ANALISIS KRIMINOLOGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN ONLINE YANG DILAKUKAN OLEH ANAK DALAM PERSPEKTIF UU NO.11 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK

Havid zul Aswad
{"title":"ANALISIS KRIMINOLOGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN ONLINE YANG DILAKUKAN OLEH ANAK DALAM PERSPEKTIF UU NO.11 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK","authors":"Havid zul Aswad","doi":"10.29313/bcsls.v3i2.7271","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"From a legal perspective, gambling is considered one of the criminal offenses (Delicts) that cause unrest in society. Law No. 7 of 1974 concerning the Regulation of Gambling states that all gambling activities are deemed as crimes. Gambling is also a significant social problem due to its highly negative impacts on national interests, especially concerning the younger generation. Gambling activities make young people less productive in their work and divert a substantial amount of funds that should have been used for development, but instead, they are used for gambling. Furthermore, gambling goes against religious, moral, and ethical values.     \nThis research aims to examine the criminal offense of online gambling committed by children from a criminological perspective and to understand the efforts to implement criminal sanctions for children under Law No. 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System. \nThe methodology used in this research is the juridical-normative method, which focuses on secondary data obtained from cases related to online gambling offenses committed by children. The data collection technique employed in this study is a literature review, and the collected data is analyzed using a juridical-normative approach. \nThe findings of this research reveal that the criminal offense of online gambling committed by children is caused by various factors, including the number of online gambling sites in Indonesia, social influences, education, religious factors, and legal awareness. When children are involved in the criminal offense of online gambling, it is crucial to apply a restorative legal approach, such as diversion, which aims to redirect the resolution of the case from the criminal justice process to alternative pathways outside the criminal justice system. \nDalam sudut pandang hukum, perjudian adalah salah satu tindak pidana (Delict) yang menyebabkan keresahan di masyarakat. Undang-Undang No.7 tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian, disebutkan bahwa semua kegiatan perjudian dianggap sebagai kejahatan. Perjudian juga merupakan masalah sosial yang signifikan karena memiliki dampak yang sangat negatif terhadap kepentingan nasional, terutama terhadap generasi muda. Aktivitas perjudian menyebabkan para pemuda menjadi kurang produktif dalam bekerja, dan juga mengalirkan sejumlah besar dana yang seharusnya dapat digunakan untuk pembangunan, namun justru digunakan dalam permainan judi. Selain itu, perjudian juga bertolak belakang dengan nilai-nilai agama, moral, dan kesusilaan.. \nPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindak pidana perjudian online yang dilakukan oleh anak ditinjau dari segi kriminologi juga untuk mengetahui upaya penerapan sanksi pidana yang dilakukan oleh anak ditinjau dari Undang-Undang No.11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradlilan Pidana Anak. \nMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode   yuridis normatif yang dimana berfokus pada data sekunder yang didapatkanh dari kasus  tindak pidana perjudian online yang dilakukan oleh anak. Teknik yang digunakan dalam proses pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, selanjutnya data yang sudah terkumpul dianalisis dengan cara yuridis-normatif. \nDalam hasil penelitian ini, ditemukan bahwa tindak pidana judi online yang dilakukan oleh anak disebabkan oleh berbagai macam faktor, antara lain: faktor jumlah situs judi online di Indonesia, faktor pergaulan, faktor pendidikan, faktor agama, dan faktor kesadaran hukum. Ketika anak terlibat dalam tindak pidana perjudian online, penting untuk menerapkan pendekatan hukum restoratif, seperti diversi yang mengarah pada pengalihan penyelesaian kasus anak dari proses peradilan pidana ke jalur di luar peradilan pidana.","PeriodicalId":289709,"journal":{"name":"Bandung Conference Series: Law Studies","volume":"56 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-08-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Bandung Conference Series: Law Studies","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.29313/bcsls.v3i2.7271","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

