{"title":"经验研究顾问作为教练、导师和顾问的作用,以提高参与者在组织和执行方面的能力(BPSDM亚齐CPNS基础训练案例研究)","authors":"Nurlia Nurlia","doi":"10.31845/jwk.v24i2.699","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstract This study aimed to determine the role of coaches to improve participant competence in designing and implementing actualization in basic training for Civil Servant Candidates (CPNS) at the Aceh Human Resources Development Agency (BPSDM). The research method used is descriptive qualitative. The research subjects were 35 CPNS basic training participants in the 2019 Aceh Revenue and Expenditure Budget (APBA). The Data were collected through field observations, document review and in-depth interviews with participants. The data then were triangulated and interpreted by connecting the data and theory. The results showed that the role of coaches were very important to improve participant competence in designing and implementing actualization using coaching, mentoring and counseling methods. In the preparation of the actualization design, it was found that 95.2% of the participants determined the actualization issue themselves (coaching method) and the remaining 4.8% were assisted by coaches, mentors and others (mentoring and counseling methods). The evaluation results of the design and the results of the actualization showed a good value, with an average design of 89.78 and the results of actualization of 90.86. Based on the results of this study, it can be concluded that coach as coaches, mentors and counselors can improve the competence of participants in designing and actualizing the basic values of civil servants.Keywords: role of coach, participant competence, basic training, BPSDM Aceh.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran coach untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam merancang dan melaksanakan aktualisasi pada pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian merupakan peserta pelatihan dasar (Latsar) CPNS angkatan XIII pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2019 yang berjumlah 35 orang. Data yang berkaitan dengan proses pembimbingan aktualisasi dikumpulkan melalui observasi lapangan, telaah dokumen dan wawancara secara mendalam kepada peserta. Data tersebut kemudian triangulasi dan interpretasi dengan menghubungkan antara data dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa coach sangat berperan dalam meningkatkan kompetensi peserta dalam merancang dan melaksanakan aktualisasi dengan menggunakan metode coaching, mentoring dan konseling. Pada penyusunan rancangan aktualisasi ditemukan bahwa sebesar 95,2% peserta menentukan sendiri isu aktualisasinya (metode coaching) dan sisanya yaitu sebesar 4,8% dibantu oleh coach, mentor dan lainnya (metode mentoring dan konseling). Hasil evaluasi rancangan dan hasil aktualisasi menunjukkan nilai yang baik, dengan rata-rata rancangan 89,78 dan hasil aktualisasi 90,86. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembimbing sebagai coach, mentor dan konselor dapat meningkatkan kompetensi peserta dalam menyusun rancangan dan melakukan aktualisasi nilai-nilai dasar PNS. Kata Kunci : peran coach, kompetensi peserta, pelatihan dasar, BPSDM Aceh.","PeriodicalId":33785,"journal":{"name":"Jurnal Wacana Kinerja","volume":"53 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-11-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Kajian Empiris Peran Pembimbing Sebagai Coach, Mentor Dan Konselor Untuk Meningkatkan Kompetensi Peserta dalam Menyusun dan Melaksanakan Aktualisasi (Studi Kasus Pada Pelatihan Dasar CPNS Di BPSDM Aceh)\",\"authors\":\"Nurlia Nurlia\",\"doi\":\"10.31845/jwk.v24i2.699\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Abstract This study aimed to determine the role of coaches to improve participant competence in designing and implementing actualization in basic training for Civil Servant Candidates (CPNS) at the Aceh Human Resources Development Agency (BPSDM). The research method used is descriptive qualitative. The research subjects were 35 CPNS basic training participants in the 2019 Aceh Revenue and