Upaya peningkatan pengelolaan tanah liat menjadi gerabah tradisional pada masa pandemi Covid-19 di Desa Pademawu Barat Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan
{"title":"Upaya peningkatan pengelolaan tanah liat menjadi gerabah tradisional pada masa pandemi Covid-19 di Desa Pademawu Barat Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan","authors":"S. Farida, Kacung Wahyudi","doi":"10.19105/pjce.v4i1.5734","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"West Pademawu Village is one of the villages whose people are pottery craftsmen. Pottery is a tool or craft made of clay through several processes ranging from manufacturing, drying, and finally burning. This pottery craft has existed since and is a relic of our ancestors so that the people of the West Pademawu village, especially the hamlet, and if it remains as a form of ancestral appreciation and a form of love and still maintains local products that are still traditional so that it is maintained and developed. Therefore, some communities produce pottery. One of the potteries is cobek (capah). The process of creating cobek is easy. Many crafts are made by the old and the young, so pottery creation in the village of West Pademawu, especially the Asampitu hamlet, exists and is well maintained. This activity is still hereditary, in which there is an instilled value from the ancestors and sales turnover outside the city and even abroad and has become one of the mainstay products in the village of West Pademawu. During this covid-19 pandemic, all activities are limited even to earning difficult income, so people can take advantage of this pottery so that it can help the economy of the West Pademawu village community during the pandemic.(Desa Pademawu Barat adalah salah satu desa yang masyarakatnya merupakan pengrajin gerabah. Gerabah disini merupakan suatu pekakas atau kerajinan yang terbuat dari tanah liat yang dibuat melalui beberapa proses mulai dari pembuatan, pengeringan, dan terakhir adalah pembakaran. Kerajinan gerabah ini sudah ada sejak dahulu dan merupakan peninggalan nenek moyang kita, sehingga masyarakat Desa Pademawu Barat khususnya Dusun Asampitu masih melestarikannya sebagai bentuk penghargaan kepada nenek moyang kita dan sebagai wujud cinta serta tetap mempertahankan produk lokal yang masih bersifat tradisional agar tetap terjaga dan berkembang. Oleh karenanya beberapa masyarakat masih ada yang memproduksikan kerajinan gerabah, kerajinan yang dihasilkan salah satunya adalah cobek (capah), karena dilihat dari prosesnya sangat mudah sehingga banyak pengrajin gerabah yang membuatnya, baik dari kalangan tua sampai muda tetap melestarikannya sehingga gerabah di Desa Pademawu Barat khususnya Dusun Asampitu masih eksis dan tetap terjaga dengan baik dan masih bersifat turun temurun yang didalamnya terdapat penanaman nilai dari leluhur kita serta omset penjualannya pun sampai luar kota bahkan sampai luar negeri dan menjadi salah satu produk andalan di desa Pademawu Barat. Pada masa pandemi covid-19 ini yang semua aktivitas dibatasi bahkan untuk mendapatkan penghasilan sangatlah sulit dengan demikian masyarakat dapat memanfaatkan kerajinan gerabah ini sehingga dapat membantu perekonomian masyarakat Desa Pademawu Barat di masa pandemi).","PeriodicalId":243159,"journal":{"name":"PERDIKAN (Journal of Community Engagement)","volume":"75 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-06-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"PERDIKAN (Journal of Community Engagement)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.19105/pjce.v4i1.5734","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Abstract
