Hidrokarbon Hasil Perengkahan Sampah Polystyrene Foam

Ella Melyna
{"title":"Hidrokarbon Hasil Perengkahan Sampah Polystyrene Foam","authors":"Ella Melyna","doi":"10.33059/jq.v3i1.3383","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Polystyrene foam atau yang lebih dikenal styrofoam banyak digunakan untuk kemasan, bahan kerajinan, dekorasi, bahan bangunan, dan sebagainya. Namun penggunaan polystyrene foam untuk kemasan masih menimbulkan beberapa kontroversi. Beberapa pandangan negatif muncul mengenai penggunaan polystyrene foam seperti menyebabkan masalah kesehatan dan lingkungan. Menurut aspek lingkungan, polystyrene foam merupakan material yang sulit terurai secara alami oleh alam. Penanganan sampah polystyrene foam yang sebatas pembuangan saja akan membebani alam dalam penguraiannya. Oleh karena itu kegiatan pengelolaan sampah polystyrene foam perlu dilakukan. Salah satu metode pengelolaan sampah polystyrene foam untuk dijadikan suatu produk yang lebih berguna dan bermanfaat bagi masyarakat pada masa yang akan datang adalah mengkonversi sampah polystyrene foam menjadi bahan bakar. Bagaimanapun juga dilihat dari bahan dasarnya sampah polystyrene foam berpotensi mempunyai nilai ekonomis sebagai sumber bahan baku jika diolah dengan cara yang tepat yaitu akan menghasilkan hidrokarbon sebagai bahan dasar energi. Konversi sampah polystyrene foam menjadi bahan bakar adalah dengan cara perengkahan sampah polystyrene foam menggunakan katalis (catalytic cracking) yang dijalankan pada suhu lebih rendah daripada thermal cracking. Pada penelitian ini, sampah polystyrene foam direngkah menggunakan katalis H-Zeolit pada suhu 360oC. Hasil perengkahan sampah polystyrene foam dianalisa menggunakan alat GC-MS. Hasil perengkahan sampah polystyrene foam pada suhu 360oC dengan katalis H-Zeolit menghasilkan 85,52% fraksi gasoline dan 7,4% fraksi kerosin dan diesel dengan komposisi fraksi gasoline 100% golongan aromatik. Kandungan senyawa aromatik yang tinggi dalam gasoline bersifat karsinogen, sebagai pembentuk deposit dan penyumbang emisi gas buang berbahaya. \nReferensi : \n[1]      Miskudin Taufik, “Teluk Jakarta Jadi Sarang Sampah Plastik,” 2019. https://itjen.kemdikbud.go.id/public/post/detail/teluk-jakarta-jadi-sarang-sampah-plastik (accessed Apr. 15, 2021). \n[2]      K. H. Lee, D. H. Shin, and Y. H. Seo, “Liquid-phase catalytic degradation of mixtures of waste high-density polyethylene and polystyrene over spent FCC catalyst. Effect of mixing proportions of reactants,” Polym. Degrad. Stab., vol. 84, no. 1, pp. 123–127, Apr. 2004, doi: 10.1016/j.polymdegradstab.2003.09.019. \n[3]      Adrian, “Depolimerisasi Katalitik Sampah Plastik menjadi BBM menggunakan Limbah Katalis RFCC Pertamina UP-VI Balongan,” 2013. \n[4]      Nurfathiyahalfi, “Bensin dan Bilangan Oktan.docx - Bensin dan Bilangan Oktan Bensin adalah salah satu jenis bahan bakar minyak yang dimaksudkan untuk kendaraan bermotor | Course Hero,” 2019. https://www.coursehero.com/file/45124238/Bensin-dan-Bilangan-Oktandocx/ (accessed Apr. 15, 2021). \n[5]      Ashadi, “Knocking Archives - Kimia itu Mudah,” 2012. http://ashadisasongko.staff.ipb.ac.id/tag/knocking/ (accessed Apr. 15, 2021). \n[6]      T. H. Soerawidjaja, “Bahan-Bahan Bakar Hidrokarbon Utama : Bensin, Solar, dan Avtur,” 2014. \n[7]      P. Ghosh, K. J. Hickey, and S. B. Jaffe, “Development of a detailed gasoline composition-based octane model,” Ind. Eng. Chem. Res., vol. 45, no. 1, pp. 337–345, 2006, doi: 10.1021/ie050811h. \n[8]      Anjar, “Efek Samping Sering Ganti Oktan BBM - Garasi.id,” 2020. https://garasi.id/artikel/ganti-oktan-bbm/59af7a6ce7ed0a12e93bfeec (accessed Apr. 15, 2021).","PeriodicalId":225192,"journal":{"name":"QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan","volume":"79 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-04-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33059/jq.v3i1.3383","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1