Expenditure Budget (APBA). The Data were collected through field observations, document review and in-depth interviews with participants. The data then were triangulated and interpreted by connecting the data and theory. The results showed that the role of coaches were very important to improve participant competence in designing and implementing actualization using coaching, mentoring and counseling methods. In the preparation of the actualization design, it was found that 95.2% of the participants determined the actualization issue themselves (coaching method) and the remaining 4.8% were assisted by coaches, mentors and others (mentoring and counseling methods). The evaluation results of the design and the results of the actualization showed a good value, with an average design of 89.78 and the results of actualization of 90.86. Based on the results of this study, it can be concluded that coach as coaches, mentors and counselors can improve the competence of participants in designing and actualizing the basic values of civil servants.Keywords: role of coach, participant competence, basic training, BPSDM Aceh.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran coach untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam merancang dan melaksanakan aktualisasi pada pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian merupakan peserta pelatihan dasar (Latsar) CPNS angkatan XIII pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2019 yang berjumlah 35 orang. Data yang berkaitan dengan proses pembimbingan aktualisasi dikumpulkan melalui observasi lapangan, telaah dokumen dan wawancara secara mendalam kepada peserta. Data tersebut kemudian triangulasi dan interpretasi dengan menghubungkan antara data dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa coach sangat berperan dalam meningkatkan kompetensi peserta dalam merancang dan melaksanakan aktualisasi dengan menggunakan metode coaching, mentoring dan konseling. Pada penyusunan rancangan aktualisasi ditemukan bahwa sebesar 95,2% peserta menentukan sendiri isu aktualisasinya (metode coaching) dan sisanya yaitu sebesar 4,8% dibantu oleh coach, mentor dan lainnya (metode mentoring dan konseling). Hasil evaluasi rancangan dan hasil aktualisasi menunjukkan nilai yang baik, dengan rata-rata rancangan 89,78 dan hasil aktualisasi 90,86. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembimbing sebagai coach, mentor dan konselor dapat meningkatkan kompetensi peserta dalam menyusun rancangan dan melakukan aktualisasi nilai-nilai dasar PNS. Kata Kunci : peran coach, kompetensi peserta, pelatihan dasar, BPSDM Aceh.\",\"PeriodicalId\":33785,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Wacana Kinerja\",\"volume\":\"53 1\",\"pages\":\"\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2021-11-23\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Wacana Kinerja\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.31845/jwk.v24i2.699\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Wacana Kinerja","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31845/jwk.v24i2.699","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
摘要
摘要本研究旨在确定教练在亚齐省人力资源开发局(BPSDM)公务员候选人基础培训(CPNS)设计和实施实施过程中提高参与者能力的作用。使用的研究方法是描述性定性的。研究对象是2019年亚齐收支预算(APBA)中的35名CPNS基础培训参与者。数据是通过实地观察、文件审查和与参与者的深入访谈收集的。然后对数据进行三角测量,并通过将数据和理论联系起来进行解释。结果表明,教练员的作用对提高参与者的能力在设计和实施实施的教练员,指导和咨询方法非常重要。在实施设计的准备过程中,95.2%的参与者自己确定实施问题(辅导法),其余4.8%的参与者由教练、导师和其他人协助(辅导和咨询法)。设计评价结果与实现化评价结果值较好,设计平均分为89.78分,实现化评价分数为90.86分。基于本研究的结果,可以得出结论,教练作为教练员、导师和咨询师可以提高被试设计和实现公务员基本价值观的能力。关键词:教练角色,参与者能力,基础训练,BPSDM亚齐。[摘要]亚齐省(Aceh)的penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran coach untuk meningkatkan kompekatkan, konpetenkan, perpetenkan, perpetenkan, perpetenkan, perpetenkan, perpetenkan, perpetenkan, perpetenkan, perpetenkan, perpetenkan, perpetenkan, perpetenkan, perpetenkan, perpetenkan。方法是对笔墨进行笔墨处理。Subjek penelitian merupakan peserta pelatihan dasar (Latsar) CPNS angkatan XIII pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2019 yang berjumlah 35橙。