{"title":"Manajemen Kebudayaan Pesantren Pascamodern di Indonesia","authors":"C. Chotimah, Ahmad Natsir, Syahril Siddiq","doi":"10.21154/muslimheritage.v8i1.5037","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"AbstractThis paper aims to analyze how Islamic boarding schools can survive in a constantly changing world and what is the secret behind the ability of Islamic boarding schools to adapt to increasingly rapid developments and open information systems. Such significant challenges of the times force pesantren to choose one of two things, to be left behind or to change to adapt. This study chose the locus at the Amanatul Ummah Islamic Boarding School located in Pacet Mojokerto because the pesantren's policies are closely related to survival efforts over the current developments. After this research was carried out, it showed that, on the one hand, Islamic boarding schools have limited infrastructure. On the other hand, they are subject to government pressure and community demands to adapt to changes and meet applicable standards. Two reasons are the answer to the survival of pesantren. First, Al-muḥāfaẓah 'alā al-qadīm al-ṣāliḥ wa al-ahdz bi al-jadīd al-aṣlaḥ has become a value basis for the contextual transformation of pesantren. Second, the cultural management of the pesantren can be seen from the ability of the pesantren to carry out religious and cultural missions that negotiate with science and technology. Modernity management in Islamic boarding schools is a starting point for a pesantren continually to evaluate and then change with the note that it maintains the traditional values of the pesantren as keeping the faith, which is the finding in this study. This paper suggests the need for institutional standardization of Islamic boarding schools to achieve the mission of making Islamic boarding schools a centre for the development of education and civilization. AbstrakTulisan ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pesantren dapat bertahan dalam dunia yang terus berubah, apa rahasia di balik kemampuan pesantren beradaptasi dengan perkembangan zaman yang semakin pesat dan sistem informasi yang terbuka. Tantangan zaman yang demikian besar memaksa pesantren untuk memilih satu di antara dua hal, ketertinggalan, atau berubah untuk menyesuaikan. Penelitian ini memilih lokus di Pesantren Amanatul Ummah yang berlokasi di Pacet Mojokerto dengan alasan kebijakan pesantren yang lekat dengan upaya survival atas perkembangan zaman yang ada. Setelah penelitian ini dilakukan, penelitian ini menunjukan bahwa pesantren di satu sisi memiliki keterbatasan infrastruktur, di lain sisi mendapatkan tekanan pemerintah dan permintaan masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan perubahan dan memenuhi standar yang berlaku. Dua alasan menjadi jawaban kelangsungan hidup pesantren. Pertama, Al-muḥāfaẓah 'alā al-qadīm al-ṣāliḥ wa al-ahdz bi al-jadīd al-aṣlaḥ telah menjadi basis nilai bagi transformasi pesantren secara kontekstual. Kedua, manajemen kebudayaan pesantren yang tampak dari kemampuan pesantren menjalankam misi agàma dan kebudayaan yang bernegosiasi dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Modernity management di pesantren menjadi sebuah titik pijakan sebuah pesantren untuk selalu malakukan evaluasi kemudian berubah dengan catatan tetap menjaga nilai tradisi pesantren sebagai keeping faith menjadi temuan dalam penelitian ini. Tulisan ini menyarankam perlunya standarisasi kelembagaan pesantren agar tercapai misi menjadikan pesantren sebagai pusat perkembangan pendidikan dan peradàban.","PeriodicalId":160585,"journal":{"name":"Muslim Heritage","volume":"67 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Muslim Heritage","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.21154/muslimheritage.v8i1.5037","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
