{"title":"Sastra Lisan Nandung di Riau","authors":"Rofiandri Suardi, S. Sunarto","doi":"10.24821/resital.v18i2.2441","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk pertunjukan sastra lisan Nandung dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Nandung adalah sastra lisan yang digunakan untuk menidurkan anak, disampaikan dengan syair yang berbentuk pantun, dan dilantunkan dengan berirama atau bersenandung. Saat ini, Nandung telah berkembang menjadi sebuah seni pertunjukan. Data diperoleh dari pengamatan terhadap kesenian sastra lisan Nandung di Kota Rengat, Indragiri Hulu, Riau. Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa terdapat 7 sub bentuk pertunjukan dalam sastra lisan Nandung, yaitu penutur, musik pengiring, panggung, kostum, penonton, syair, serta bahasa yang digunakan. Sedangkan nilai yang terdapat dalam syairnya yaitu nilai religius, moral, dan pendidikan","PeriodicalId":30706,"journal":{"name":"Resital Jurnal Seni Pertunjukan","volume":"8 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-01-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Resital Jurnal Seni Pertunjukan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24821/resital.v18i2.2441","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk pertunjukan sastra lisan Nandung dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Nandung adalah sastra lisan yang digunakan untuk menidurkan anak, disampaikan dengan syair yang berbentuk pantun, dan dilantunkan dengan berirama atau bersenandung. Saat ini, Nandung telah berkembang menjadi sebuah seni pertunjukan. Data diperoleh dari pengamatan terhadap kesenian sastra lisan Nandung di Kota Rengat, Indragiri Hulu, Riau. Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa terdapat 7 sub bentuk pertunjukan dalam sastra lisan Nandung, yaitu penutur, musik pengiring, panggung, kostum, penonton, syair, serta bahasa yang digunakan. Sedangkan nilai yang terdapat dalam syairnya yaitu nilai religius, moral, dan pendidikan