West Pademawu Village is one of the villages whose people are pottery craftsmen. Pottery is a tool or craft made of clay through several processes ranging from manufacturing, drying, and finally burning. This pottery craft has existed since and is a relic of our ancestors so that the people of the West Pademawu village, especially the hamlet, and if it remains as a form of ancestral appreciation and a form of love and still maintains local products that are still traditional so that it is maintained and developed. Therefore, some communities produce pottery. One of the potteries is cobek (capah). The process of creating cobek is easy. Many crafts are made by the old and the young, so pottery creation in the village of West Pademawu, especially the Asampitu hamlet, exists and is well maintained. This activity is still hereditary, in which there is an instilled value from the ancestors and sales turnover outside the city and even abroad and has become one of the mainstay products in the village of West Pademawu. During this covid-19 pandemic, all activities are limited even to earning difficult income, so people can take advantage of this pottery so that it can help the economy of the West Pademawu village community during the pandemic.(Desa Pademawu Barat adalah salah satu desa yang masyarakatnya merupakan pengrajin gerabah. Gerabah disini merupakan suatu pekakas atau kerajinan yang terbuat dari tanah liat yang dibuat melalui beberapa proses mulai dari pembuatan, pengeringan, dan terakhir adalah pembakaran. Kerajinan gerabah ini sudah ada sejak dahulu dan merupakan peninggalan nenek moyang kita, sehingga masyarakat Desa Pademawu Barat khususnya Dusun Asampitu masih melestarikannya sebagai bentuk penghargaan kepada nenek moyang kita dan sebagai wujud cinta serta tetap mempertahankan produk lokal yang masih bersifat tradisional agar tetap terjaga dan berkembang. Oleh karenanya beberapa masyarakat masih ada yang memproduksikan kerajinan gerabah, kerajinan yang dihasilkan salah satunya adalah cobek (capah), karena dilihat dari prosesnya sangat mudah sehingga banyak pengrajin gerabah yang membuatnya, baik dari kalangan tua sampai muda tetap melestarikannya sehingga gerabah di Desa Pademawu Barat khususnya Dusun Asampitu masih eksis dan tetap terjaga dengan baik dan masih bersifat turun temurun yang didalamnya terdapat penanaman nilai dari leluhur kita serta omset penjualannya pun sampai luar kota bahkan sampai luar negeri dan menjadi salah satu produk andalan di desa Pademawu Barat. Pada masa pandemi covid-19 ini yang semua aktivitas dibatasi bahkan untuk mendapatkan penghasilan sangatlah sulit dengan demikian masyarakat dapat memanfaatkan kerajinan gerabah ini sehingga dapat membantu perekonomian masyarakat Desa Pademawu Barat di masa pandemi).
西帕德马乌村是其中一个以陶器工匠为生的村庄。陶器是一种由粘土制成的工具或工艺品,经过几个过程,从制造、干燥到最后燃烧。这种陶器工艺一直存在,是我们祖先的遗物,所以西帕德马乌村的人们,特别是这个村庄的人们,如果它仍然是一种祖先的欣赏和爱的形式,仍然保留着传统的当地产品,那么它就会被保留和发展。因此,一些社区生产陶器。其中一种陶器是cobek (capah)。制作cobek的过程很简单。许多工艺品都是由老人和年轻人制作的,所以西帕德马乌村的陶器创作,特别是Asampitu村,存在并保存得很好。这种活动仍然是世袭的,有一种来自祖先的灌输价值和在城外甚至国外的销售营业额,已经成为西帕德马乌村的支柱产品之一。在covid-19大流行期间,所有活动甚至仅限于赚取困难的收入,因此人们可以利用这种陶器,以便在大流行期间帮助West Pademawu村社区的经济。我的意思是,我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思。Gerabah disini merupakan suatu pekakas atau kerajinan yang terbuat dari tanah liat yang dibuat melalui beberapa proproi dari pembuatan, pengeringan, dan terakhir adalah pembakaran。Kerajinan gerabah ini sudah ada sejak dahulu dan merupakan peninggalan neneek moyang kita, sehinga masyarakat Desa Pademawu Barat khususnya Dusun Asampitu masih melestarikannya sebagai bentuk penghargaan kepada neneek moyang kita dan sebagai wujud cinta serta tetap成员pertahankan产品当地传统琼脂tetap terjaga dan berkembang。Oleh karenanya beberapa masyarakat masiah ada yang membuatnya, kera济南yang dihasilkan salah satunya adalah cobek (capah), karena dilihat dari prosesnya sangat mudah seingga banyak pengrajin gerabah yang membuatnya,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,2019冠状病毒病(新冠病毒病)是一种新型的传染病,是一种新型的传染病,是一种新型的传染病,是一种新型的传染病,是一种新型传染病。