A. Mahardhani, Nawiruddin Nawiruddin, Jalaluddin Jalaluddin, Julhadi Julhadi, Muta'allim Muta'allim
{"title":"The Kyai’s Position in Rural Local Democracy Based on Patronage Politics at Tapal Kuda","authors":"A. Mahardhani, Nawiruddin Nawiruddin, Jalaluddin Jalaluddin, Julhadi Julhadi, Muta'allim Muta'allim","doi":"10.21154/muslimheritage.v8i1.6004","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"AbstractSociologically, the village community in the East Java Tapal Kuda is dominated by the sarong people who have affiliation with certain Pesantren either as alumni or only as sympathizers. This is because the distribution of Islamic boarding schools in this area is relatively highand is socio-cultural educational basis of rural communities in the region. The indication is the domination of society Nahdliyin affiliated with Nahdlatul Ulama as a social organization social largest in Indonesia. This study aims to describe the role of Kyai in the context of local democracy rural based on patronage politics in the East Java Tapal Kuda. The method used in this research is descriptive qualitativewith inductive approach. While the type study is a case study. The data collection instruments used were observation, documentation and in-depth interviews. In collecting data, this research uses Miles and Huberman’s interactive model, namely; data reduction, data presentation, drawing conclusions. In testing the validity of the data, researchersuse triangulation, namely source triangulation, method triangulation, peer discussion andmember check. The results of the study show that rural communities are ordinary people who do not have political awareness in local democracy so they are independent patron to Kyai as role models in their lives and the role of the Kyai in the patronage politics of rural communities determines the flow of support for local democratic communities because politics is a subordinate area of the religiosity of rural communities. AbstrakMasyarakat desa secara sosiologis di Tapal Kuda Jawa Timur didominasi oleh kaum sarungan yang memiliki afiliasi pada pesantren tertentu baik sebagai alumni maupun hanya sebatas simpatisan. Pasalnya, sebaran pesantren di daerah ini tergolong tinggi dan merupakan basis sosial-budaya pendidikan masyarakat pedesaan di wilayah tersebut. Indikasinya adalah dominasi masyarakat Nahdliyin yang berafiliasi pada Nahdlatul Ulama sebagai organisasi sosial kemasyarakatan terbesar di Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Kyai dalam konteks demokrasi lokal pedesaan yang berbasis pada politik patronase di lingkup Tapal Kuda Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Sedangkan jenis penelitian adalah studi kasus. Instrumen pengumpulan data yang dipakai adalah observasi, dokumentasi dan wawancara secara mendalam. Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yaitu; reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Dalam uji keabsahaan data, peneliti menggunakan triangulasi, yaitu triangulasi sumber, triangulasi metode, diskusi sejawat dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat pedesaan adalah masyarakat awam yang tidak memiliki kesadaran politis dalam demokrasi lokal sehingga mereka berpatron pada Kyai sebagai panutan dalam kehidupan mereka dan peran Kyai dalam politik patronase masyarakat pedesaan menentukan terhadap arus dukungan masyarakat demokrasi lokal sebab politik merupakan wilayah subordinat dari religiusitas masyarakat desa.","PeriodicalId":160585,"journal":{"name":"Muslim Heritage","volume":"140 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Muslim Heritage","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.21154/muslimheritage.v8i1.6004","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
