{"title":"《古兰经》的管理人员是LIL AULAD (TQA)","authors":"Fu'ad Arif Noor","doi":"10.24235/jiem.v3i1.5002","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menemukan gambaran yang jelas tentang manajemen TQA dan perbedaannya dari tiga sistem yang diberlakukan, yaitu TQA sistem tartibiyah (tertib berurutan), TQA sistem maudhu’iyah (modul), dan TQA sistem maddah hifdziyah (kajian materi hafalan), dalam memahami al-Quran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengkaji suatu karya dokumen yang berisi tentang pemahaman al-Qur’an untuk anak-anak, dalam hal ini TQA, oleh karena itu teknik content analysis diterapkan dalam penelitian ini. Sumber data yang utama berupa dokumen dalam bentuk buku pegangan santri TQA dalam memahami al-Qur’an. Hasil analisis data menunjukkan bahwa : (1) Pemahaman al-Qur’an dalam TQA terdiri atas kemampuan memberi syakal (tanda baca), menterjemahkan lafdhiyah (kata demi kata), menterjemahkan lengkap ayat, memberi keterangan singkat/tafsir, dan mengkaji ilmu tajwid. (2) Setelah menempuh pendidikan di TQA, santri TQA sistem tartibiyah (tertib berurutan), telah menyelesaikan 100 ayat pertama dalam surah al-Baqarah (Q.S.: 2), santri TQA sistem maudhu’iyah (modul) menyelesaikan 30 modul, sedangkan TQA sistem maddah hifdziyah (kajian materi hafalan) menyelesaikan 16 LKS (Lembar Kegiatan Santri). (3) Manajemen TQA yang lebih efektif dari ketiga sistem yang berlaku adalah TQA sistem maudhu’iyah (modul), karena media pembelajaran pada sistem tersebut lebih lengkap untuk pemahaman santri terhadap al-Qur’an, lebih fleksibel, dan jelas serta mudah diterima. Sedangkan sistem yang efisien adalah TQA sistem maddah hifdziyah (kajian materi hafalan). Kata Kunci : Manajemen Pemahaman al-Qur’an, Ta’limul Qur’an, Aulad, Anak","PeriodicalId":101725,"journal":{"name":"JIEM (Journal of Islamic Education Management)","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-11-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"MANAJEMEN TA’LIMUL QUR’AN LIL AULAD (TQA) DALAM MEMAHAMI AL-QUR’AN\",\"authors\":\"Fu'ad Arif Noor\",\"doi\":\"10.24235/jiem.v3i1.5002\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Penelitian ini bertujuan untuk menemukan gambaran yang jelas tentang manajemen TQA dan perbedaannya dari tiga sistem yang diberlakukan, yaitu TQA sistem tartibiyah (tertib berurutan), TQA sistem maudhu’iyah (modul), dan TQA sistem maddah hifdziyah (kajian materi hafalan), dalam memahami al-Quran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengkaji suatu karya dokumen yang berisi tentang pemahaman al-Qur’an untuk anak-anak, dalam hal ini TQA, oleh karena itu teknik content analysis diterapkan dalam penelitian ini. Sumber data yang utama berupa dokumen dalam bentuk buku pegangan santri TQA dalam memahami al-Qur’an. Hasil analisis data menunjukkan bahwa : (1) Pemahaman al-Qur’an dalam TQA terdiri atas kemampuan memberi syakal (tanda baca), menterjemahkan lafdhiyah (kata demi kata), menterjemahkan lengkap ayat, memberi keterangan singkat/tafsir, dan mengkaji ilmu tajwid. (2) Setelah menempuh pendidikan di TQA, santri TQA sistem tartibiyah (tertib berurutan), telah menyelesaikan 100 ayat pertama dalam surah al-Baqarah (Q.S.: 2), santri TQA sistem maudhu’iyah (modul) menyelesaikan 30 modul, sedangkan TQA sistem maddah hifdziyah (kajian materi hafalan) menyelesaikan 16 LKS (Lembar Kegiatan Santri). (3) Manajemen TQA yang lebih efektif dari ketiga sistem yang berlaku adalah TQA sistem maudhu’iyah (modul), karena media pembelajaran pada sistem tersebut lebih lengkap untuk pemahaman santri terhadap al-Qur’an, lebih fleksibel, dan jelas serta mudah diterima. Sedangkan sistem yang efisien adalah TQA sistem maddah hifdziyah (kajian materi hafalan). Kata Kunci : Manajemen Pemahaman al-Qur’an, Ta’limul Qur’an, Aulad, Anak\",\"PeriodicalId\":101725,\"journal\":{\"name\":\"JIEM (Journal of Islamic Education Management)\",\"volume\":\"11 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2019-11-07\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"JIEM (Journal of Islamic Education Management)\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.24235/jiem.v3i1.5002\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"JIEM (Journal of Islamic Education Management)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24235/jiem.v3i1.5002","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
MANAJEMEN TA’LIMUL QUR’AN LIL AULAD (TQA) DALAM MEMAHAMI AL-QUR’AN
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan gambaran yang jelas tentang manajemen TQA dan perbedaannya dari tiga sistem yang diberlakukan, yaitu TQA sistem tartibiyah (tertib berurutan), TQA sistem maudhu’iyah (modul), dan TQA sistem maddah hifdziyah (kajian materi hafalan), dalam memahami al-Quran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengkaji suatu karya dokumen yang berisi tentang pemahaman al-Qur’an untuk anak-anak, dalam hal ini TQA, oleh karena itu teknik content analysis diterapkan dalam penelitian ini. Sumber data yang utama berupa dokumen dalam bentuk buku pegangan santri TQA dalam memahami al-Qur’an. Hasil analisis data menunjukkan bahwa : (1) Pemahaman al-Qur’an dalam TQA terdiri atas kemampuan memberi syakal (tanda baca), menterjemahkan lafdhiyah (kata demi kata), menterjemahkan lengkap ayat, memberi keterangan singkat/tafsir, dan mengkaji ilmu tajwid. (2) Setelah menempuh pendidikan di TQA, santri TQA sistem tartibiyah (tertib berurutan), telah menyelesaikan 100 ayat pertama dalam surah al-Baqarah (Q.S.: 2), santri TQA sistem maudhu’iyah (modul) menyelesaikan 30 modul, sedangkan TQA sistem maddah hifdziyah (kajian materi hafalan) menyelesaikan 16 LKS (Lembar Kegiatan Santri). (3) Manajemen TQA yang lebih efektif dari ketiga sistem yang berlaku adalah TQA sistem maudhu’iyah (modul), karena media pembelajaran pada sistem tersebut lebih lengkap untuk pemahaman santri terhadap al-Qur’an, lebih fleksibel, dan jelas serta mudah diterima. Sedangkan sistem yang efisien adalah TQA sistem maddah hifdziyah (kajian materi hafalan). Kata Kunci : Manajemen Pemahaman al-Qur’an, Ta’limul Qur’an, Aulad, Anak