{"title":"HISTOPATOLOGI INSANG, HATI DAN USUS IKAN LELE (Clarias gariepinus) DI KOTA KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR (Gill, Liver and Gut’s Histopathology of Catfish (Clarias gariepinus) in Kota Kupang, East West Nusa)","authors":"Shobikhuliatul Jannah Juanda, Sri Imelda Edo","doi":"10.14710/ijfst.14.1.23-29","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Peningkatan konsumsi ikan air tawar di Kota Kupang menstimulasi para pembudidaya ikan untuk berlomba-lomba meningkatkan produksi usahanya. Mengingat cara budidaya ikan yang dilakukan di Kota Kupang adalah dengan padat tebar tinggi dan tanpa pergantian air, maka dapat menyebabkan kualitas media air menjadi buruk karena adanya dekomposisi dari hasil sisa pakan sehingga memungkinkan perkembangbiakan mikroba patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran histopatologi pada organ insang, hati dan usus ikan lele di Kota Kupang. Ikan lele sebanyak 100 ekor yang diambil dari Pasar Oeba kemudian diukur berat dan panjang serta diamati kondisi morfologinya. Organ insang, hati dan usus diambil dan dilakukan fiksasi menggunakan larutan formalin 4%. Preparasi histopatologi dan analisisnya dilakukan di laboratorium. Spesimen diwarnai dengan menggunakan hematoxylin dan eosin. Hasil penelitian menunjukkan adanya abnormalitas dan kerusakan jaringan pada organ-organ tersebut. Abnormalitas yang terjadi adalah adanya sungut patah, sirip dada panjang sebelah, sirip perut besar sebelah, jumlah sirip dada dan perut hanya satu, ukuran hati kecil, hati terdapat bercak kuning, hati berumbai dan pucat. Kerusakan jaringan organ insang yang terjadi adalah telangeaktasis, nekrosis, edema, hiperplasia, perhimpitan lamela sekunder, fusi, hemoragi, kongesti dan jaringan yang lepas. Sedangkan pada hati adalah fibrosis, hemoragi, kongesti, terbentuknya vakuola-vakuola, adanya degerasi lemak, kumpulan makrofag yang ditandai dengan adanya MMC, hiperplasi, piknotik dan nekrosis. Dan pada usus adalah nekrosis, edema dan hemoragi. The enhancement of freshwater fish consumption in Kota Kupang has stimulated fish farmer to increase their production. The cultivation’s system of fish conducted in Kota Kupang is carried out with high density and whithout water circulation wich decreases water quality caused leftover feed decomposition so as that possible to pathogenic microbes breeding. The aim of this research was observe the description of gill, liver and gut’s histopathology of Catfish in Kota Kupang. One hundred Catfish was taken from Oeba Market which be measured the weight, length and observation of morphological condition. Gills, liver and gut was taken and fixatived with 4% of formalin. Histopathological preparation and their analysis was done in laboratory. The specimens were stained with hematoxylin and eosin. The result of this research showed abnormalities and tissue damage on the organs. The abnormalities showed the presence of flesh grows near the reproductive organ, the size of pectoral vins and ventral vins were not same, only one was pectoral vins and ventral vins, small liver, yellow liver, tassel-shaped and pale liver. The gill’s damage tissue was telangeaktasis, necrosis, edema, hyperplasia, coincide of secondary lamela, fussion, hemorage, congestion and lifting tissue. Liver’s damage was fibrosist, hemorage, congestion,vacuolas, fat degeneration, melano macrophages centre, hyperplasia, picnotic and necrosis. And for the gut’s damage was necrosis, edema and hemorage.hereas, R. mucronata, L. racemosa and S. caseolaris has strength relation with gastropoda T. palustris, N. planospira and M. puella.","PeriodicalId":193095,"journal":{"name":"SAINTEK PERIKANAN : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology","volume":"56 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2018-08-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"6","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"SAINTEK PERIKANAN : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.14710/ijfst.14.1.23-29","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 6
摘要
