{"title":"KONSEP AL-SARFAH DALAM KEMUKJIZATAN AL-QUR’AN","authors":"Abdurrahman Abdurrahman","doi":"10.30984/ajip.v6i2.1579","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstract: The Quran is one of the miracles of the Prophet Muhammad that will never be matched until the Day of Resurrection, but it is different from the understanding of the followers of al-Sarfah who claim that humans can match and create something like the Quran but that ability is removed by Allah Swt. this is what they call al-s̩arfah understanding. This understanding is expressed descriptively and qualitatively, namely by analyzing and revealing data according to the research theme. Then the understanding of al-s̩arfah is found, namely the belief that Allah turns away the ability or desire of people who can make things like the Quran, or their enthusiasm is the removed to make things like Quran. Later, it was found that this understanding would be easier when it was related to the theological principles used by the Mu’tazilites as one of the originators of this understanding, namely the basis of Mu’tazilah understanding with the concept of free will and free act or qadariyah. Furthemore, opinions are expressed in the from of rebuttals from the theologians regarding this understanding and their arguments, and at the end, the implication of thr existence of this understanding of al-s̩arfah are revealed.Key Words: the Quran, miracle, al-s̩arfah Abstrak: Al-Qur’an merupakan salah satu mukjizat nabi Muhammad saw. yang tidak akan pernah dapat ditandingi sampai hari kiamat, namun berbeda dengan pemahaman pengikut al-s̩arfah yang mengklaim bahwa manusia mampu menandingi dan membuat yang semisal dengan Al-Qur’an namun kemampuannya itu dihilangkan oleh Allah Swt., inilah yang mereka sebut dengan paham al-s̩arfah, paham ini diungkap secara deskriptif kualitatif yaitu menganalisa dan mengungkap data sesuai dengan tema penelitian, kemudian didapati pengertian paham al-s̩arfah yaitu keyakinan bahwa Allah memalingkan kemampuan atau keinginan orang yang dapat membuat semisal dengan Al-Qur’an, atau semangat mereka dihilangkan untuk membuat yang semisal dengannya, selanjutnya didapati paham ini sesungguhnya akan semakin mudah dimengerti ketika dihubungkan dengan asas teologi yang dipakai oleh penganut mu’tazilah sebagai salah satu pencetus paham ini, yaitu basis paham mu’tazilah dengan konsep free will dan free act atau qadariyahnya, selanjutnya diungkap pendapat yang berupa bantahan para ulama tentang paham ini beserta dalilnya dan di akhir diungkap implikasi dari adanya paham al-s̩arfah ini. Kata kunci: Al-Qur’an, mukjizat, al-s̩arfah","PeriodicalId":423995,"journal":{"name":"Aqlam: Journal of Islam and Plurality","volume":"38 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-12-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Aqlam: Journal of Islam and Plurality","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.30984/ajip.v6i2.1579","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Abstract: The Quran is one of the miracles of the Prophet Muhammad that will never be matched until the Day of Resurrection, but it is different from the understanding of the followers of al-Sarfah who claim that humans can match and create something like the Quran but that ability is removed by Allah Swt. this is what they call al-s̩arfah understanding. This understanding is expressed descriptively and qualitatively, namely by analyzing and revealing data according to the research theme. Then the understanding of al-s̩arfah is found, namely the belief that Allah turns away the ability or desire of people who can make things like the Quran, or their enthusiasm is the removed to make things like Quran. Later, it was found that this understanding would be easier when it was related to the theological principles used by the Mu’tazilites as one of the originators of this understanding, namely the basis of Mu’tazilah understanding with the concept of free will and free act or qadariyah. Furthemore, opinions are expressed in the from of rebuttals from the theologians regarding this understanding and their arguments, and at the end, the implication of thr existence of this understanding of al-s̩arfah are revealed.Key Words: the Quran, miracle, al-s̩arfah Abstrak: Al-Qur’an merupakan salah satu mukjizat nabi Muhammad saw. yang tidak akan pernah dapat ditandingi sampai hari kiamat, namun berbeda dengan pemahaman pengikut al-s̩arfah yang mengklaim bahwa manusia mampu menandingi dan membuat yang semisal dengan Al-Qur’an namun kemampuannya itu dihilangkan oleh Allah Swt., inilah yang mereka sebut dengan paham al-s̩arfah, paham ini diungkap secara deskriptif kualitatif yaitu menganalisa dan mengungkap data sesuai dengan tema penelitian, kemudian didapati pengertian paham al-s̩arfah yaitu keyakinan bahwa Allah memalingkan kemampuan atau keinginan orang yang dapat membuat semisal dengan Al-Qur’an, atau semangat mereka dihilangkan untuk membuat yang semisal dengannya, selanjutnya didapati paham ini sesungguhnya akan semakin mudah dimengerti ketika dihubungkan dengan asas teologi yang dipakai oleh penganut mu’tazilah sebagai salah satu pencetus paham ini, yaitu basis paham mu’tazilah dengan konsep free will dan free act atau qadariyahnya, selanjutnya diungkap pendapat yang berupa bantahan para ulama tentang paham ini beserta dalilnya dan di akhir diungkap implikasi dari adanya paham al-s̩arfah ini. Kata kunci: Al-Qur’an, mukjizat, al-s̩arfah
摘要:《古兰经》是先知穆罕默德的奇迹之一,直到复活日才会出现,但这与al-Sarfah追随者的理解不同,他们认为人类可以匹敌并创造出类似于《古兰经》的东西,但这种能力被安拉剥夺了。这就是他们所说的al-s æ arfah理解。这种理解是描述性和定性的,即根据研究主题对数据进行分析和揭示。然后找到了对al-s æ arfah的理解,即相信安拉拒绝了能够制作《古兰经》之类东西的人的能力或愿望,或者他们的热情被移除了,以制作《古兰经》之类的东西。后来,人们发现,当它与作为这种理解的始祖之一的Mu 'tazilites所使用的神学原则相联系时,这种理解会更容易,即Mu 'tazilah理解的基础与自由意志和自由行为或qadariyah的概念。此外,从神学家对这种理解和他们的论点的反驳中表达了意见,并在最后揭示了他们对al-s æ arfah的这种理解存在的含义。摘要:《古兰经》默罕默德所见。《古兰经》中,“古兰经”的意思是“古兰经”,“古兰经”,“古兰经”,“古兰经”,“古兰经”。【翻译】,inilah yang merangat mereka dihilangkan untuk member yang semal dengannya, paham ini dinungkap secara deskriptif diungkap data sesuai dengan tema penelitian, kemudian didapati pengertian paham al-s æ arfah yaitu keyakinan bahwa Allah memalingkan kemampuan atau keinginan orang dapat member semal dengan al- guran, atau semangat mereka dihilangkan untuk member yang semal dengannya,Selanjutnya didapati paham ini sesungguhnya akan semakin mudah deengeri ketika dihubungkan dengan as technologii Yang dipakai oleh penganut mu 'tazilah sebagai salah satu pencetus pahamini, yitu basis paham mu 'tazilah dengan konsep自由意志Dan free act atau qadariyahnya, Selanjutnya dinungkap pendapat Yang berupa bantahan para ulama tenang paham ini beserta dalilnya diakhir diungkap implikasi dari adanya paham al-s æ arfah ini。Kata kunci: al- quan, mukjizat, al-s æ arfah