{"title":"星座官僚主义改革;回到正确的轨道上","authors":"Masrully Masrully","doi":"10.31845/JWK.V21I2.134","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penulisan buku ini dilatarbelakangi oleh kegelisahan Prof. Agus Dwiyanto melihat perkembangan reformasi birokrasi di Indonesia yang belum mampu mewujudkan tujuan dari reformasi birokrasi itu sendiri. Reformasi Birokrasi di Indonesia telah dilaksanakan pemerintah Indonesia semenjak tahun 2010. Namun hingga saat ini, program reformasi birokrasi yang diatur melalui Perpres No. 81 Tahun 2010 tersebut masih jauh dari yang diharapkan. Penulis melihat bahwa reformasi birokrasi di Indonesia malah terperangkap dalam generalisasi, dan formalitas.","PeriodicalId":33785,"journal":{"name":"Jurnal Wacana Kinerja","volume":"36 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2018-11-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Reformasi Birokrasi Konstekstual; Kembali Ke Jalur Yang Benar\",\"authors\":\"Masrully Masrully\",\"doi\":\"10.31845/JWK.V21I2.134\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Penulisan buku ini dilatarbelakangi oleh kegelisahan Prof. Agus Dwiyanto melihat perkembangan reformasi birokrasi di Indonesia yang belum mampu mewujudkan tujuan dari reformasi birokrasi itu sendiri. Reformasi Birokrasi di Indonesia telah dilaksanakan pemerintah Indonesia semenjak tahun 2010. Namun hingga saat ini, program reformasi birokrasi yang diatur melalui Perpres No. 81 Tahun 2010 tersebut masih jauh dari yang diharapkan. Penulis melihat bahwa reformasi birokrasi di Indonesia malah terperangkap dalam generalisasi, dan formalitas.\",\"PeriodicalId\":33785,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Wacana Kinerja\",\"volume\":\"36 1\",\"pages\":\"\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2018-11-01\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Wacana Kinerja\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.31845/JWK.V21I2.134\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Wacana Kinerja","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31845/JWK.V21I2.134","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Reformasi Birokrasi Konstekstual; Kembali Ke Jalur Yang Benar
Penulisan buku ini dilatarbelakangi oleh kegelisahan Prof. Agus Dwiyanto melihat perkembangan reformasi birokrasi di Indonesia yang belum mampu mewujudkan tujuan dari reformasi birokrasi itu sendiri. Reformasi Birokrasi di Indonesia telah dilaksanakan pemerintah Indonesia semenjak tahun 2010. Namun hingga saat ini, program reformasi birokrasi yang diatur melalui Perpres No. 81 Tahun 2010 tersebut masih jauh dari yang diharapkan. Penulis melihat bahwa reformasi birokrasi di Indonesia malah terperangkap dalam generalisasi, dan formalitas.