{"title":"传单媒体对准妈妈乙型肝炎知识的影响","authors":"Siti Suryani, None Tatag Mulyanto","doi":"10.33023/jikep.v9i4.1652","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Pendahuluan: WHO menyebutkan lebih dari 350 juta orang di dunia hidup bersama hepatitis dengan tipe yang berbeda-beda, dan sekitar 296 juta orang yang hidup dengan hepatitis B, yang sebagian besar tinggal di Asia dan Afrika. Data Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa Indonesia menempati urutan pertama penyandang penyakit hepatitis B di Asia Tenggara dengan Prevalensi Virus Hepatitis B di Indonesia berkisar 7,1%. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, di tahun 2021 sebanyak 2.946.013 ibu hamil telah dideteksi dini dan diketahui, sebanyak 1,61% ibu hamil terdeteksi positif terinfeksi hepatitis B. Tingkat pengetahuan sangatlah penting untuk mencegah terjadinya Hepatitis B terhadap ibu maupun bayi. Karena diketahui Hepatitis B merupakan penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kejadian luar biasa dan kematian. Tujuan Penelitian : Mengetahui efektivitas penggunaan media leaflet terhadap pengetahuan tentang penyakit hepatitis B pada ibu hamil . Metode Penelitian : Quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu hamil yang berada diwilayah kerja Puskesmas Telaga Murni pada bulan November – Desember 2022 sebanyak 88 orang, teknik pemgambilan sampel Systematic Random Sampling. Hasil Penelitian : Penggunaan media leaflet efektif terhadap peningkatan pengetahuan tentang penyakit hepatitisB pada ibu hamil (p.value 0,000). Kesimpulan dan Saran : Penggunaan media leaflet efektif terhadap peningkatan pengetahuan tentang penyakit hepatitis B pada ibu hamil. Diharapkan pihak Puskesmas melakukan pendidikan kesehatan metode individual dengan media leaflet mengenai hepatitis B kepada ibu hamil","PeriodicalId":476249,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing)","volume":"31 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-08-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PENYAKIT HEPATITIS B PADA IBU HAMIL\",\"authors\":\"Siti Suryani, None Tatag Mulyanto\",\"doi\":\"10.33023/jikep.v9i4.1652\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Pendahuluan: WHO menyebutkan lebih dari 350 juta orang di dunia hidup bersama hepatitis dengan tipe yang berbeda-beda, dan sekitar 296 juta orang yang hidup dengan hepatitis B, yang sebagian besar tinggal di Asia dan Afrika. Data Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa Indonesia menempati urutan pertama penyandang penyakit hepatitis B di Asia Tenggara dengan Prevalensi Virus Hepatitis B di Indonesia berkisar 7,1%. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, di tahun 2021 sebanyak 2.946.013 ibu hamil telah dideteksi dini dan diketahui, sebanyak 1,61% ibu hamil terdeteksi positif terinfeksi hepatitis B. Tingkat pengetahuan sangatlah penting untuk mencegah terjadinya Hepatitis B terhadap ibu maupun bayi. Karena diketahui Hepatitis B merupakan penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kejadian luar biasa dan kematian. Tujuan Penelitian : Mengetahui efektivitas penggunaan media leaflet terhadap pengetahuan tentang penyakit hepatitis B pada ibu hamil . Metode Penelitian : Quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu hamil yang berada diwilayah kerja Puskesmas Telaga Murni pada bulan November – Desember 2022 sebanyak 88 orang, teknik pemgambilan sampel Systematic Random Sampling. Hasil Penelitian : Penggunaan media leaflet efektif terhadap peningkatan pengetahuan tentang penyakit hepatitisB pada ibu hamil (p.value 0,000). Kesimpulan dan Saran : Penggunaan media leaflet efektif terhadap peningkatan pengetahuan tentang penyakit hepatitis B pada ibu hamil. Diharapkan pihak Puskesmas melakukan pendidikan kesehatan metode individual dengan media leaflet mengenai hepatitis B kepada ibu hamil\",\"PeriodicalId\":476249,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing)\",\"volume\":\"31 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2023-08-23\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing)\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.33023/jikep.v9i4.1652\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33023/jikep.v9i4.1652","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
摘要
前言:世卫组织指出,世界上有超过3.5亿人生活在不同类型的肝炎中,约296亿人生活在亚洲和非洲。2018年Riskesdas数据显示,印度尼西亚是东南亚第一批乙型肝炎患者,而印尼乙型肝炎病毒流行率为7.1%。根据卫生部的数据,到2021年,2946013名孕妇早被检测到,据了解,161%的孕妇检测出乙型肝炎阳性。因为众所周知,乙型肝炎是一种危险的疾病,会导致不寻常的事件和死亡。研究目的:了解病毒传播媒介对准妈妈乙型肝炎知识的有效性。研究方法:一组前期设计的实验性质。本研究的样本包括11月至2022年11月至2022年12月在Puskesmas研究中心工作的孕妇中,共有88人,即系统样本随机抽样技术。研究结果:有效使用传单媒介有助于增加孕妇对乙型肝炎的认识(p. p. 10000)。结论和建议:有效使用传单媒体有助于提高孕妇对乙肝疾病的认识。预计Puskesmas将向准妈妈提供针对乙型肝炎的个人医疗方法
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PENYAKIT HEPATITIS B PADA IBU HAMIL
Pendahuluan: WHO menyebutkan lebih dari 350 juta orang di dunia hidup bersama hepatitis dengan tipe yang berbeda-beda, dan sekitar 296 juta orang yang hidup dengan hepatitis B, yang sebagian besar tinggal di Asia dan Afrika. Data Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa Indonesia menempati urutan pertama penyandang penyakit hepatitis B di Asia Tenggara dengan Prevalensi Virus Hepatitis B di Indonesia berkisar 7,1%. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, di tahun 2021 sebanyak 2.946.013 ibu hamil telah dideteksi dini dan diketahui, sebanyak 1,61% ibu hamil terdeteksi positif terinfeksi hepatitis B. Tingkat pengetahuan sangatlah penting untuk mencegah terjadinya Hepatitis B terhadap ibu maupun bayi. Karena diketahui Hepatitis B merupakan penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kejadian luar biasa dan kematian. Tujuan Penelitian : Mengetahui efektivitas penggunaan media leaflet terhadap pengetahuan tentang penyakit hepatitis B pada ibu hamil . Metode Penelitian : Quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu hamil yang berada diwilayah kerja Puskesmas Telaga Murni pada bulan November – Desember 2022 sebanyak 88 orang, teknik pemgambilan sampel Systematic Random Sampling. Hasil Penelitian : Penggunaan media leaflet efektif terhadap peningkatan pengetahuan tentang penyakit hepatitisB pada ibu hamil (p.value 0,000). Kesimpulan dan Saran : Penggunaan media leaflet efektif terhadap peningkatan pengetahuan tentang penyakit hepatitis B pada ibu hamil. Diharapkan pihak Puskesmas melakukan pendidikan kesehatan metode individual dengan media leaflet mengenai hepatitis B kepada ibu hamil