Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Sanksi Pidana Dalam Perkara Tindak Pidana Kehutanan Dihubungkan Dengan Kepastian Hukum (Studi Kasus Putusan Nomor 171/Pid.B/Lh/2020/Pn.Snt)
{"title":"Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Sanksi Pidana Dalam Perkara Tindak Pidana Kehutanan Dihubungkan Dengan Kepastian Hukum (Studi Kasus Putusan Nomor 171/Pid.B/Lh/2020/Pn.Snt)","authors":"Nur Azizah, Dey Ravena","doi":"10.29313/bcsls.v3i2.7258","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Prevention and eradication of forest destruction are efforts made to eliminate opportunities for forest destruction and take legal action against direct and indirect perpetrators of forest destruction. It turns out that in terms of legal action, there are still court decisions made based on erroneous considerations. This study aims to determine the evidentiary process in the case of Decision Number 171/PID.B/LH/2020/PN.SNT and the basis for the judge's consideration in imposing criminal sanctions in the forestry crime case of Decision Number 171/PID.B/LH/2020/PN.SNT. The method used in this research is normative juridical, using data collection techniques through literature studies by collecting secondary data. The results of this study indicate that the evidentiary process in the case of Decision Number 171/PID.B/LH/2020/PN.SNT has been in accordance with the provisions contained in the criminal procedure law, but related to the judge's decision in this case, the Panel of Judges did not base their decision on juridically relevant facts that were correct and appropriate and the facts revealed in court as in the evidentiary process where the Defendants should have fulfilled all the elements of the forestry crime as charged in the first alternative charge. \n \nPencegahan dan pemberantasan perusakan hutan merupakan upaya yang dilakukan untuk menghilangkan kesempatan terjadinya perusakan hutan dan menindak secara hukum pelaku perusakan hutan baik langsung maupun tidak langsung. Ternyata dalam hal penindakan secara hukum, masih terdapat putusan pengadilan yang dibuat berdasarkan pertimbangan yang keliru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuktian dalam perkara Putusan Nomor 171/PID.B/LH/2020/PN.SNT dan dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana dalam perkara tindak pidana kehutanan Putusan Nomor 171/PID.B/LH/2020/PN.SNT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, menggunakan teknik pengumpulan data melalui Studi kepustakaan dengan cara mengumpulkan data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembuktian dalam perkara Putusan Nomor 171/PID.B/LH/2020/PN.SNT telah sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam hukum acara pidana akan tetapi terkait dengan putusan hakim dalam perkara ini, Majelis Hakim justru tidak mendasarkan putusannya pada fakta yang relevan secara yuridis yang benar dan sesuai serta fakta yang terungkap dipersidangan sebagaimana yang ada dalam proses pembuktian dimana Para Terdakwa seharusnya telah memenuhi semua unsur yang ada dalam tindak pidana kehutanan sebagaimana pasal yang didakwakan pada dakwaan alternatif pertama.","PeriodicalId":289709,"journal":{"name":"Bandung Conference Series: Law Studies","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-08-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Bandung Conference Series: Law Studies","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.29313/bcsls.v3i2.7258","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Prevention and eradication of forest destruction are efforts made to eliminate opportunities for forest destruction and take legal action against direct and indirect perpetrators of forest destruction. It turns out that in terms of legal action, there are still court decisions made based on erroneous considerations. This study aims to determine the evidentiary process in the case of Decision Number 171/PID.B/LH/2020/PN.SNT and the basis for the judge's consideration in imposing criminal sanctions in the forestry crime case of Decision Number 171/PID.B/LH/2020/PN.SNT. The method used in this research is normative juridical, using data collection techniques through literature studies by collecting secondary data. The results of this study indicate that the evidentiary process in the case of Decision Number 171/PID.B/LH/2020/PN.SNT has been in accordance with the provisions contained in the criminal procedure law, but related to the judge's decision in this case, the Panel of Judges did not base their decision on juridically relevant facts that were correct and appropriate and the facts revealed in court as in the evidentiary process where the Defendants should have fulfilled all the elements of the forestry crime as charged in the first alternative charge.
Pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan merupakan upaya yang dilakukan untuk menghilangkan kesempatan terjadinya perusakan hutan dan menindak secara hukum pelaku perusakan hutan baik langsung maupun tidak langsung. Ternyata dalam hal penindakan secara hukum, masih terdapat putusan pengadilan yang dibuat berdasarkan pertimbangan yang keliru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuktian dalam perkara Putusan Nomor 171/PID.B/LH/2020/PN.SNT dan dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana dalam perkara tindak pidana kehutanan Putusan Nomor 171/PID.B/LH/2020/PN.SNT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, menggunakan teknik pengumpulan data melalui Studi kepustakaan dengan cara mengumpulkan data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembuktian dalam perkara Putusan Nomor 171/PID.B/LH/2020/PN.SNT telah sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam hukum acara pidana akan tetapi terkait dengan putusan hakim dalam perkara ini, Majelis Hakim justru tidak mendasarkan putusannya pada fakta yang relevan secara yuridis yang benar dan sesuai serta fakta yang terungkap dipersidangan sebagaimana yang ada dalam proses pembuktian dimana Para Terdakwa seharusnya telah memenuhi semua unsur yang ada dalam tindak pidana kehutanan sebagaimana pasal yang didakwakan pada dakwaan alternatif pertama.
预防和消除森林破坏是为消除森林破坏的机会和对森林破坏的直接和间接肇事者采取法律行动而作出的努力。事实证明,在法律诉讼方面,仍然存在基于错误考虑而做出的法院判决。本研究旨在确定第171/PID.B/LH/2020/PN号决定案例中的证据过程。第171/PID.B/LH/2020/PN.SNT号决定林业犯罪案件刑事制裁的法官考虑依据。本研究使用的方法是规范的法律,通过文献研究,通过收集二手数据,使用数据收集技术。本研究的结果表明,在第171/PID.B/LH/2020/PN号决定的情况下,证据过程。法庭是按照刑事诉讼法的规定进行审理的,但与本案法官的判决有关的是,法官小组的判决没有以正确和适当的司法相关事实以及在法庭上如在证据程序中所披露的事实为依据,在证据程序中,被告应符合第一项替代指控中所指控的林业罪的所有要素。Pencegahan丹pemberantasan perusakan hutan merupakan方便杨dilakukan”为她menghilangkan地terjadinya perusakan hutan丹menindak secara hukum pelaku perusakan hutan baik langsung maupun有些langsung。Ternyata dalam hal penindakan secara hukum, masih terdapat putusan pengadilan yang dibuat berdasarkan pertimbangan yang keliru。Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui procespenbuktian dalam perkara Putusan Nomor 171/PID.B/LH/2020/PN。7 /PID.B/LH/2020/ pnn .SNT。在此基础上,提出了一种新的研究方法,即对云南地区的人口普查数据进行规范化,并对云南地区的人口普查数据进行分析。Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proprosmbuktian dalam perkara Putusan Nomor 171/PID.B/LH/2020/PN。SNT telah sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam hukum acara pidana akan tetapi terkait dengan putusan hakim dalam perkara ini, Majelis hakim justru tidak mendasarkan putusanya pakan fakta yang相关和sebagaimana yang ada dalam提出pembuktian dimana parterdakwa seharusnya telah memenhi semua unsur yang ada dalam tindak pidana kehutanan sebagaimana pasal yang didakwakan padada dakwaan替代perama。