From a legal perspective, gambling is considered one of the criminal offenses (Delicts) that cause unrest in society. Law No. 7 of 1974 concerning the Regulation of Gambling states that all gambling activities are deemed as crimes. Gambling is also a significant social problem due to its highly negative impacts on national interests, especially concerning the younger generation. Gambling activities make young people less productive in their work and divert a substantial amount of funds that should have been used for development, but instead, they are used for gambling. Furthermore, gambling goes against religious, moral, and ethical values.     This research aims to examine the criminal offense of online gambling committed by children from a criminological perspective and to understand the efforts to implement criminal sanctions for children under Law No. 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System. The methodology used in this research is the juridical-normative method, which focuses on secondary data obtained from cases related to online gambling offenses committed by children. The data collection technique employed in this study is a literature review, and the collected data is analyzed using a juridical-normative approach. The findings of this research reveal that the criminal offense of online gambling committed by children is caused by various factors, including the number of online gambling sites in Indonesia, social influences, education, religious factors, and legal awareness. When children are involved in the criminal offense of online gambling, it is crucial to apply a restorative legal approach, such as diversion, which aims to redirect the resolution of the case from the criminal justice process to alternative pathways outside the criminal justice system. Dalam sudut pandang hukum, perjudian adalah salah satu tindak pidana (Delict) yang menyebabkan keresahan di masyarakat. Undang-Undang No.7 tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian, disebutkan bahwa semua kegiatan perjudian dianggap sebagai kejahatan. Perjudian juga merupakan masalah sosial yang signifikan karena memiliki dampak yang sangat negatif terhadap kepentingan nasional, terutama terhadap generasi muda. Aktivitas perjudian menyebabkan para pemuda menjadi kurang produktif dalam bekerja, dan juga mengalirkan sejumlah besar dana yang seharusnya dapat digunakan untuk pembangunan, namun justru digunakan dalam permainan judi. Selain itu, perjudian juga bertolak belakang dengan nilai-nilai agama, moral, dan kesusilaan.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindak pidana perjudian online yang dilakukan oleh anak ditinjau dari segi kriminologi juga untuk mengetahui upaya penerapan sanksi pidana yang dilakukan oleh anak ditinjau dari Undang-Undang No.11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradlilan Pidana Anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode   yuridis normatif yang dimana berfokus pada data sekunder yang didapatkanh dari kasus  tindak pidana perjudian online yang dilakukan oleh anak. Teknik yang digunakan dalam proses pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, selanjutnya data yang sudah terkumpul dianalisis dengan cara yuridis-normatif. Dalam hasil penelitian ini, ditemukan bahwa tindak pidana judi online yang dilakukan oleh anak disebabkan oleh berbagai macam faktor, antara lain: faktor jumlah situs judi online di Indonesia, faktor pergaulan, faktor pendidikan, faktor agama, dan faktor kesadaran hukum. Ketika anak terlibat dalam tindak pidana perjudian online, penting untuk menerapkan pendekatan hukum restoratif, seperti diversi yang mengarah pada pengalihan penyelesaian kasus anak dari proses peradilan pidana ke jalur di luar peradilan pidana.
根据2012年第11号《儿童刑事司法系统法》,儿童在线赌博犯罪学分析
从法律的角度来看,赌博被认为是一种引起社会动荡的刑事犯罪(不法行为)。1974年关于赌博条例的第7号法律规定,所有赌博活动都被视为犯罪。赌博也是一个严重的社会问题,因为它对国家利益有很大的负面影响,特别是对年轻一代。赌博活动使年轻人的工作效率降低,并挪用了大量本应用于发展的资金,而这些资金却被用于赌博。此外,赌博违背了宗教、道德和伦理价值观。本研究旨在从犯罪学的角度审视儿童在线赌博的刑事犯罪行为,并了解根据2012年第11号关于少年刑事司法系统的法律对儿童实施刑事制裁的努力。本研究使用的方法是司法规范方法,侧重于从与儿童在线赌博犯罪有关的案件中获得的二手数据。本研究使用的资料收集技术是文献回顾,并使用司法规范方法分析收集到的资料。本研究的结果表明,儿童网络赌博犯罪是由多种因素造成的,包括印度尼西亚在线赌博网站的数量、社会影响、教育、宗教因素和法律意识。当儿童涉及在线赌博的刑事犯罪时,至关重要的是采用恢复性法律方法,例如转移,其目的是将案件的解决从刑事司法程序转移到刑事司法系统之外的其他途径。Dalam sudut pandang hukum, perjudian adalah salah satu tindak pidana (delit) yang menyebabkan keresahan di masyarakat。Undang-Undang 7号tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian, disebutkan bahwa semua kegiatan Perjudian dianggap sebagai kejahatan。Perjudian juga merupakan masalah social yang signfikan karena memiliki dampak yang sangat negative terhadap kepentingan national, terutama terhadap generasi muda。这是一种很好的生活方式,一种很好的生活方式,一种很好的生活方式,一种很好的生活方式。Selain itu, perjudian juga bertolak belakang dengan nilai-nilai agama, moral, dan kesusilaan…Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindak pidana perjudian online yang dilakukan oleh anak ditinjau dari segi犯罪学juga untuk mengetahui upaya penerapan sanksi pidana yang dilakukan oleh anak ditinjau dari undang undang第11号Tahun 2012 Tentang系统Peradlilan pidana anak。Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode yuridis normnormate yang didapatkanh dari kasus tindak pidana perjudian online yang dilakakan oleh anak。Teknik yang digunakan dalam处理企鹅种群数据dilakakan melalui study kepusstakaan, selanjutnya数据yang sudah terkumpul dianalis dengan cara yuridis normatiatim。印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚。Ketika anak terlibat dalam tindak pidana perjudian online, penting untuk menerapkan pendekatan hukum restoratif, perperti diversi yang mengarah padpengalihan penyelesaian kasus anak dari proses peradilan pidana ke jalur di luar peradilan pidana。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书