{"title":"基于问题的学习模式的应用,以提高学生的数学读写能力","authors":"Elga Sandi Kiawati, Beni Junedi, Mohamad Bayi Tabrani","doi":"10.31004/cendekia.v7i3.2213","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Kemampuan literasi matematis merupakan salah satu keterampilan yang termasuk dalam keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah Abad 21. Kemampuan literasi matematis sebagai bagian penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang dapat memenuhi tuntutan zaman. Namun, kemampuan literasi matematis masih tergolong rendah. Salah satunya disebabkan oleh model pembelajaran yang digunakan belum bervariasi sehingga siswa kurang terlibat aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kemampuan literasi matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik atau tidak lebih baik daripada pembelajaran konvensional, (2) peningkatan kemampuan literasi matematis siswa dengan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik atau tidak lebih baik daripada model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group yang dilaksanakan di kelas VII SMPN 1 Ciruas. Sampel diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan tes kemampuan literasi matematis. Data dianalisis dengan uji perbedaan dua rata-rata dan uji gain ternormalisasi (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematis siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Berdasarkan uji perbedaan dua rata-rata terjadi peningkatan kemampuan literasi matematis siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Dapat disimpulkan bahwa (1) kemampuan literasi matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada pembelajaran konvensional (2) peningkatan kemampuan literasi matematis siswa dengan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada pembelajaran konvensional.","PeriodicalId":32657,"journal":{"name":"Cendekia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-08-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematis Siswa\",\"authors\":\"Elga Sandi Kiawati, Beni Junedi, Mohamad Bayi Tabrani\",\"doi\":\"10.31004/cendekia.v7i3.2213\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Kemampuan literasi matematis merupakan salah satu keterampilan yang termasuk dalam keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah Abad 21. Kemampuan literasi matematis sebagai bagian penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang dapat memenuhi tuntutan zaman. Namun, kemampuan literasi matematis masih tergolong rendah. Salah satunya disebabkan oleh model pembelajaran yang digunakan belum bervariasi sehingga siswa kurang terlibat aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kemampuan literasi matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik atau tidak lebih baik daripada pembelajaran konvensional, (2) peningkatan kemampuan literasi matematis siswa dengan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik atau tidak lebih baik daripada model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group yang dilaksanakan di kelas VII SMPN 1 Ciruas. Sampel diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan tes kemampuan literasi matematis. Data dianalisis dengan uji perbedaan dua rata-rata dan uji gain ternormalisasi (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematis siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Berdasarkan uji perbedaan dua rata-rata terjadi peningkatan kemampuan literasi matematis siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Dapat disimpulkan bahwa (1) kemampuan literasi matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada pembelajaran konvensional (2) peningkatan kemampuan literasi matematis siswa dengan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada pembelajaran konvensional.\",\"PeriodicalId\":32657,\"journal\":{\"name\":\"Cendekia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran\",\"volume\":\"5 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2023-08-07\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Cendekia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i3.2213\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Cendekia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i3.2213","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematis Siswa
Kemampuan literasi matematis merupakan salah satu keterampilan yang termasuk dalam keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah Abad 21. Kemampuan literasi matematis sebagai bagian penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang dapat memenuhi tuntutan zaman. Namun, kemampuan literasi matematis masih tergolong rendah. Salah satunya disebabkan oleh model pembelajaran yang digunakan belum bervariasi sehingga siswa kurang terlibat aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kemampuan literasi matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik atau tidak lebih baik daripada pembelajaran konvensional, (2) peningkatan kemampuan literasi matematis siswa dengan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik atau tidak lebih baik daripada model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group yang dilaksanakan di kelas VII SMPN 1 Ciruas. Sampel diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan tes kemampuan literasi matematis. Data dianalisis dengan uji perbedaan dua rata-rata dan uji gain ternormalisasi (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematis siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Berdasarkan uji perbedaan dua rata-rata terjadi peningkatan kemampuan literasi matematis siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Dapat disimpulkan bahwa (1) kemampuan literasi matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada pembelajaran konvensional (2) peningkatan kemampuan literasi matematis siswa dengan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada pembelajaran konvensional.