Marwan Setiawan, Wardah, Parwa Oryzanti, Emma Sri Kuncari
{"title":"ETNOBOTANI KEANEKARAGAMAN JENIS TUMBUHAN DI PULAU MOTI, PROVINSI MALUKU UTARA, INDONESIA","authors":"Marwan Setiawan, Wardah, Parwa Oryzanti, Emma Sri Kuncari","doi":"10.55981/bkr.2023.738","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Pulau Moti merupakan salah satu dari gugusan pulau-pulau kecil kepulauan Halmahera dan terletak di sebelah barat pulau Halmahera. Penduduknya tersebar di seluruh kawasan pulau, terutama di sekitar kawasan pantai dengan mata pencaharian sebagian besar sebagai nelayan, petani kebun pala dan cengkih. Namun demikian, informasi mengenai sumber daya keanekaragaman jenis-jenis tumbuhannya belum banyak terungkap. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian guna mengungkap potensi dan keanekaragaman jenis tumbuhan yang ada di kawasan pulau Moti. Pengumpulan data kajian etnobotani menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Analisis data menggunakan nilai guna (Use Value/UV) dan Index of Cultural Significance (ICS). Hasil penelitian menunjukkan 96 jenis tumbuhan dimanfaatkan oleh masyarakat pulau Moti, yaitu sebagai bahan obat (35 jenis), pangan (18 jenis), kayu bakar (14 jenis), kerajinan (12 jenis), bangunan (10 jenis), minuman (2 jenis), racun (2 jenis), pakan ternak, ritual dan tanaman hias (masing-masing 1 jenis). Tiga puluh sembilan jenis di antara 96 jenis tumbuhan berguna memiliki nilai UV (0,2-0,8) dan ICS (2-80), sedangkan jenis tumbuhan yang memiliki nilai guna (UV) tertinggi Arenga pinnata Merr. (0,8) dan tumbuhan memiliki nilai ICS tinggi Arenga pinnata Merr. (80), Barringtonia asiatica (L.) Kurz (48), dan Myristica fragrans Houtt. ( 48).","PeriodicalId":274763,"journal":{"name":"Buletin Kebun Raya","volume":"288 ","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Buletin Kebun Raya","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.55981/bkr.2023.738","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
ETNOBOTANI KEANEKARAGAMAN JENIS TUMBUHAN DI PULAU MOTI, PROVINSI MALUKU UTARA, INDONESIA
Pulau Moti merupakan salah satu dari gugusan pulau-pulau kecil kepulauan Halmahera dan terletak di sebelah barat pulau Halmahera. Penduduknya tersebar di seluruh kawasan pulau, terutama di sekitar kawasan pantai dengan mata pencaharian sebagian besar sebagai nelayan, petani kebun pala dan cengkih. Namun demikian, informasi mengenai sumber daya keanekaragaman jenis-jenis tumbuhannya belum banyak terungkap. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian guna mengungkap potensi dan keanekaragaman jenis tumbuhan yang ada di kawasan pulau Moti. Pengumpulan data kajian etnobotani menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Analisis data menggunakan nilai guna (Use Value/UV) dan Index of Cultural Significance (ICS). Hasil penelitian menunjukkan 96 jenis tumbuhan dimanfaatkan oleh masyarakat pulau Moti, yaitu sebagai bahan obat (35 jenis), pangan (18 jenis), kayu bakar (14 jenis), kerajinan (12 jenis), bangunan (10 jenis), minuman (2 jenis), racun (2 jenis), pakan ternak, ritual dan tanaman hias (masing-masing 1 jenis). Tiga puluh sembilan jenis di antara 96 jenis tumbuhan berguna memiliki nilai UV (0,2-0,8) dan ICS (2-80), sedangkan jenis tumbuhan yang memiliki nilai guna (UV) tertinggi Arenga pinnata Merr. (0,8) dan tumbuhan memiliki nilai ICS tinggi Arenga pinnata Merr. (80), Barringtonia asiatica (L.) Kurz (48), dan Myristica fragrans Houtt. ( 48).