{"title":"水平筹算Alinyemen和Gumitir国家路的转弯处的再规划分析(STA 231+000 - STA 235+100)","authors":"Nugroho Utomo, Aulia Dewi Fatikasari","doi":"10.18196/st.v26i1.18033","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Kematian dan kerusakan akibat kecelakaan jalan raya di tikungan lebih banyak dibandingkan jalan lurus. Tikungan tajam merupakan lokasi yang sangat rawan terjadi kecelakaan. Salah satu Jalan Nasional yang sering terjadi kecelakaan di bagian tikungan yaitu Jalan Raya Gumitir dengan tipe jalan 2/2 UD dengan lebar 6 meter. Menurut data kecelakaan lalu lintas pada tahun 2017-2020 terjadi 30 kejadian kecelakaan. Maka perlu adanya perencanaan ulang yang merujuk pada aspek keselamatan pengguna jalan pada bagian alinyemen Horizontal dan area tikungan yang membutuhkan pelebaran. Data yang dibutuhkan yaitu data geometri jalan eksisting dan peta topografi lalu dianalisis untuk perhitungan alinyemen Horizontal dan pelebaran jalan berdasarkan Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota Nomor 38/T/BM1997. Hasil analisis yaitu alinyemen horizontal sebanyak 23 tikungan dengan rincian 11 tikungan Spiral–Spiral(SS), 6 tikungan Full Circle(FC) dan 6 tikungan Spiral–Circle–Spiral(SCS) dan rata-rata pada setiap tikungan membutuhkan pelebaran sekitar 10 meter.","PeriodicalId":33667,"journal":{"name":"Semesta Teknika","volume":"47 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-05-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Analisis Perencanaan Ulang Alinyemen Horizontal dan Pelebaran Perkerasan Tikungan di Ruas Jalan Nasional Gumitir (STA 231+000 - STA 235+100)\",\"authors\":\"Nugroho Utomo, Aulia Dewi Fatikasari\",\"doi\":\"10.18196/st.v26i1.18033\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Kematian dan kerusakan akibat kecelakaan jalan raya di tikungan lebih banyak dibandingkan jalan lurus. Tikungan tajam merupakan lokasi yang sangat rawan terjadi kecelakaan. Salah satu Jalan Nasional yang sering terjadi kecelakaan di bagian tikungan yaitu Jalan Raya Gumitir dengan tipe jalan 2/2 UD dengan lebar 6 meter. Menurut data kecelakaan lalu lintas pada tahun 2017-2020 terjadi 30 kejadian kecelakaan. Maka perlu adanya perencanaan ulang yang merujuk pada aspek keselamatan pengguna jalan pada bagian alinyemen Horizontal dan area tikungan yang membutuhkan pelebaran. Data yang dibutuhkan yaitu data geometri jalan eksisting dan peta topografi lalu dianalisis untuk perhitungan alinyemen Horizontal dan pelebaran jalan berdasarkan Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota Nomor 38/T/BM1997. Hasil analisis yaitu alinyemen horizontal sebanyak 23 tikungan dengan rincian 11 tikungan Spiral–Spiral(SS), 6 tikungan Full Circle(FC) dan 6 tikungan Spiral–Circle–Spiral(SCS) dan rata-rata pada setiap tikungan membutuhkan pelebaran sekitar 10 meter.\",\"PeriodicalId\":33667,\"journal\":{\"name\":\"Semesta Teknika\",\"volume\":\"47 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2023-05-29\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Semesta Teknika\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.18196/st.v26i1.18033\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Semesta Teknika","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.18196/st.v26i1.18033","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Analisis Perencanaan Ulang Alinyemen Horizontal dan Pelebaran Perkerasan Tikungan di Ruas Jalan Nasional Gumitir (STA 231+000 - STA 235+100)
Kematian dan kerusakan akibat kecelakaan jalan raya di tikungan lebih banyak dibandingkan jalan lurus. Tikungan tajam merupakan lokasi yang sangat rawan terjadi kecelakaan. Salah satu Jalan Nasional yang sering terjadi kecelakaan di bagian tikungan yaitu Jalan Raya Gumitir dengan tipe jalan 2/2 UD dengan lebar 6 meter. Menurut data kecelakaan lalu lintas pada tahun 2017-2020 terjadi 30 kejadian kecelakaan. Maka perlu adanya perencanaan ulang yang merujuk pada aspek keselamatan pengguna jalan pada bagian alinyemen Horizontal dan area tikungan yang membutuhkan pelebaran. Data yang dibutuhkan yaitu data geometri jalan eksisting dan peta topografi lalu dianalisis untuk perhitungan alinyemen Horizontal dan pelebaran jalan berdasarkan Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota Nomor 38/T/BM1997. Hasil analisis yaitu alinyemen horizontal sebanyak 23 tikungan dengan rincian 11 tikungan Spiral–Spiral(SS), 6 tikungan Full Circle(FC) dan 6 tikungan Spiral–Circle–Spiral(SCS) dan rata-rata pada setiap tikungan membutuhkan pelebaran sekitar 10 meter.