Abstract

Polystyrene foam atau yang lebih dikenal styrofoam banyak digunakan untuk kemasan, bahan kerajinan, dekorasi, bahan bangunan, dan sebagainya. Namun penggunaan polystyrene foam untuk kemasan masih menimbulkan beberapa kontroversi. Beberapa pandangan negatif muncul mengenai penggunaan polystyrene foam seperti menyebabkan masalah kesehatan dan lingkungan. Menurut aspek lingkungan, polystyrene foam merupakan material yang sulit terurai secara alami oleh alam. Penanganan sampah polystyrene foam yang sebatas pembuangan saja akan membebani alam dalam penguraiannya. Oleh karena itu kegiatan pengelolaan sampah polystyrene foam perlu dilakukan. Salah satu metode pengelolaan sampah polystyrene foam untuk dijadikan suatu produk yang lebih berguna dan bermanfaat bagi masyarakat pada masa yang akan datang adalah mengkonversi sampah polystyrene foam menjadi bahan bakar. Bagaimanapun juga dilihat dari bahan dasarnya sampah polystyrene foam berpotensi mempunyai nilai ekonomis sebagai sumber bahan baku jika diolah dengan cara yang tepat yaitu akan menghasilkan hidrokarbon sebagai bahan dasar energi. Konversi sampah polystyrene foam menjadi bahan bakar adalah dengan cara perengkahan sampah polystyrene foam menggunakan katalis (catalytic cracking) yang dijalankan pada suhu lebih rendah daripada thermal cracking. Pada penelitian ini, sampah polystyrene foam direngkah menggunakan katalis H-Zeolit pada suhu 360oC. Hasil perengkahan sampah polystyrene foam dianalisa menggunakan alat GC-MS. Hasil perengkahan sampah polystyrene foam pada suhu 360oC dengan katalis H-Zeolit menghasilkan 85,52% fraksi gasoline dan 7,4% fraksi kerosin dan diesel dengan komposisi fraksi gasoline 100% golongan aromatik. Kandungan senyawa aromatik yang tinggi dalam gasoline bersifat karsinogen, sebagai pembentuk deposit dan penyumbang emisi gas buang berbahaya. Referensi : [1]      Miskudin Taufik, “Teluk Jakarta Jadi Sarang Sampah Plastik,” 2019. https://itjen.kemdikbud.go.id/public/post/detail/teluk-jakarta-jadi-sarang-sampah-plastik (accessed Apr. 15, 2021). [2]      K. H. Lee, D. H. Shin, and Y. H. Seo, “Liquid-phase catalytic degradation of mixtures of waste high-density polyethylene and polystyrene over spent FCC catalyst. Effect of mixing proportions of reactants,” Polym. Degrad. Stab., vol. 84, no. 1, pp. 123–127, Apr. 2004, doi: 10.1016/j.polymdegradstab.2003.09.019. [3]      Adrian, “Depolimerisasi Katalitik Sampah Plastik menjadi BBM menggunakan Limbah Katalis RFCC Pertamina UP-VI Balongan,” 2013. [4]      Nurfathiyahalfi, “Bensin dan Bilangan Oktan.docx - Bensin dan Bilangan Oktan Bensin adalah salah satu jenis bahan bakar minyak yang dimaksudkan untuk kendaraan bermotor | Course Hero,” 2019. https://www.coursehero.com/file/45124238/Bensin-dan-Bilangan-Oktandocx/ (accessed Apr. 15, 2021). [5]      Ashadi, “Knocking Archives - Kimia itu Mudah,” 2012. http://ashadisasongko.staff.ipb.ac.id/tag/knocking/ (accessed Apr. 15, 2021). [6]      T. H. Soerawidjaja, “Bahan-Bahan Bakar Hidrokarbon Utama : Bensin, Solar, dan Avtur,” 2014. [7]      P. Ghosh, K. J. Hickey, and S. B. Jaffe, “Development of a detailed gasoline composition-based octane model,” Ind. Eng. Chem. Res., vol. 45, no. 1, pp. 337–345, 2006, doi: 10.1021/ie050811h. [8]      Anjar, “Efek Samping Sering Ganti Oktan BBM - Garasi.id,” 2020. https://garasi.id/artikel/ganti-oktan-bbm/59af7a6ce7ed0a12e93bfeec (accessed Apr. 15, 2021).
