Protest Songs From Indonesia And Australia: A Musicological Comparison

Kiernan Box, Greg Aronson
{"title":"Protest Songs From Indonesia And Australia: A Musicological Comparison","authors":"Kiernan Box, Greg Aronson","doi":"10.24821/jousa.v9i1.7146","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Protest music is both commercially viable and an important tool for shaping community awareness of socio-political issues. Indonesian and Australian artists have produced protest music which has stimulated significant effect upon community attitudes and behaviours. Socio-political issues can be described and examined in songs using various lyrical methods, including strategic use of characters and narrative. Iwan Fals is a Javanese singer-songwriter who frequently employs satire and parody in relation to weighty political issues. Cold Chisel, Midnight Oil and Paul Kelly are Australian rock artists who have used real-life events as the inspiration for protest songs, many of which are delivered with a confrontational mode of lyric and performance. Compared to Australian acts, Indonesian artists have faced greater risk to personal freedom by engaging in protest music; this may explain why Indonesian protest songs are often presented with more subtle characteristics. from the abstract or from the body of the text, or from the thesaurus of the discipline. Lagu Protes dari Indonesia dan Australia: Perbandingan Musikologi. Musik protes layak secara komersial dan peranti penting untuk membentuk kesadaran masyarakat tentang masalah sosial-politik. Seniman Indonesia dan Australia telah menghasilkan musik protes yang memberikan pengaruh signifikan terhadap sikap dan perilaku masyarakat. Isu sosial-politik dapat dideskripsikan dan dikaji dalam lagu dengan menggunakan berbagai metode lirik, termasuk penggunaan karakter dan narasi yang strategis. Iwan Fals adalah penyanyi-penulis lagu Jawa yang sering menggunakan sindiran dan parodi terkait dengan isu-isu politik yang berat. Cold Chisel, Midnight Oil, dan Paul Kelly adalah artis rock Australia yang telah menggunakan peristiwa kehidupan nyata sebagai inspirasi untuk lagu-lagu protes, banyak di antaranya dibawakan dengan gaya lirik dan penampilan yang konfrontatif. Dibandingkan dengan artis Australia, artis Indonesia menghadapi risiko yang lebih besar terhadap kebebasan pribadi dengan terlibat dalam musik protes; ini mungkin menjelaskan mengapa lagu-lagu protes Indonesia seringkali disajikan dengan ciri-ciri yang lebih halus. dari abstrak atau dari tubuh teks, atau dari tesaurus disiplin.","PeriodicalId":238981,"journal":{"name":"Journal of Urban Society's Arts","volume":"19 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-12-19","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Journal of Urban Society's Arts","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24821/jousa.v9i1.7146","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Protest music is both commercially viable and an important tool for shaping community awareness of socio-political issues. Indonesian and Australian artists have produced protest music which has stimulated significant effect upon community attitudes and behaviours. Socio-political issues can be described and examined in songs using various lyrical methods, including strategic use of characters and narrative. Iwan Fals is a Javanese singer-songwriter who frequently employs satire and parody in relation to weighty political issues. Cold Chisel, Midnight Oil and Paul Kelly are Australian rock artists who have used real-life events as the inspiration for protest songs, many of which are delivered with a confrontational mode of lyric and performance. Compared to Australian acts, Indonesian artists have faced greater risk to personal freedom by engaging in protest music; this may explain why Indonesian protest songs are often presented with more subtle characteristics. from the abstract or from the body of the text, or from the thesaurus of the discipline. Lagu Protes dari Indonesia dan Australia: Perbandingan Musikologi. Musik protes layak secara komersial dan peranti penting untuk membentuk kesadaran masyarakat tentang masalah sosial-politik. Seniman Indonesia dan Australia telah menghasilkan musik protes yang memberikan pengaruh signifikan terhadap sikap dan perilaku masyarakat. Isu sosial-politik dapat dideskripsikan dan dikaji dalam lagu dengan menggunakan berbagai metode lirik, termasuk penggunaan karakter dan narasi yang strategis. Iwan Fals adalah penyanyi-penulis lagu Jawa yang sering menggunakan sindiran dan parodi terkait dengan isu-isu politik yang berat. Cold Chisel, Midnight Oil, dan Paul Kelly adalah artis rock Australia yang telah menggunakan peristiwa kehidupan nyata sebagai inspirasi untuk lagu-lagu protes, banyak di antaranya dibawakan dengan gaya lirik dan penampilan yang konfrontatif. Dibandingkan dengan artis Australia, artis Indonesia menghadapi risiko yang lebih besar terhadap kebebasan pribadi dengan terlibat dalam musik protes; ini mungkin menjelaskan mengapa lagu-lagu protes Indonesia seringkali disajikan dengan ciri-ciri yang lebih halus. dari abstrak atau dari tubuh teks, atau dari tesaurus disiplin.
来自印度尼西亚和澳大利亚的抗议歌曲:音乐学比较
抗议音乐在商业上是可行的,也是塑造社区对社会政治问题认识的重要工具。印度尼西亚和澳大利亚的艺术家创作了抗议音乐,对社区的态度和行为产生了重大影响。社会政治问题可以在歌曲中使用各种抒情方法进行描述和检查,包括策略性地使用人物和叙事。伊万·法尔斯是爪哇的创作型歌手,他经常用讽刺和戏仿来表达重大的政治问题。Cold Chisel、Midnight Oil和Paul Kelly是澳大利亚的摇滚艺术家,他们以现实生活中的事件为灵感创作抗议歌曲,其中许多歌曲都以对抗的歌词和表演方式呈现。与澳大利亚艺人相比,印尼艺人因从事抗议音乐而面临更大的人身自由风险;这也许可以解释为什么印尼的抗议歌曲往往呈现出更微妙的特征。从摘要或正文,或从学科的辞典。Lagu Protes dari印度尼西亚和澳大利亚:Perbandingan Musikologi。音乐是社会政治的象征,是社会经济的象征,是社会政治的象征。Seniman印度尼西亚和澳大利亚telah menghasilkan musik protes yang成员,kan pengaruh signfikan terhadap sikap dan perilaku masyarakat。伊苏的社会政治发展战略是:政治发展战略、政治发展战略、政治发展战略、政治发展战略。我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说。Cold Chisel, Midnight Oil, dan Paul Kelly adalah艺术家摇滚澳大利亚yang telah menggunakan peristiwa kehidupan nyata sebagai inspirasi untuk lagu-lagu protes, banyak di antaranya dibawakan dengan gaya lirik dan penampilan yang konfrontatit。Dibandingkan dengan澳大利亚艺术家,印度尼西亚艺术家menghadapi visiko yang lebih besar terhadap kebebasan pribadi dengan terlibat dalam音乐项目;ini mungkin menjelaskan mengapa lagu-lagu protes印度尼西亚seringkali disajikan dengan ciri-ciri yang lebih halus。中文文摘:中文文摘,中文文摘,中文文摘。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书