{"title":"ANALISIS PROSES BERPIKIR KREATIF DALAM PEMECAHAN MASALAH GEOMETRI BERDASARKAN GAYA KOGNITIF REFLEKTIF DAN IMPULSIF SISWA","authors":"H. Herianto, Nurqiyamah Hamid","doi":"10.30605/PEDAGOGY.V5I2.403","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berfikir kreatif dalam memecahkan masalah geometri berdasarkan gaya kognitif reflektif dan gaya kognitif impulsif siswa. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitiatif. Subjek penelitian ini ditetapkan sebanyak 2 orang diantaranya: 1 orang siswa dengan gaya kognitif reflektif dan 1 orang siswa dengan gaya kognitif impulsif. Subjek penelitian ini ditentukan setelah melalui beberapa tahapan, diantaranya: 1) Menetapkan kelas penelitian yaitu kelas kelas VIII di MTs Al Amanah Kabupaten Jeneponto tahun ajaran 2020/2021, 2) Mengontrol kemampuan awal siswa berdasarkan tingkat kemampuannya dalam memecahkan masalah matematika, (3) Memberi tes Matching Familiar Figures Tes (MFFT). Data penelitian diperoleh melalui hasil Tes Pemecahan Masalah Kreatif (TPMK) dan wawancara terhadap subjek penelitian. Data kemudian dianalisis dengan langkah-langkah, yaitu: (1) Menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, (2) reduksi data, 3) Penyajian data, (4) Membuat coding, (5) Memaparkan data, dan (6) penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan: (1) Subjek dengan gaya kogntif reflektif melalui proses berpikir dari tahap persiapan, inkubasi, illuminasi dan verifikasi; (2) Subjek dengan gaya kogntif reflektif menemukan idenya tanpa dipicu oleh keadaan sekelilingnya atau mengembangkan idenya untuk membangun cara baru dalam menyelesaikan masalah; (3) Subyek dengan gaya kognitif impulsif tidak melewati proses inkubasi dan illuminasi dalam memecahkan masalah geometri; (4) subjek dengan gaya kognitif impulsif menemukan idenya secara tiba-tiba dengan mengingat kembali konsep yang diajarkan oleh gurunya.","PeriodicalId":448364,"journal":{"name":"Pedagogy: Critical Approaches To Teaching Literature, Language, Composition, and Culture","volume":"27 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-11-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"6","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Pedagogy: Critical Approaches To Teaching Literature, Language, Composition, and Culture","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.30605/PEDAGOGY.V5I2.403","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 6
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berfikir kreatif dalam memecahkan masalah geometri berdasarkan gaya kognitif reflektif dan gaya kognitif impulsif siswa. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitiatif. Subjek penelitian ini ditetapkan sebanyak 2 orang diantaranya: 1 orang siswa dengan gaya kognitif reflektif dan 1 orang siswa dengan gaya kognitif impulsif. Subjek penelitian ini ditentukan setelah melalui beberapa tahapan, diantaranya: 1) Menetapkan kelas penelitian yaitu kelas kelas VIII di MTs Al Amanah Kabupaten Jeneponto tahun ajaran 2020/2021, 2) Mengontrol kemampuan awal siswa berdasarkan tingkat kemampuannya dalam memecahkan masalah matematika, (3) Memberi tes Matching Familiar Figures Tes (MFFT). Data penelitian diperoleh melalui hasil Tes Pemecahan Masalah Kreatif (TPMK) dan wawancara terhadap subjek penelitian. Data kemudian dianalisis dengan langkah-langkah, yaitu: (1) Menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, (2) reduksi data, 3) Penyajian data, (4) Membuat coding, (5) Memaparkan data, dan (6) penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan: (1) Subjek dengan gaya kogntif reflektif melalui proses berpikir dari tahap persiapan, inkubasi, illuminasi dan verifikasi; (2) Subjek dengan gaya kogntif reflektif menemukan idenya tanpa dipicu oleh keadaan sekelilingnya atau mengembangkan idenya untuk membangun cara baru dalam menyelesaikan masalah; (3) Subyek dengan gaya kognitif impulsif tidak melewati proses inkubasi dan illuminasi dalam memecahkan masalah geometri; (4) subjek dengan gaya kognitif impulsif menemukan idenya secara tiba-tiba dengan mengingat kembali konsep yang diajarkan oleh gurunya.
本研究旨在描述学生基于反射认知力和冲动认知力来解决几何问题的创造性思考过程。本研究是通过精炼方法进行的描述性研究。该研究对象分别为两名学生,其中一名是具有反射认知能力的学生,一名是具有冲动认知能力的学生。该研究对象是在几个阶段之后确定的,其中包括:1)在MTs Al Amanah选区Jeneponto的八年级研究班根据学生解决数学问题的能力水平(2020/2021,2)控制早期能力(3)测试匹配熟悉的图形测试(MFFT)。研究数据是通过创意问题解决测试(TPMK)和研究对象访谈获得的。然后通过步骤分析数据:(1)研究来自不同来源的所有可用数据,(2)数据还原,3)数据呈现,(4)创建编码,(5)解析数据,(6)推论。根据发现的研究结果:(1)通过准备阶段、潜伏期、光照和验证的思考过程,研究对象具有反射性。(2)反射式的受试者发现其想法不受周围环境的刺激,或开发其想法以建立解决问题的新方法;(3)冲动认知风格的受试者在解决几何问题时不会经历潜伏期和光照过程;(4)冲动认知风格的受试者通过回忆老师提出的概念而突然发现自己的想法。