{"title":"延时定时器面向SCADA系统的网络实时抄表分析","authors":"E. Joelianto, Fuad Ramdhani, E. Budi","doi":"10.17529/jre.v16i3.16465","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) metering listrik dengan menggunakan jaringan internet bertujuan untuk memonitor energi listrik secara jarak jauh dengan memanfaatkan layanan internet. Sistem ini terdiri dari alat meter yang mengukur besaran besaran listrik yang akan diakuisisi oleh server yang terletak tidak jauh dari alat meter. Data yang diakuisisi oleh server dibaca oleh client melalui jaringan internet. Penggunaan jaringan internet untuk transmisi data pada umumnya menimbulkan waktu latensi. Waktu latensi mempengaruhi validitas data yang dibaca oleh client berakibat mengurangi akurasi perhitungan daya kumulatif (energi). Pada artikel ini, perhitungan energi dengan menggunakan data arus, tegangan, serta faktor daya pada client dibandingkan dengan nilai energi yang dihitung oleh meter daya. Galat yang terjadi digunakan untuk menghitung akurasi dari sistem. Percobaan menghasilkan waktu latensi berkisar antara 110 ms – 11219 ms dengan rata-rata 572.3025 ms dengan data yang sah berkisar 93% dari data populasi dan nilai akurasi antara 99.29739% sampai dengan 99.86478%. Akurasi yang dihasilkan masih masuk dalam kelas akurasi class 2 standar ANSI C12.20.","PeriodicalId":30766,"journal":{"name":"Jurnal Rekayasa Elektrika","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-12-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"2","resultStr":"{\"title\":\"Analisis Pengaruh Waktu Latensi Terhadap Akurasi Sistem SCADA Bacaan Metering Listrik Waktu Nyata Melalui Jaringan Internet\",\"authors\":\"E. Joelianto, Fuad Ramdhani, E. Budi\",\"doi\":\"10.17529/jre.v16i3.16465\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) metering listrik dengan menggunakan jaringan internet bertujuan untuk memonitor energi listrik secara jarak jauh dengan memanfaatkan layanan internet. Sistem ini terdiri dari alat meter yang mengukur besaran besaran listrik yang akan diakuisisi oleh server yang terletak tidak jauh dari alat meter. Data yang diakuisisi oleh server dibaca oleh client melalui jaringan internet. Penggunaan jaringan internet untuk transmisi data pada umumnya menimbulkan waktu latensi. Waktu latensi mempengaruhi validitas data yang dibaca oleh client berakibat mengurangi akurasi perhitungan daya kumulatif (energi). Pada artikel ini, perhitungan energi dengan menggunakan data arus, tegangan, serta faktor daya pada client dibandingkan dengan nilai energi yang dihitung oleh meter daya. Galat yang terjadi digunakan untuk menghitung akurasi dari sistem. Percobaan menghasilkan waktu latensi berkisar antara 110 ms – 11219 ms dengan rata-rata 572.3025 ms dengan data yang sah berkisar 93% dari data populasi dan nilai akurasi antara 99.29739% sampai dengan 99.86478%. Akurasi yang dihasilkan masih masuk dalam kelas akurasi class 2 standar ANSI C12.20.\",\"PeriodicalId\":30766,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Rekayasa Elektrika\",\"volume\":\" \",\"pages\":\"\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2020-12-12\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"2\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Rekayasa Elektrika\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.17529/jre.v16i3.16465\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Rekayasa Elektrika","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.17529/jre.v16i3.16465","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Analisis Pengaruh Waktu Latensi Terhadap Akurasi Sistem SCADA Bacaan Metering Listrik Waktu Nyata Melalui Jaringan Internet
Sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) metering listrik dengan menggunakan jaringan internet bertujuan untuk memonitor energi listrik secara jarak jauh dengan memanfaatkan layanan internet. Sistem ini terdiri dari alat meter yang mengukur besaran besaran listrik yang akan diakuisisi oleh server yang terletak tidak jauh dari alat meter. Data yang diakuisisi oleh server dibaca oleh client melalui jaringan internet. Penggunaan jaringan internet untuk transmisi data pada umumnya menimbulkan waktu latensi. Waktu latensi mempengaruhi validitas data yang dibaca oleh client berakibat mengurangi akurasi perhitungan daya kumulatif (energi). Pada artikel ini, perhitungan energi dengan menggunakan data arus, tegangan, serta faktor daya pada client dibandingkan dengan nilai energi yang dihitung oleh meter daya. Galat yang terjadi digunakan untuk menghitung akurasi dari sistem. Percobaan menghasilkan waktu latensi berkisar antara 110 ms – 11219 ms dengan rata-rata 572.3025 ms dengan data yang sah berkisar 93% dari data populasi dan nilai akurasi antara 99.29739% sampai dengan 99.86478%. Akurasi yang dihasilkan masih masuk dalam kelas akurasi class 2 standar ANSI C12.20.