AbstractSociologically, the village community in the East Java Tapal Kuda is dominated by the sarong people who have affiliation with certain Pesantren either as alumni or only as sympathizers. This is because the distribution of Islamic boarding schools in this area is relatively highand is socio-cultural educational basis of rural communities in the region. The indication is the domination of society Nahdliyin affiliated with Nahdlatul Ulama as a social organization social largest in Indonesia. This study aims to describe the role of Kyai in the context of local democracy rural based on patronage politics in the East Java Tapal Kuda. The method used in this research is descriptive qualitativewith inductive approach. While the type study is a case study. The data collection instruments used were observation, documentation and in-depth interviews. In collecting data, this research uses Miles and Huberman’s interactive model, namely; data reduction, data presentation, drawing conclusions. In testing the validity of the data, researchersuse triangulation, namely source triangulation, method triangulation, peer discussion andmember check. The results of the study show that rural communities are ordinary people who do not have political awareness in local democracy so they are independent patron to Kyai as role models in their lives and the role of the Kyai in the patronage politics of rural communities determines the flow of support for local democratic communities because politics is a subordinate area of the religiosity of rural communities. AbstrakMasyarakat desa secara sosiologis di Tapal Kuda Jawa Timur didominasi oleh kaum sarungan yang memiliki afiliasi pada pesantren tertentu baik sebagai alumni maupun hanya sebatas simpatisan. Pasalnya, sebaran pesantren di daerah ini tergolong tinggi dan merupakan basis sosial-budaya pendidikan masyarakat pedesaan di wilayah tersebut. Indikasinya adalah dominasi masyarakat Nahdliyin yang berafiliasi pada Nahdlatul Ulama sebagai organisasi sosial kemasyarakatan terbesar di Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Kyai dalam konteks demokrasi lokal pedesaan yang berbasis pada politik patronase di lingkup Tapal Kuda Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Sedangkan jenis penelitian adalah studi kasus. Instrumen pengumpulan data yang dipakai adalah observasi, dokumentasi dan wawancara secara mendalam. Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yaitu; reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Dalam uji keabsahaan data, peneliti menggunakan triangulasi, yaitu triangulasi sumber, triangulasi metode, diskusi sejawat dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat pedesaan adalah masyarakat awam yang tidak memiliki kesadaran politis dalam demokrasi lokal sehingga mereka berpatron pada Kyai sebagai panutan dalam kehidupan mereka dan peran Kyai dalam politik patronase masyarakat pedesaan menentukan terhadap arus dukungan masyarakat demokrasi lokal sebab politik merupakan wilayah subordinat dari religiusitas masyarakat desa.
【摘要】从社会学的角度来看,东爪哇塔帕尔库达的乡村社区是由与特定的“派派”有联系的萨隆人所主导的,这些人要么是校友,要么只是同情者。这是因为伊斯兰寄宿学校在该地区的分布相对较高,是该地区农村社区的社会文化教育基础。这表明,Nahdliyin作为印度尼西亚最大的社会组织,隶属于Nahdlatul Ulama。本研究旨在描述Kyai在基于东爪哇Tapal Kuda惠顾政治的地方民主农村背景下的作用。在本研究中使用的方法是描述性定性与归纳法。而类型研究是案例研究。所使用的数据收集手段是观察、文件和深入访谈。在收集数据时,本研究采用Miles和Huberman的交互模型,即;数据简化,数据呈现,得出结论。在检验数据有效性的过程中,研究者采用了三角剖分法,即源三角剖分法、方法三角剖分法、同行讨论法和成员检验法。研究结果表明,农村社区是没有地方民主政治意识的普通民众,因此他们在生活中是独立的赞助人,作为榜样;而在农村社区的赞助政治中,Kyai的角色决定了对地方民主社区的支持流动,因为政治是农村社区宗教信仰的从属领域。[摘要][masyarakat desa secara soologologia], i Tapal Kuda Jawa Timur didominasoleh kum sarungan, yang memoriliki afiliasasapada pesantren . tertentu], baik sebagai校友maupun hanya sebatas simpatisan。这句话的意思是:“我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是我的意思。”印尼语:印尼语:印尼语:印尼语:印尼语:印尼语:印尼语:印尼语Penelitian ini bertujuan untuk mendeskprisikan peran Kyai dalam konteks democrkrasi当地居民和yang berelitian政治赞助为联系Tapal Kuda爪哇帖木儿。Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah质量描述,dengan pendekatan induktif。Sedangkan jenis penelitian adalah study kasus。仪器企鹅数据杨地帕凯adalah观测站,文件丹瓦万卡拉secara mendalam。Dalam pengumpulan数据,penelitian与menggunakan模型相互作用[m];Reduksi数据,penyajian数据,penarikan kespulan。Dalam uji keabsahaan数据,peneliti menggunakan三角数据,yyitu三角数据,三角数据方法,diskusi sejawat dan成员校验。Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat pedesaan adalah masyarakat awam yang dalak memiliki kesadaran政治dalam democrakat地方政治赞助人Kyai sebagai panutan kehidupan mereka danperan Kyai dalam政治赞助人masyarakat pedesaan menentukan terhadap dukungan masyarakat democrakat地方政治merupakan wilayah从属于dari religiusitas masyarakat desa。