{"title":"Sosialisasi Konsumsi Suplemen Tambah Darah untuk Mencegah Anemia di SMP Kristen Satya Wacana","authors":"K. Tauho","doi":"10.24246/jms.v3i22022p242-251","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Anemia defisiensi besi sering terjadi pada remaja putri karena kehilangan darah melalui siklus menstruasi bulanan, pertumbuhan yang cepat, dan asupan zat besi yang tidak memadai. Oleh karena itu, organisasi kesehatan dunia merekomendasikan konsumsi suplemen zat besi secara teratur. Meski begitu, remaja putri belum sepenuhnya mengonsumsi suplemen tersebut. Maka dari itu, pengabdian masyarakat ini kami lakukan untuk memotivasi mahasiswi agar meningkatkan kepatuhan dalam mengonsumsi tablet besi. Peserta pengabdian masyarakat adalah 114 siswa kelas VII, VIII, dan IX SMP Kristen Satya Wacana. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dalam 2 sesi yaitu pemberian materi dan diskusi. Berdasarkan evaluasi proses, kami menemukan bahwa tidak semua siswi mengkonsumsi suplemen suplemen darah, efek samping yang dirasakan menyebabkan ketidakpatuhan, dan beberapa pertanyaan diajukan oleh peserta terkait dengan proses menstruasi dan hubungannya dengan konsentrasi hemoglobin dalam darah. Peserta kegiatan ini aktif berdiskusi tentang hal-hal yang berkaitan dengan konsumsi tablet besi.","PeriodicalId":256994,"journal":{"name":"Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"31 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-04-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24246/jms.v3i22022p242-251","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Anemia defisiensi besi sering terjadi pada remaja putri karena kehilangan darah melalui siklus menstruasi bulanan, pertumbuhan yang cepat, dan asupan zat besi yang tidak memadai. Oleh karena itu, organisasi kesehatan dunia merekomendasikan konsumsi suplemen zat besi secara teratur. Meski begitu, remaja putri belum sepenuhnya mengonsumsi suplemen tersebut. Maka dari itu, pengabdian masyarakat ini kami lakukan untuk memotivasi mahasiswi agar meningkatkan kepatuhan dalam mengonsumsi tablet besi. Peserta pengabdian masyarakat adalah 114 siswa kelas VII, VIII, dan IX SMP Kristen Satya Wacana. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dalam 2 sesi yaitu pemberian materi dan diskusi. Berdasarkan evaluasi proses, kami menemukan bahwa tidak semua siswi mengkonsumsi suplemen suplemen darah, efek samping yang dirasakan menyebabkan ketidakpatuhan, dan beberapa pertanyaan diajukan oleh peserta terkait dengan proses menstruasi dan hubungannya dengan konsentrasi hemoglobin dalam darah. Peserta kegiatan ini aktif berdiskusi tentang hal-hal yang berkaitan dengan konsumsi tablet besi.