{"title":"分析失聪学生在基于Polya程序的数学叙述方面的能力","authors":"None Elevena Laras Suci Juniar, None Kowiyah","doi":"10.37985/jer.v4i3.367","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Latar belakang penelitian ini adalah kemampuan siswa tunarungu dalam mengerjakan soal cerita matematika masih rendah. Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan kemampuan penyelesaian soal cerita matematika berdasarkan prosedur Polya pada materi keliling bangun datar kelas V SDLB Jakarta Selatan. Penyelesaian masalah menurut prosedur Polya dikelompokkan menjadi 4 tahap, yakni pemahaman masalah, pembuatan rencana penyelesaian, pelaksanaan rencana/perhitungan, dan pemeriksaan ulang. Jenis penelitian ini yang dipakai adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yang diambil ialah 4 siswa tunarungu dan guru kelas V. Untuk mengumpulkan data digunakan metode observasi, tes dan wawancara. Teknik keabsahan data dilaksanakan dengan teknik triangulasi. Teknik analisis data yang dipakai dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa hasil penyelesaian masalah soal cerita oleh siswa tunarungu berdasarkan prosedur Polya belum sepenuhnya sempurna. Faktor utama yang menyebabkan kesalahan siswa tunarungu dalam mengerjakan soal cerita matematika adalah keterlambatan bahasa dikarenakan siswa tidak bisa mendengar atau yang disebut tunarungu.","PeriodicalId":55682,"journal":{"name":"Journal of AviationAerospace Education Research","volume":"59 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-08-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Analisis Kemampuan Siswa Tunarungu dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Berdasarkan Prosedur Polya\",\"authors\":\"None Elevena Laras Suci Juniar, None Kowiyah\",\"doi\":\"10.37985/jer.v4i3.367\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Latar belakang penelitian ini adalah kemampuan siswa tunarungu dalam mengerjakan soal cerita matematika masih rendah. Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan kemampuan penyelesaian soal cerita matematika berdasarkan prosedur Polya pada materi keliling bangun datar kelas V SDLB Jakarta Selatan. Penyelesaian masalah menurut prosedur Polya dikelompokkan menjadi 4 tahap, yakni pemahaman masalah, pembuatan rencana penyelesaian, pelaksanaan rencana/perhitungan, dan pemeriksaan ulang. Jenis penelitian ini yang dipakai adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yang diambil ialah 4 siswa tunarungu dan guru kelas V. Untuk mengumpulkan data digunakan metode observasi, tes dan wawancara. Teknik keabsahan data dilaksanakan dengan teknik triangulasi. Teknik analisis data yang dipakai dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa hasil penyelesaian masalah soal cerita oleh siswa tunarungu berdasarkan prosedur Polya belum sepenuhnya sempurna. Faktor utama yang menyebabkan kesalahan siswa tunarungu dalam mengerjakan soal cerita matematika adalah keterlambatan bahasa dikarenakan siswa tidak bisa mendengar atau yang disebut tunarungu.\",\"PeriodicalId\":55682,\"journal\":{\"name\":\"Journal of AviationAerospace Education Research\",\"volume\":\"59 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2023-08-06\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Journal of AviationAerospace Education Research\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.37985/jer.v4i3.367\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Journal of AviationAerospace Education Research","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.37985/jer.v4i3.367","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Analisis Kemampuan Siswa Tunarungu dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Berdasarkan Prosedur Polya
Latar belakang penelitian ini adalah kemampuan siswa tunarungu dalam mengerjakan soal cerita matematika masih rendah. Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan kemampuan penyelesaian soal cerita matematika berdasarkan prosedur Polya pada materi keliling bangun datar kelas V SDLB Jakarta Selatan. Penyelesaian masalah menurut prosedur Polya dikelompokkan menjadi 4 tahap, yakni pemahaman masalah, pembuatan rencana penyelesaian, pelaksanaan rencana/perhitungan, dan pemeriksaan ulang. Jenis penelitian ini yang dipakai adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yang diambil ialah 4 siswa tunarungu dan guru kelas V. Untuk mengumpulkan data digunakan metode observasi, tes dan wawancara. Teknik keabsahan data dilaksanakan dengan teknik triangulasi. Teknik analisis data yang dipakai dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa hasil penyelesaian masalah soal cerita oleh siswa tunarungu berdasarkan prosedur Polya belum sepenuhnya sempurna. Faktor utama yang menyebabkan kesalahan siswa tunarungu dalam mengerjakan soal cerita matematika adalah keterlambatan bahasa dikarenakan siswa tidak bisa mendengar atau yang disebut tunarungu.