KOMUNIKASI KEKERASAN PENYEBAB TINDAK KEKERASAN DALAM TAWURAN

Heni Hayat
{"title":"KOMUNIKASI KEKERASAN PENYEBAB TINDAK KEKERASAN DALAM TAWURAN","authors":"Heni Hayat","doi":"10.20884/1.ACTADIURNA.2019.15.1.1579","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tawuran yang dilakukan pelajar merupakan reaksi dari komunikasi kekerasan yang kerap dilakukan di lingkungan sekolah yang sampai saat ini belum benar-benar dapat dihentikan. Tawuran yang dilakukan pelajar bukan saja menelan banyak korban luka, korban cacat permanen seperti kebutaan, ketulian, kehilangan kaki, tangan dan lainnya. Perilaku komunikasi kekerasan yang dilakukan pelajar, di picu oleh berbagai faktor yang sekaligus menjadi motivasi pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab tindak kekerasan dalam tawuran melalui pemaknaan komunikasi yang dilakukan oleh pelajar. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan relevansinya dengan teori Fenomenologi, Teori Interaksionime Simbolik, Teori konvergensi Simbolik, Teori Labelling, dan Teori Groupthink. Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif yang menekankan pada pemahaman subjek terhadap realitas yang ada dengan menggunakan metode Fenomenologi dalam mengungkap realitas fenomena komunikasi kekerasan yang menjadi pemicu tindakan kekerasan dalam tawuran. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan melalui indepth interview dan observasi. Validasi data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu triangulasi terhadap sumber-sumber lain yang dinilai lebih kompeten. Hasil penelitian ditemukan bahwa kekerasan komunikasi yang menjadi sumber tindakan kekerasan dalam tawuran karena adanya warisan berupa: 1)reputasi kelompok dan sekolah yang harus dipertahankan, 2)tradisi yang terus di lestarikan dan 3) adanya sekolah musuh, 4) adanya rasa dendam dan 5) Peranan opinion leaders sebagai penggerakan dan yang mendanai kegiatan tawuran.","PeriodicalId":415699,"journal":{"name":"Journal Acta Diurna","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Journal Acta Diurna","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.20884/1.ACTADIURNA.2019.15.1.1579","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Tawuran yang dilakukan pelajar merupakan reaksi dari komunikasi kekerasan yang kerap dilakukan di lingkungan sekolah yang sampai saat ini belum benar-benar dapat dihentikan. Tawuran yang dilakukan pelajar bukan saja menelan banyak korban luka, korban cacat permanen seperti kebutaan, ketulian, kehilangan kaki, tangan dan lainnya. Perilaku komunikasi kekerasan yang dilakukan pelajar, di picu oleh berbagai faktor yang sekaligus menjadi motivasi pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab tindak kekerasan dalam tawuran melalui pemaknaan komunikasi yang dilakukan oleh pelajar. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan relevansinya dengan teori Fenomenologi, Teori Interaksionime Simbolik, Teori konvergensi Simbolik, Teori Labelling, dan Teori Groupthink. Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif yang menekankan pada pemahaman subjek terhadap realitas yang ada dengan menggunakan metode Fenomenologi dalam mengungkap realitas fenomena komunikasi kekerasan yang menjadi pemicu tindakan kekerasan dalam tawuran. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan melalui indepth interview dan observasi. Validasi data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu triangulasi terhadap sumber-sumber lain yang dinilai lebih kompeten. Hasil penelitian ditemukan bahwa kekerasan komunikasi yang menjadi sumber tindakan kekerasan dalam tawuran karena adanya warisan berupa: 1)reputasi kelompok dan sekolah yang harus dipertahankan, 2)tradisi yang terus di lestarikan dan 3) adanya sekolah musuh, 4) adanya rasa dendam dan 5) Peranan opinion leaders sebagai penggerakan dan yang mendanai kegiatan tawuran.
导致斗殴的暴力通信
学生打架是对学校环境中常见的暴力交流的一种反应,这种交流至今仍无法真正制止。学生之间的斗殴不仅吞没了许多受伤、永久性残疾的受害者,如失明、耳聋、失去四肢等。学生的暴力交流行为是由多种因素引发的,这些因素同时也是参与者的动机。本研究旨在找出学生加强沟通的导致打架暴力的原因。根据研究结果,发现它与酚学理论、象征性的相互作用理论、象征性的收敛理论、标签理论和groupthin论有关。这项研究采用了一种解释性的范例,通过表现学方法揭示了导致斗殴暴力行为的暴力传播现象的现实,从而强调了对主体对现实的理解。至于通过访谈和观察指数使用的数据收集技术。本研究中所进行的数据验证是对其他被认为更有能力的来源的三角测量。研究结果发现暴力斗殴中成为暴力行为的源头是由于通信产业包括:1)必须保留的团体和学校的声誉,2)继续在保存和3)学校的传统敌人,4)的怨恨和5)错误领导人作为斗殴、实施和资助的活动的角色。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术官方微信