AbstractThis paper aims to analyze how Islamic boarding schools can survive in a constantly changing world and what is the secret behind the ability of Islamic boarding schools to adapt to increasingly rapid developments and open information systems. Such significant challenges of the times force pesantren to choose one of two things, to be left behind or to change to adapt. This study chose the locus at the Amanatul Ummah Islamic Boarding School located in Pacet Mojokerto because the pesantren's policies are closely related to survival efforts over the current developments. After this research was carried out, it showed that, on the one hand, Islamic boarding schools have limited infrastructure. On the other hand, they are subject to government pressure and community demands to adapt to changes and meet applicable standards. Two reasons are the answer to the survival of pesantren. First, Al-muḥāfaẓah 'alā al-qadīm al-ṣāliḥ wa al-ahdz bi al-jadīd al-aṣlaḥ has become a value basis for the contextual transformation of pesantren. Second, the cultural management of the pesantren can be seen from the ability of the pesantren to carry out religious and cultural missions that negotiate with science and technology. Modernity management in Islamic boarding schools is a starting point for a pesantren continually to evaluate and then change with the note that it maintains the traditional values of the pesantren as keeping the faith, which is the finding in this study. This paper suggests the need for institutional standardization of Islamic boarding schools to achieve the mission of making Islamic boarding schools a centre for the development of education and civilization. AbstrakTulisan ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pesantren dapat bertahan dalam dunia yang terus berubah, apa rahasia di balik kemampuan pesantren beradaptasi dengan perkembangan zaman yang semakin pesat dan sistem informasi yang terbuka. Tantangan zaman yang demikian besar memaksa pesantren untuk memilih satu di antara dua hal, ketertinggalan, atau berubah untuk menyesuaikan. Penelitian ini memilih lokus di Pesantren Amanatul Ummah yang berlokasi di Pacet Mojokerto dengan alasan kebijakan pesantren yang lekat dengan upaya survival atas perkembangan zaman yang ada. Setelah penelitian ini dilakukan, penelitian ini menunjukan bahwa pesantren di satu sisi memiliki keterbatasan infrastruktur, di lain sisi mendapatkan tekanan pemerintah dan permintaan masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan perubahan dan memenuhi standar yang berlaku. Dua alasan menjadi jawaban kelangsungan hidup pesantren. Pertama, Al-muḥāfaẓah 'alā al-qadīm al-ṣāliḥ wa al-ahdz bi al-jadīd al-aṣlaḥ telah menjadi basis nilai bagi transformasi pesantren secara kontekstual. Kedua, manajemen kebudayaan pesantren yang tampak dari kemampuan pesantren menjalankam misi agàma dan kebudayaan yang bernegosiasi dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Modernity management di pesantren menjadi sebuah titik pijakan sebuah pesantren untuk selalu malakukan evaluasi kemudian berubah dengan catatan tetap menjaga nilai tradisi pesantren sebagai keeping faith menjadi temuan dalam penelitian ini. Tulisan ini menyarankam perlunya standarisasi kelembagaan pesantren agar tercapai misi menjadikan pesantren sebagai pusat perkembangan pendidikan dan peradàban.
摘要本文旨在分析伊斯兰寄宿学校如何在不断变化的世界中生存,以及伊斯兰寄宿学校能够适应日益快速的发展和开放的信息系统背后的秘密是什么。如此重大的时代挑战迫使人们在两件事中做出选择,要么被抛在后面,要么改变以适应。本研究选择了位于Pacet Mojokerto的Amanatul Ummah伊斯兰寄宿学校,因为学校的政策与当前事态发展中的生存努力密切相关。这项研究表明,一方面,伊斯兰寄宿学校的基础设施有限。另一方面,他们又受到政府的压力和社会的要求,以适应变化和符合适用的标准。有两个原因是pesantren生存的答案。首先,Al-muḥāfaẓah 'alā al- qad m al-ṣāliḥ wa al-ahdz bi al- jad d al-aṣlaḥ成为了现在论语境转换的价值基础。第二,传教士的文化管理可以从传教士执行与科技谈判的宗教和文化使命的能力来看。伊斯兰寄宿学校的现代化管理是一个起点,学生需要不断评估,然后改变,并注意保持学生的传统价值观,保持信仰,这是本研究的发现。本文认为,要实现伊斯兰寄宿制学校成为教育和文明发展中心的使命,必须对伊斯兰寄宿制学校进行制度规范。摘要/ abstract摘要/ abstract摘要/ abstract摘要/ abstract摘要/ abstract摘要/ abstract檀唐根,檀檀根,檀檀根,檀檀根,檀檀根,檀檀根,檀檀根,檀檀根,檀檀根。Penelitian ini memilih lokus di Pesantren Amanatul Ummah berlokasi di Pacet Mojokerto dengan alasan kebijakan Pesantren yang leka dengan upaya生存在perkembangan zaman yang ada。Setelah penelitian ini dilakukan, penelitian ini menunjukan bahwa pesantren di satu sisi menunjukan keterbatan基础设施,dilain sisi menapatkan tekanan permintaan masyarakat untuk menyesuaikan diri denan perubahan dan memenuhi标准yang berlaku。Dua alasan menjadi jawaban kelangsungan hidup pesantren。Pertama, Al-muḥāfaẓah 'alā al- qadi m al-ṣāliḥ wa al-ahdz bi al- jadi d al-aṣlaḥ telah menjadi basis nilai bagi transformasi pesantren secara kontekstual。Kedua,管理,kebudayan,代表,yang, tampak, dari, kemampuan,代表,menjalankam misi, agàma, dan, kebudayan, yang, bernegosiasi, dengan, ilmu, pengetahuan, dan technology。现代管理是指现代管理,现代管理是指现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理,现代管理图里萨尼menyarankam perlunya standarisas kelembagaan pesantercapai misi menjadikan pesantrei sebagai pusat perkembangan pendidikan dan peradàban。