{"title":"Konstruksi Pemikiran Moderasi Beragama Perspektif Hermeneutika Hadis","authors":"M. Sabri","doi":"10.22373/jim.v19i2.14421","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"The conflict of religion is fundamentally caused by understanding and perception. This paper aims to build objectivity of thinking in understanding hadith, so as not to fall into a radical and liberal understanding. With this, the researcher explores the hermeneutics of hadith as construction in religious moderation thinking. This study uses a descriptive qualitative approach. By taking reference sources from books, and scientific articles related to hadith hermeneutics using Google Sholar and other websites. The data analysis technique is reading, critically analyzing and drawing conclusions. The findings in this study show that hadith hermeneutics can be positioned as a construct of religious moderation thinking because in hadith hermeneutics there is critical thinking, comprehensive thinking and comparative thinking. These three thoughts are the urgency in understanding the arguments in the midst of religious communities, between religions and nations. ABSTRAKKonflik suatu agama secara fundamental disebabkan oleh pemahaman dan persepsi. Tulisan ini bertujuan membangun objektivitas berpikir dalam memahami hadis, agar tidak terjerumus kepada pemahaman radikal dan liberal. Dengan ini, peneliti mengeksplorasi hermeneutika hadis sebagai konstruksi dalam pemikiran moderasi beragama. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif deskriptif. Dengan mengambil sumber referensi dari buku, artikel ilmiah yang berkaitan dengan hermeneutika hadis dengan menggunakan Google Sholar dan web lainnya. Teknik analis data yakni, adalah membaca, menganalisis secara kritis dan menarik kesimpulan. Adapun hasil temuan pada penelitian ini, bahwa hermeneutika hadis bisa diposisikan sebagai konstruksi pemikiran moderasi beragama, karena dalam hermeneutika hadis terdapat berpikir kritis, berpikir secara komprehensif dan berpikir secara komparatif. Tiga pemikiran ini adalah urgensi dalam memahami dalil di tengah umat beragama, antar agama dan bangsa.","PeriodicalId":393241,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Al-Mu'ashirah","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-07-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Ilmiah Al-Mu'ashirah","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.22373/jim.v19i2.14421","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Abstract
The conflict of religion is fundamentally caused by understanding and perception. This paper aims to build objectivity of thinking in understanding hadith, so as not to fall into a radical and liberal understanding. With this, the researcher explores the hermeneutics of hadith as construction in religious moderation thinking. This study uses a descriptive qualitative approach. By taking reference sources from books, and scientific articles related to hadith hermeneutics using Google Sholar and other websites. The data analysis technique is reading, critically analyzing and drawing conclusions. The findings in this study show that hadith hermeneutics can be positioned as a construct of religious moderation thinking because in hadith hermeneutics there is critical thinking, comprehensive thinking and comparative thinking. These three thoughts are the urgency in understanding the arguments in the midst of religious communities, between religions and nations. ABSTRAKKonflik suatu agama secara fundamental disebabkan oleh pemahaman dan persepsi. Tulisan ini bertujuan membangun objektivitas berpikir dalam memahami hadis, agar tidak terjerumus kepada pemahaman radikal dan liberal. Dengan ini, peneliti mengeksplorasi hermeneutika hadis sebagai konstruksi dalam pemikiran moderasi beragama. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif deskriptif. Dengan mengambil sumber referensi dari buku, artikel ilmiah yang berkaitan dengan hermeneutika hadis dengan menggunakan Google Sholar dan web lainnya. Teknik analis data yakni, adalah membaca, menganalisis secara kritis dan menarik kesimpulan. Adapun hasil temuan pada penelitian ini, bahwa hermeneutika hadis bisa diposisikan sebagai konstruksi pemikiran moderasi beragama, karena dalam hermeneutika hadis terdapat berpikir kritis, berpikir secara komprehensif dan berpikir secara komparatif. Tiga pemikiran ini adalah urgensi dalam memahami dalil di tengah umat beragama, antar agama dan bangsa.
宗教冲突从根本上说是由认识和感知引起的。本文旨在建立对圣训理解的客观性思维,避免陷入偏激和自由的理解。据此,研究者将圣训解释学作为宗教中庸思想的建构进行了探讨。本研究采用描述性定性方法。通过使用谷歌学者和其他网站,从书籍和与圣训解释学相关的科学文章中获取参考资料。数据分析技术是阅读、批判性分析和得出结论。研究结果表明,圣训诠释学可以被定位为一种宗教节制思维的建构,因为圣训诠释学中有批判性思维、综合思维和比较思维。这三种思想是理解宗教团体之间、宗教与国家之间争论的紧迫性。摘要:konflk suatu - agama - seca - fundamental disbabbaban - disbaban - perseca - perseca。图里桑尼·贝图胡安·曼班尼·哈德斯,伊斯兰教,伊斯兰教,伊斯兰教。邓甘尼,peneliti mengeksplorashermeneutika hais sebagai konstruksi dalam pemikiran moderasi beragama。Penelitian ini menggunakan pendekatan质量描述。登安梦梦梦数参考文献达里布库,文章作者杨伯凯坦登安解释性文章登安梦梦梦梦谷歌学者丹网。Teknik分析数据yakni, adalah membaca, menganalis secara kritis dan menarik kespulan。apapun hasil temuan paada penelitian ini, bahwa hermeneutika hais bisposisikan sebagai konstruksi pemikiran moderasi beragama, karena dalam hermeneutika hais terdapat berpikir kritis, berpikir secara komonisif和berpikir secara komparatif。Tiga pemikiran ini adalah urgensi dalam memahami dalil di tengah umat beragama, antar agama dan bangsa。