Aba Agil Aziz, A. Fuad, Ali Mas’ud, Imam Walid Asrofuddin Ulil Huda
{"title":"Rasionalitas Epistemik dalam Pendidikan Islam dengan Perspektif Historis untuk Membangun Moderasi Beragama di Indonesia","authors":"Aba Agil Aziz, A. Fuad, Ali Mas’ud, Imam Walid Asrofuddin Ulil Huda","doi":"10.21154/muslimheritage.v8i1.5846","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"AbstractThis study aims to describe the history of education in Islam to serve as the basis for its epistemic framework. This study uses a literature study method with a qualitative approach. The sources used are books, articles that are relevant to the history of Islamic religious education, besides that, literature on epistemic rationality and religious moderation is also collected. How to obtain data in this study by reviewing the literature. The data analysis uses the concept given by Miles and Huberman. The results of this study are: 1) Historically the decline of Islamic education was due to the geopolitics of the destruction of the city of Baghdad so that the emergence of the western anti-colonial movement which resulted in radicalization to maintain power over religion. 2) Islamic education undergoes a transformation from the rationality of science through religious beliefs to the narrowing of knowledge and education in Islam for religious and political purposes. 3) Epistemic rationality is needed to revive Islamic education such as the golden age that uses rationality and empiricism in acquiring knowledge. 4) With an epistemic rationality approach based on the history of Islamic education, it can be used as an effort to form a moderate attitude in religion. AbstrakModerasi beragama kembali menjadi isu yang penting untuk dibahas, seiring dengan maraknya tindakan anarkis, radikalisme dan fanatisme mengatasnamakan agama yang dilakukan oleh oknum tertentu di waktu akhir ini. Oleh karena itu, perlu menilik sejarah pendidikan Islam pada masa keemasan untuk dijadikan pijakan kerangka epistemiknya. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Sumber yang digunakan adalah buku, artikel yang relevan dengan sejarah pendidikan agama islam selain itu dikumpulkan juga literatur-literatur rasionalitas epistemik dan moderasi beragama. Cara memperoleh data pada penelitian ini dengan telaah literature. Adapun analisis data menggunakan konsep yang diberikan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini berupa : 1) Tercatat historis kemunduran pendidikan islam disebabkan geopolitik hancurnya kota baghdad sehingga munculnya gerakan anti kolonial barat yang dampaknya radikalisasi untuk mempertahankan kekuasaan dengan atas agama. 2) Pendidikan islam mengalami transformasi dari rasionalitas ilmu pengetahuan melalui keyakinan agama berubah menjadi mempersempitnya ilmu pengetahuan dan pendidikan dalam Islam untuk tujuan agama dan politiknya. 3) Rasionalitas epistemik diperlukan untuk membangkitkan kembali pendidikan islam seperti masa keemasan yang menggunakan rasionalitas dan empirik dalam memperoleh pengetahuan. 4) Dengan pendekatan rasionalitas epistemik berdasar sejarah pendidikan islam bisa digunakan sebagai upaya pembentukan sikap moderat dalam beragama. ","PeriodicalId":160585,"journal":{"name":"Muslim Heritage","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-06-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Muslim Heritage","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.21154/muslimheritage.v8i1.5846","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
