{"title":"Menjadi Masyarkat Digital Yang Berkerendahan Hati Intelektual","authors":"Hermeilia Megawati","doi":"10.21009/jppp.111.01","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Internet merupakan pencapaian besar dalam sejarah umat manusia yang akan terus berlanjut hingga batas yang tidak bisa diprediksi oleh siapa pun. Hadirnya teknologi digital dengan karakter mudah dan cepat pada hakikatnya bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan berbagai macam masalah sosial di dalam masyarakat, sehingga harapan untuk menciptakan kehidupan manusia yang lebih sejahtera akan dapat tercapai. Namun, keterbatasan kapasitas kognisi manusia dalam usaha memahami orang lain dan dunia sosial (kognisi sosial) secara otomatis mengarah pada upaya penyederhanaan penyimpulan. Proses pengolahan informasi yang disederhanakan akan sangat rentan bias dan hingga akhirnya mampu menciptakan distorsi realitas. Bias kognisi sosial ini menyebabkan seseorang hanya menerima masukan dari orang lain yang sesuai dengan pemikirannya, sehingga ia menjadi selektif atas informasi yang didapat hanya berdasarkan pada keyakinan atau harapan pribadi. Bias kognisi sosial adalah masalah yang dapat diantisipasi salah satunya dengan konsep kerendahan hati intelektual","PeriodicalId":371089,"journal":{"name":"JPPP - Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi","volume":"16 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-04-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"JPPP - Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.21009/jppp.111.01","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Abstract
Internet merupakan pencapaian besar dalam sejarah umat manusia yang akan terus berlanjut hingga batas yang tidak bisa diprediksi oleh siapa pun. Hadirnya teknologi digital dengan karakter mudah dan cepat pada hakikatnya bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan berbagai macam masalah sosial di dalam masyarakat, sehingga harapan untuk menciptakan kehidupan manusia yang lebih sejahtera akan dapat tercapai. Namun, keterbatasan kapasitas kognisi manusia dalam usaha memahami orang lain dan dunia sosial (kognisi sosial) secara otomatis mengarah pada upaya penyederhanaan penyimpulan. Proses pengolahan informasi yang disederhanakan akan sangat rentan bias dan hingga akhirnya mampu menciptakan distorsi realitas. Bias kognisi sosial ini menyebabkan seseorang hanya menerima masukan dari orang lain yang sesuai dengan pemikirannya, sehingga ia menjadi selektif atas informasi yang didapat hanya berdasarkan pada keyakinan atau harapan pribadi. Bias kognisi sosial adalah masalah yang dapat diantisipasi salah satunya dengan konsep kerendahan hati intelektual