fakta yang dipelajari. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah Index Card Match. Untuk membantu memotivasi siswa dalam proses belajar mengajar, maka perlu dibantu dengan menggunakan kartu-kartu soal dan jawaban. Keberhasilan model pembelajaran index card match dapat meningkatkan motivasi siswa kelas 7H SMP Negeri 15 Malang dalam pelajaran matematika materi bilangan tahun pelajaran 2022/2023. Hal ini berdasarkan hasil angket yang diberikan kepada siswa yang diperoleh pada kegiatan I klasifikasi nilai A adalah 18,75% (6) meningkat menjadi 34,4% (11) pada kegiatan II, pada kegiatan I klasifikasi nilai B adalah 43,8% (14) meningkat menjadi 46,9% di kegiatan II, klasifikasi C di kegiatan I adalah 28,1% (9) siswa menjadi 18,75% (6) di kegiatan II, klasifikasi nilai D di kegiatan I adalah 9,38% (3) menjadi tidak ada di kegiatan II.","PeriodicalId":235818,"journal":{"name":"STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran","volume":"31 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-06-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.51878/strategi.v3i2.2259","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
The low motivation to learn mathematics for class VII students requires teachers to innovate. One of them is by applying a more student-centered learning model and guiding them to discover the concepts or facts they are learning on their own. One learning model that can be applied is Index Card Match. To help motivate students in the teaching and learning process, it is necessary to use question and answer cards. The success of the index card match learning model can increase the motivation of class 7H students of SMP Negeri 15 Malang in mathematics subject material for the 2022/2023 school year. This is based on the results of a questionnaire given to students obtained in activity I, the grade A classification was 18.75% (6) increased to 34.4% (11) in activity II, in activity I, the value classification B was 43.8% ( 14) increased to 46.9% in activity II, classification C in activity I was 28.1% (9) students became 18.75% (6) in activity II, classification value D in activity I was 9.38% ( 3) become absent in activity II.
ABSTRAKRendahnya motivasi belajar matematika siswa kelas VII, menuntut guru untuk melakukan inovasi. Salah satunya dengan menerapkan model pembelajaran yang lebih berpusat pada siswa dan menuntunnya menemukan sendiri konsep atau fakta yang dipelajari. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah Index Card Match. Untuk membantu memotivasi siswa dalam proses belajar mengajar, maka perlu dibantu dengan menggunakan kartu-kartu soal dan jawaban. Keberhasilan model pembelajaran index card match dapat meningkatkan motivasi siswa kelas 7H SMP Negeri 15 Malang dalam pelajaran matematika materi bilangan tahun pelajaran 2022/2023. Hal ini berdasarkan hasil angket yang diberikan kepada siswa yang diperoleh pada kegiatan I klasifikasi nilai A adalah 18,75% (6) meningkat menjadi 34,4% (11) pada kegiatan II, pada kegiatan I klasifikasi nilai B adalah 43,8% (14) meningkat menjadi 46,9% di kegiatan II, klasifikasi C di kegiatan I adalah 28,1% (9) siswa menjadi 18,75% (6) di kegiatan II, klasifikasi nilai D di kegiatan I adalah 9,38% (3) menjadi tidak ada di kegiatan II.
七年级学生学习数学的动机较低,这要求教师进行创新。其中之一是采用以学生为中心的学习模式,引导他们发现自己正在学习的概念或事实。一个可以应用的学习模型是索引卡匹配。为了在教学过程中激发学生的积极性,有必要使用问答卡。索引卡匹配学习模式的成功实施,可以提高SMP Negeri 15 Malang中学7H班学生在2022/2023学年数学学科材料学习上的积极性。这是基于问卷调查的结果给学生在活动,获得年级分类为18.75%(6)上升至34.4%(11)在第二活动中,活动我,B值分类为43.8%(14)在活动2增加到46.9%,分类C活动我是28.1%(9)学生成为活动二(6)18.75%,分类值D活动我是9.38%(3)在活动二世成为缺席。【摘要】【摘要】【摘要】【摘要】【摘要】【摘要】【摘要】【摘要】【摘要】【摘要】【摘要】Salah satunya dengan menerapkan模特pembelajaran yang lebih是一名模特,她是一名模特,她是一名模特,她是一名模特。萨拉赫状态模型pembelajaran yang dapat diiterapkan adalah索引卡匹配。Untuk membantu memotivasi siswa dalam proprobelajar mengajar, maka perlu dibantu dengan menggunakan kartu-kartu soal dan jawaban。Keberhasilan模型pembelajaran索引卡匹配dapat meningkatkan motivasi siswa kelas 7H SMP Negeri 15 Malang dalam pelajaran matematika materi bilangan tahun pelajaran 2022/2023。Hal ini berdasarkan hasil angket yang diberikan kepada siswa yang diperoleh pada kegiatan I klasifikasi nilai A adalah 18,75%(6)脑膜炎猴猴猴II,脑膜炎猴猴I klasifikasi nilai B adalah 43,8%(14)脑膜炎猴猴II 46,9% di kegiatan II, klasifikasi C di kegiatan I adalah 28,1%(9)脑膜炎猴猴18,75%(6)脑膜炎猴II,脑膜炎猴猴I ddi kegiatan I adalah 9,38%(3)脑膜炎猴猴tiak ada di kegiatan II。