聚苯乙烯泡沫塑料或更广为人知的苯乙烯被广泛用于包装、工艺、装饰、建筑材料等。但是用聚苯乙烯泡沫包装仍然会引起一些争议。在健康和环境问题上使用聚苯乙烯泡沫产生了一些负面看法。从环境的角度来看,聚苯乙烯泡沫是一种很难自然分解的物质。对温室垃圾的有限处理可能会给大自然带来沉重的负担。因此,泡沫塑料废物管理活动是必要的。在未来,将泡沫塑料废物转化为更有用和更有价值的产品的一种管理方法是将泡沫塑料垃圾转化为燃料。然而,从垃圾聚苯乙烯废弃物的基础来看,如果以正确的方式进行处理,产生碳氢化合物作为能源基础,可能具有经济价值。将聚苯乙烯泡沫转化为燃料的方法是使用一种比热裂变温度低的催化剂。在这项研究中,聚苯乙烯泡沫在360摄氏度下使用氢化催化。用GC-MS设备分析了泡沫泡沫泡沫。由催化剂H-Zeolit在360o温度下加入的聚苯乙烯泡沫导致85.52%的汽油和柴油的比例为85.52%,而汽油和柴油的比例为100%的芳香成分。汽油中的高芳香化合物含量是致癌的,是一种危险的存款和排放。参考资料:[1]Miskudin Taufik,“雅加达湾变成了塑料垃圾场”,2019年。https://itjen.kemdik.go.id/public/post/detail/iuk - jakta - so -垃圾桶-塑料垃圾(access Apr. 15,2021)。[2] k.h . Lee, d.h. Shin, Y. H. Seo,《精神饱和度快速浪费乙烯聚乙烯和聚苯乙烯浪费在catalyst上的混合浪费。混合反应比例,"波利。抓紧机会。刺。第84卷,没有。1, pp . 123(127), 2004年四月。doi: 10 . 1016 / j . polymdegradstab 09019 2003。[3] Adrian,“利用聚氯化塑料垃圾到燃料中”,2013年。[4] Nurfathiyahalfi,“汽油和数字。docx -辛烷汽油和燃油的辛烷值汽油是一种旨在机动车|课程的英雄,“2019年。https://www.coursehero.com/file/454238 / bensin - and say - oktandocx/ (access Apr. 15,2021)。[5] Ashadi,《敲键盘化学很简单》2012。http://ashadisasongko.staff.ipb.ac.id/tag/knocking/ (accessed四月15,2021年)。[6] T . H . Soerawidjaja,燃烧碳氢化合物 主要材料:汽油、柴油,Avtur 2014”。[7] P . Ghosh, J K。希基,和S . B . Jaffe汽油composition-based情报,“Development of a octane模特,“Ind Eng。化学物质。Res号、第45卷。。1, pp . 337—345,2006年,1021 - ie050811h doi: 10。[8]安贾尔,“经常换燃料的辛烷值-车库的副作用。身份证,2020”。https://garasi.id/artil/ganti - ok- bbm/59af7a6ce7ed0a12e93bfeec (access Apr. 15,2021)。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书