数据yang berkaitan dengan提出了pembimbingan aktualisasi dikumpulkan melalui observasi lapangan, telaah dokumen和wawancara secara mendalam kepada pererta。数据简洁,但kemudian三角解译,登安,孟虎邦坎,南极洲数据简洁。Hasil penelitian menunjukkan bahwa教练sangat berperan dalam meningkatkan kompetenkan peserta dalam merancang dan melaksanakan aktualisasi dengan menggunakan方法教练,指导dan konseling。Pada penyusunan rancangan aktualisasi ditemukan bahwa sebesar 95,2% Pada menentukan sendiri isu aktualisasinya(方法辅导),dada sisanya yitu sebesar 4,8% dibantu oleh教练,导师dan lainnya(方法辅导)。Hasil evaluasanancan但Hasil aktualisasmenunjukkan nilai yang baik, Hasil aktualisas89,78但Hasil aktualisas90,86。Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dispulkan bahwa pembiming sebagai教练,导师dankonselor dapat meningkatkan kompetensi peserta dalam menyusun ranancan danmelakukan aktualisasi nilai-nilai dasar PNS。Kata Kunci: peran教练,kompetensi peserta, pelatihan dasar, BPSDM亚齐。
Kajian Empiris Peran Pembimbing Sebagai Coach, Mentor Dan Konselor Untuk Meningkatkan Kompetensi Peserta dalam Menyusun dan Melaksanakan Aktualisasi (Studi Kasus Pada Pelatihan Dasar CPNS Di BPSDM Aceh)
Abstract This study aimed to determine the role of coaches to improve participant competence in designing and implementing actualization in basic training for Civil Servant Candidates (CPNS) at the Aceh Human Resources Development Agency (BPSDM). The research method used is descriptive qualitative. The research subjects were 35 CPNS basic training participants in the 2019 Aceh Revenue and Expenditure Budget (APBA). The Data were collected through field observations, document review and in-depth interviews with participants. The data then were triangulated and interpreted by connecting the data and theory. The results showed that the role of coaches were very important to improve participant competence in designing and implementing actualization using coaching, mentoring and counseling methods. In the preparation of the actualization design, it was found that 95.2% of the participants determined the actualization issue themselves (coaching method) and the remaining 4.8% were assisted by coaches, mentors and others (mentoring and counseling methods). The evaluation results of the design and the results of the actualization showed a good value, with an average design of 89.78 and the results of actualization of 90.86. Based on the results of this study, it can be concluded that coach as coaches, mentors and counselors can improve the competence of participants in designing and actualizing the basic values of civil servants.Keywords: role of coach, participant competence, basic training, BPSDM Aceh.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran coach untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam merancang dan melaksanakan aktualisasi pada pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian merupakan peserta pelatihan dasar (Latsar) CPNS angkatan XIII pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2019 yang berjumlah 35 orang. Data yang berkaitan dengan proses pembimbingan aktualisasi dikumpulkan melalui observasi lapangan, telaah dokumen dan wawancara secara mendalam kepada peserta. Data tersebut kemudian triangulasi dan interpretasi dengan menghubungkan antara data dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa coach sangat berperan dalam meningkatkan kompetensi peserta dalam merancang dan melaksanakan aktualisasi dengan menggunakan metode coaching, mentoring dan konseling. Pada penyusunan rancangan aktualisasi ditemukan bahwa sebesar 95,2% peserta menentukan sendiri isu aktualisasinya (metode coaching) dan sisanya yaitu sebesar 4,8% dibantu oleh coach, mentor dan lainnya (metode mentoring dan konseling). Hasil evaluasi rancangan dan hasil aktualisasi menunjukkan nilai yang baik, dengan rata-rata rancangan 89,78 dan hasil aktualisasi 90,86. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembimbing sebagai coach, mentor dan konselor dapat meningkatkan kompetensi peserta dalam menyusun rancangan dan melakukan aktualisasi nilai-nilai dasar PNS. Kata Kunci : peran coach, kompetensi peserta, pelatihan dasar, BPSDM Aceh.