{"title":"Feminsme, Keamanan dan Isu Perdagangan Manusia","authors":"Y. Nizmi, Adianto Adianto","doi":"10.24042/TPS.V16I2.7125","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstra ct Human Trafficking grows rapidly as a threat for security. Some questions need to answer such as human trafficking by organized crimes are insecure for what dan who? Traditional security approach to human trafficking needs analyzes that human trafficking is a threat for state and borders. Feminism approach has priority in security issue from trafficked people and traffickers that victims got intimidation both from organized crimes and states. This research assumes that feminism approach to human trafficking is important to understand and against this horrible crime. It is not simply says that security approach to human trafficking will be classified into feminism approach, but this research try to describe feminism approach to human trafficking in constructing idea about the necessity gender as an analysis category. As noted that feminisme not only making women exist in security perspectif and gender focus that correlated with abuse of human rights but also significantly study behaviour gender stereotype that used to be existed in gender practices dan created women as victim. Keywords: Security , Feminism Approach, Human Trafficking, Organized Crimes. Perdagangan manusia semakin berkembang dilihat sebagai sebuah ancaman keamanan. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah perdagangan manusia yang dilakukan oleh kelompok kejahatan terorganisir mengancam keamanan apa dan siapa . Pendekatan keamanan tradisional terhadap perdagangan manusia membutuhkan analisis bahwa perdagangan manusia merupakan sebuah ancaman terhadap negara dan kontrol negara atas perbatasan. Analisa feminis mengenai perdagangan manusia memprioritaskan keamanan dari orang-orang yang diperdagangkan dan dikenal sebagai pelaku dimana korban diancam baik oleh pelaku kejahatan terorganisir maupun oleh negara. Penelitian ini berpe ndapat bahwa pendekatan feminis terhadap perdagangan manusia penting untuk memahami dan melawan kejahatan ini. Tidak untuk mengatakan, bahwa pendekatan keamanan manusia terhadap perdagangan manusia akan digolongkan pada pendekatan feminis; namun tulisan ini mencoba untuk memaparkan analisa feminis mengenai perdagangan manusia membangun perlunya jender sebagai sebuah kategori analisis Sebagaimana dicatat, feminis tidak hanya menjadikan perempuan masuk dalam kerangka keamanan dan fokus jender berhubungan dengan pelanggaran hak asasi manusia namun juga secara signifikan mempelajari prilaku dimana stereotype jender dulunya hadir dalam praktek-praktek jender dan menjadikan perempuan sebagai korban. K ata Kunci : Keamanan , Perspektif Feminis , Perdagangan Manusia , Kejahatan Terorganisir .","PeriodicalId":163847,"journal":{"name":"Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam","volume":"6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24042/TPS.V16I2.7125","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Abstra ct Human Trafficking grows rapidly as a threat for security. Some questions need to answer such as human trafficking by organized crimes are insecure for what dan who? Traditional security approach to human trafficking needs analyzes that human trafficking is a threat for state and borders. Feminism approach has priority in security issue from trafficked people and traffickers that victims got intimidation both from organized crimes and states. This research assumes that feminism approach to human trafficking is important to understand and against this horrible crime. It is not simply says that security approach to human trafficking will be classified into feminism approach, but this research try to describe feminism approach to human trafficking in constructing idea about the necessity gender as an analysis category. As noted that feminisme not only making women exist in security perspectif and gender focus that correlated with abuse of human rights but also significantly study behaviour gender stereotype that used to be existed in gender practices dan created women as victim. Keywords: Security , Feminism Approach, Human Trafficking, Organized Crimes. Perdagangan manusia semakin berkembang dilihat sebagai sebuah ancaman keamanan. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah perdagangan manusia yang dilakukan oleh kelompok kejahatan terorganisir mengancam keamanan apa dan siapa . Pendekatan keamanan tradisional terhadap perdagangan manusia membutuhkan analisis bahwa perdagangan manusia merupakan sebuah ancaman terhadap negara dan kontrol negara atas perbatasan. Analisa feminis mengenai perdagangan manusia memprioritaskan keamanan dari orang-orang yang diperdagangkan dan dikenal sebagai pelaku dimana korban diancam baik oleh pelaku kejahatan terorganisir maupun oleh negara. Penelitian ini berpe ndapat bahwa pendekatan feminis terhadap perdagangan manusia penting untuk memahami dan melawan kejahatan ini. Tidak untuk mengatakan, bahwa pendekatan keamanan manusia terhadap perdagangan manusia akan digolongkan pada pendekatan feminis; namun tulisan ini mencoba untuk memaparkan analisa feminis mengenai perdagangan manusia membangun perlunya jender sebagai sebuah kategori analisis Sebagaimana dicatat, feminis tidak hanya menjadikan perempuan masuk dalam kerangka keamanan dan fokus jender berhubungan dengan pelanggaran hak asasi manusia namun juga secara signifikan mempelajari prilaku dimana stereotype jender dulunya hadir dalam praktek-praktek jender dan menjadikan perempuan sebagai korban. K ata Kunci : Keamanan , Perspektif Feminis , Perdagangan Manusia , Kejahatan Terorganisir .
人口贩运迅速增长,对安全构成威胁。一些问题需要回答,例如有组织犯罪的人口贩运对谁来说是不安全的?传统的人口贩卖安全对策需要分析人口贩卖对国家和边境的威胁。女性主义方法优先解决被贩卖者和人贩子的安全问题,受害者受到有组织犯罪和国家的恐吓。这项研究假设女性主义对待人口贩卖的方法对于理解和反对这一可怕的罪行是很重要的。本文并不是简单地说将贩卖人口的安全方法归为女性主义方法,而是试图将贩卖人口的女性主义方法作为一个分析范畴来构建必要性性别的概念。如上所述,女权主义不仅使妇女存在于与侵犯人权有关的安全视角和性别焦点中,而且还对过去在性别实践中存在的将妇女塑造为受害者的性别刻板印象行为进行了重大研究。关键词:安全,女性主义,人口贩卖,有组织犯罪我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说。Pertanyaan yang kemudian muncul alah perdagangan manusia yang dilakukan oleh kelompok kejahatan terorganisir mengancam keamanan apa dan siapa。Pendekatan keamanan traditional terhadap perdagangan manusia membutuhkan analysis bahwa perdagangan manusia merupakan sebuah anaman terhadap negara and control negara atas perbatasan。雌性动物的雌性动物的雌性动物的雌性动物的雌性动物的雌性动物的雌性动物的雌性动物的雌性动物的雌性动物的雌性动物的雌性动物的雌性动物的雌性动物的雌性动物的雌性动物的雌性动物的雌性动物。Penelitian ini berpe napat bahat pendekatan feminis terhadap perdagangan feminis penhadap perdagangan feminis penhadap mehami dan melawan kejahatan ini。Tidak untuk mengatakan, bahwa pendekatan keamanan manushadap perdagangan manushadap perdagangan digolongkan paddekatan feminan;ini mencoba namun颜色为她memaparkan analisa feminis mengenai perdagangan manusia membangun perlunya jender sebagai sebuah kategori分析Sebagaimana dicatat, feminis有些hanya menjadikan perempuan masuk dalam kerangka keamanan丹——jender berhubungan dengan pelanggaran在野阵营asasi manusia namun轭secara signifikan mempelajari prilaku dimana刻板印象jender dulunya hadir dalam praktek-praktek jender丹menjadikan perempuan sebagai korban。kata Kunci: Keamanan,透视女性,Perdagangan Manusia, Kejahatan Terorganisir。