{"title":"GAMBARAN perbedaan psychological well-being generasi sandwich berdasarkan jenis kelamin: analisis statistik dengan spss","authors":"Cut Salma Komala Thayeb, Denrich Suryadi","doi":"10.54783/jser.v5i2.164","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian terhadap Psychological Well-Being pada generasi sandwich menjadi sebuah penelitian yang menarik berdasarkan fenomena sosial yang terjadi masa kini. Generasi sandwich akan mengalami tekanan emosional, fisik, dan psikologis yang berbeda karena tuntutan untuk menjaga generasi yang lebih tua dan merawat generasi yang lebih muda. Generasi ini menghadapi beban tugas ganda yang dapat memengaruhi Psychological Well-Being mereka secara signifikan. Penelitian ini menunjukkan perbedaan dalam Psychological Well-Being berdasarkan jenis kelamin pada generasi sandwich yang mengalami tuntutan peran ganda merawat orang tua dan anak-anak. Dari analisis 161 responden menggunakan pendekatan kuantitatif, kelompok laki-laki memiliki skor rata-rata 68.61, sedangkan kelompok perempuan mencapai 87.25 dengan nilai signifikansi Asymp. Sig (2 tailed) 0.017 (p<0.05) dalam uji t sampel independen. Berdasarkan uji beda yang dilakukan, didapatkan hasil bahwa analisis statistik menunjukan perbedaan signifikan dalam Psychological Well-Being antara laki-laki dan perempuan. Skor tinggi pada kelompok perempuan mengindikasikan dimensi Psychological Well-Being yang lebih mendukung. Ini menunjukan pentingnya aspek-aspek ini dalam memahami dan meningkatkan Psychological Well-Being.","PeriodicalId":423751,"journal":{"name":"Journal of Social and Economics Research","volume":"6 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-12-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"GAMBARAN PERBEDAAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING GENERASI SANDWICH BERDASARKAN JENIS KELAMIN: ANALISIS STATISTIK DENGAN SPSS\",\"authors\":\"Cut Salma Komala Thayeb, Denrich Suryadi\",\"doi\":\"10.54783/jser.v5i2.164\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Penelitian terhadap Psychological Well-Being pada generasi sandwich menjadi sebuah penelitian yang menarik berdasarkan fenomena sosial yang terjadi masa kini. Generasi sandwich akan mengalami tekanan emosional, fisik, dan psikologis yang berbeda karena tuntutan untuk menjaga generasi yang lebih tua dan merawat generasi yang lebih muda. Generasi ini menghadapi beban tugas ganda yang dapat memengaruhi Psychological Well-Being mereka secara signifikan. Penelitian ini menunjukkan perbedaan dalam Psychological Well-Being berdasarkan jenis kelamin pada generasi sandwich yang mengalami tuntutan peran ganda merawat orang tua dan anak-anak. Dari analisis 161 responden menggunakan pendekatan kuantitatif, kelompok laki-laki memiliki skor rata-rata 68.61, sedangkan kelompok perempuan mencapai 87.25 dengan nilai signifikansi Asymp. Sig (2 tailed) 0.017 (p<0.05) dalam uji t sampel independen. Berdasarkan uji beda yang dilakukan, didapatkan hasil bahwa analisis statistik menunjukan perbedaan signifikan dalam Psychological Well-Being antara laki-laki dan perempuan. Skor tinggi pada kelompok perempuan mengindikasikan dimensi Psychological Well-Being yang lebih mendukung. Ini menunjukan pentingnya aspek-aspek ini dalam memahami dan meningkatkan Psychological Well-Being.\",\"PeriodicalId\":423751,\"journal\":{\"name\":\"Journal of Social and Economics Research\",\"volume\":\"6 1\",\"pages\":\"\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2023-12-25\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Journal of Social and Economics Research\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.54783/jser.v5i2.164\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Journal of Social and Economics Research","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.54783/jser.v5i2.164","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
摘要
对 "三明治 "一代心理健康的研究是一项基于当今社会现象的有趣研究。由于既要照顾上一代,又要照顾下一代,"三明治 "一代在情绪、身体和心理上都会承受不同的压力。这一代人面临的双重责任负担会严重影响他们的心理健康。本研究显示了经历照顾父母和子女双重角色需求的夹心层一代在心理健康方面的性别差异。通过对 161 名受访者进行定量分析,男性受访者的平均得分为 68.61 分,而女性受访者的平均得分为 87.25 分,显著值为 Asymp.在独立样本 t 检验中,Sig(双尾)为 0.017(P<0.05)。根据所进行的 t 检验,统计分析发现男女在心理健康方面存在显著差异。女性组得分越高,表明心理健康的有利方面越多。这表明这些方面对于了解和改善心理幸福感非常重要。
GAMBARAN PERBEDAAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING GENERASI SANDWICH BERDASARKAN JENIS KELAMIN: ANALISIS STATISTIK DENGAN SPSS
Penelitian terhadap Psychological Well-Being pada generasi sandwich menjadi sebuah penelitian yang menarik berdasarkan fenomena sosial yang terjadi masa kini. Generasi sandwich akan mengalami tekanan emosional, fisik, dan psikologis yang berbeda karena tuntutan untuk menjaga generasi yang lebih tua dan merawat generasi yang lebih muda. Generasi ini menghadapi beban tugas ganda yang dapat memengaruhi Psychological Well-Being mereka secara signifikan. Penelitian ini menunjukkan perbedaan dalam Psychological Well-Being berdasarkan jenis kelamin pada generasi sandwich yang mengalami tuntutan peran ganda merawat orang tua dan anak-anak. Dari analisis 161 responden menggunakan pendekatan kuantitatif, kelompok laki-laki memiliki skor rata-rata 68.61, sedangkan kelompok perempuan mencapai 87.25 dengan nilai signifikansi Asymp. Sig (2 tailed) 0.017 (p<0.05) dalam uji t sampel independen. Berdasarkan uji beda yang dilakukan, didapatkan hasil bahwa analisis statistik menunjukan perbedaan signifikan dalam Psychological Well-Being antara laki-laki dan perempuan. Skor tinggi pada kelompok perempuan mengindikasikan dimensi Psychological Well-Being yang lebih mendukung. Ini menunjukan pentingnya aspek-aspek ini dalam memahami dan meningkatkan Psychological Well-Being.