AbstractThis study aims to describe the history of education in Islam to serve as the basis for its epistemic framework. This study uses a literature study method with a qualitative approach. The sources used are books, articles that are relevant to the history of Islamic religious education, besides that, literature on epistemic rationality and religious moderation is also collected. How to obtain data in this study by reviewing the literature. The data analysis uses the concept given by Miles and Huberman. The results of this study are: 1) Historically the decline of Islamic education was due to the geopolitics of the destruction of the city of Baghdad so that the emergence of the western anti-colonial movement which resulted in radicalization to maintain power over religion. 2) Islamic education undergoes a transformation from the rationality of science through religious beliefs to the narrowing of knowledge and education in Islam for religious and political purposes. 3) Epistemic rationality is needed to revive Islamic education such as the golden age that uses rationality and empiricism in acquiring knowledge. 4) With an epistemic rationality approach based on the history of Islamic education, it can be used as an effort to form a moderate attitude in religion. AbstrakModerasi beragama kembali menjadi isu yang penting untuk dibahas, seiring dengan maraknya tindakan anarkis, radikalisme dan fanatisme mengatasnamakan agama yang dilakukan oleh oknum tertentu di waktu akhir ini. Oleh karena itu, perlu menilik sejarah pendidikan Islam pada masa keemasan untuk dijadikan pijakan kerangka epistemiknya. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Sumber yang digunakan adalah buku, artikel yang relevan dengan sejarah pendidikan agama islam selain itu dikumpulkan juga literatur-literatur rasionalitas epistemik dan moderasi beragama. Cara memperoleh data pada penelitian ini dengan telaah literature. Adapun analisis data menggunakan konsep yang diberikan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini berupa : 1) Tercatat historis kemunduran pendidikan islam disebabkan geopolitik hancurnya kota baghdad sehingga munculnya gerakan anti kolonial barat yang dampaknya radikalisasi untuk mempertahankan kekuasaan dengan atas agama. 2) Pendidikan islam mengalami transformasi dari rasionalitas ilmu pengetahuan melalui keyakinan agama berubah menjadi mempersempitnya ilmu pengetahuan dan pendidikan dalam Islam untuk tujuan agama dan politiknya. 3) Rasionalitas epistemik diperlukan untuk membangkitkan kembali pendidikan islam seperti masa keemasan yang menggunakan rasionalitas dan empirik dalam memperoleh pengetahuan. 4) Dengan pendekatan rasionalitas epistemik berdasar sejarah pendidikan islam bisa digunakan sebagai upaya pembentukan sikap moderat dalam beragama.
摘要本研究旨在描述伊斯兰教的教育史,作为其认知框架的基础。本研究采用文献研究法和质性研究法。所使用的资料来源是与伊斯兰宗教教育史有关的书籍、文章,除此之外,还收集了关于认识理性和宗教节制的文献。如何通过查阅文献获得本研究的资料。数据分析使用了Miles和Huberman给出的概念。本研究的结果是:1)历史上伊斯兰教育的衰落是由于巴格达城被摧毁的地缘政治,从而导致西方反殖民运动的出现,导致激进化以维持对宗教的权力。2)伊斯兰教育经历了从通过宗教信仰实现科学理性到为宗教和政治目的而狭隘化伊斯兰知识和教育的转变。3)复兴伊斯兰教育需要认识理性,例如用理性和经验主义获取知识的黄金时代。(4)以伊斯兰教教育史为基础的认识理性方法,可以作为形成温和宗教态度的一种努力。【摘要】现代主义与激进主义、极端主义与狂热主义的区别在于,现代主义与狂热主义的区别在于,现代主义与狂热主义的区别在于,现代主义与狂热主义的区别在于,现代主义与狂热主义的区别在于,现代主义与狂热主义的区别在于,现代主义与狂热主义的区别在于,现代主义与狂热主义的区别在于,现代主义与狂热主义的区别在于,现代主义与狂热主义的区别在于,现代主义。Oleh karena图,perlu menilik sejarah pendidikan伊斯兰教,pada masan keemasan untuk dijadikan pijakan kerangka epistemiknya。Penelitian ini menggunakan方法研究kepustakan和dengan pendekatan质量。杨志强,杨志强,杨志强,杨志强,杨志强,杨志强,杨志强,杨志强,杨志强,杨志强,杨志强,杨志强。卡拉佩罗罗的数据集、数据集、数据集、数据集、数据集。Adapun分析数据,孟古纳坎,康赛,杨,迪比利坎,麦尔斯,丹,胡伯曼。1) Tercatat historis kemunduran pendidikan islam disebabkan地缘政治tik handurnya kota baghdad sehinga munculnya gerakan反殖民barat yang dampaknya radikalisasi untuk mempertahankan kekuasaan dengan atas agama。2) Pendidikan islam mengalami transformasi dari rasionalitas ilmu pengetahuan melaluis keyakinan agama beruba menjadi memperemitnya ilmu pengetahuan dan Pendidikan dalam islam untuk tujuan agama dan politiknya。3)理性主义的epistemik diperlukan untuk membangkitkan kembali pendidikan islam seperti masa keemasan yang menggunakan理性主义的dan emperoleh pengetahuan。4) Dengan pendekatan asiionalitas epistemik berdasar sejarah pendidikan islam bisa digunakan sebagai upaya penbentukan sikapa moderam beragama。