库邦市淡水鱼类消费量的增加刺激了渔业加紧竞争,促进了渔业的努力。由于在库彭市养殖鱼类的方法非常密集,而且没有径流,这可能会导致由于制成品的分解而降低水质,从而允许微生物病原体的生长。这项研究的目的是确定库邦市鲶鱼的鳃、肝脏和肠的组织性病理特征。来自Oeba市场的100条鲶鱼被测量了重量和长度,并被观察到形态状态。鳃、肝脏和肠道器官被提取并通过使用4%的福尔马林溶液进行固定。在实验室进行组织组织和分析。用血液素和eosin染色标本。研究表明这些器官有异常和组织损伤。它们的异常之处在于,它们的触角断了,长长的胸鳍,大腹鳍,只有一个胸鳍和腹部的数量,鳃组织的损伤包括坏死、坏死、水肿、高生、中度、融合、出血、收缩和组织脱落。肝脏是纤维化,出血,结膜,液泡的形成,脂肪去角质,以MMC、多动症、脑膜炎和坏死为特征的巨噬细胞。肠道内坏死、水肿和出血。库邦市新生鱼类的加水捕捞刺激了它们的生产。库邦市受保护的鱼类保护系统的高密度和惠特豪斯受污染的水集中集中在受污染的微育种中。这项研究的目标是对库邦市鲶鱼的描述、肝脏和内脏的结肠科。数百只鲶鱼来自计算体重、length和观测形态变化的市场。吉尔斯,肝脏和肠子被氟化4%的甲醛切除并固定。组织病原和分析正在实验室进行。他们被注射了血液素和eosin。这项研究的结果表明,有机生物有异常的斑点和组织损伤。非正常的行为表现为在生殖器官附近长出的肉,胸肌和腹侧文斯的大小是不一样的,只有一个是胸状文斯和腹侧文斯,小肝脏,黄色肝脏,蛋黄形状和苍白的肝脏。吉尔的和平组织被诊断为坏死、坏死、水肿、高血浆、融合、血液病、收缩、收缩组织。肝脏损伤是纤维性的,血肿的,收缩的,真空的,真空的,脂肪退化的,美拉诺宏法格中心,高胎盘,坏死。内脏的坏死是坏死、水肿和血肿。keras, R. mucronata, L. racemosa和S. caseo房间与胃波达关系密切,N. planospira和M. puella。
HISTOPATOLOGI INSANG, HATI DAN USUS IKAN LELE (Clarias gariepinus) DI KOTA KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR (Gill, Liver and Gut’s Histopathology of Catfish (Clarias gariepinus) in Kota Kupang, East West Nusa)
Peningkatan konsumsi ikan air tawar di Kota Kupang menstimulasi para pembudidaya ikan untuk berlomba-lomba meningkatkan produksi usahanya. Mengingat cara budidaya ikan yang dilakukan di Kota Kupang adalah dengan padat tebar tinggi dan tanpa pergantian air, maka dapat menyebabkan kualitas media air menjadi buruk karena adanya dekomposisi dari hasil sisa pakan sehingga memungkinkan perkembangbiakan mikroba patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran histopatologi pada organ insang, hati dan usus ikan lele di Kota Kupang. Ikan lele sebanyak 100 ekor yang diambil dari Pasar Oeba kemudian diukur berat dan panjang serta diamati kondisi morfologinya. Organ insang, hati dan usus diambil dan dilakukan fiksasi menggunakan larutan formalin 4%. Preparasi histopatologi dan analisisnya dilakukan di laboratorium. Spesimen diwarnai dengan menggunakan hematoxylin dan eosin. Hasil penelitian menunjukkan adanya abnormalitas dan kerusakan jaringan pada organ-organ tersebut. Abnormalitas yang terjadi adalah adanya sungut patah, sirip dada panjang sebelah, sirip perut besar sebelah, jumlah sirip dada dan perut hanya satu, ukuran hati kecil, hati terdapat bercak kuning, hati berumbai dan pucat. Kerusakan jaringan organ insang yang terjadi adalah telangeaktasis, nekrosis, edema, hiperplasia, perhimpitan lamela sekunder, fusi, hemoragi, kongesti dan jaringan yang lepas. Sedangkan pada hati adalah fibrosis, hemoragi, kongesti, terbentuknya vakuola-vakuola, adanya degerasi lemak, kumpulan makrofag yang ditandai dengan adanya MMC, hiperplasi, piknotik dan nekrosis. Dan pada usus adalah nekrosis, edema dan hemoragi. The enhancement of freshwater fish consumption in Kota Kupang has stimulated fish farmer to increase their production. The cultivation’s system of fish conducted in Kota Kupang is carried out with high density and whithout water circulation wich decreases water quality caused leftover feed decomposition so as that possible to pathogenic microbes breeding. The aim of this research was observe the description of gill, liver and gut’s histopathology of Catfish in Kota Kupang. One hundred Catfish was taken from Oeba Market which be measured the weight, length and observation of morphological condition. Gills, liver and gut was taken and fixatived with 4% of formalin. Histopathological preparation and their analysis was done in laboratory. The specimens were stained with hematoxylin and eosin. The result of this research showed abnormalities and tissue damage on the organs. The abnormalities showed the presence of flesh grows near the reproductive organ, the size of pectoral vins and ventral vins were not same, only one was pectoral vins and ventral vins, small liver, yellow liver, tassel-shaped and pale liver. The gill’s damage tissue was telangeaktasis, necrosis, edema, hyperplasia, coincide of secondary lamela, fussion, hemorage, congestion and lifting tissue. Liver’s damage was fibrosist, hemorage, congestion,vacuolas, fat degeneration, melano macrophages centre, hyperplasia, picnotic and necrosis. And for the gut’s damage was necrosis, edema and hemorage.hereas, R. mucronata, L. racemosa and S. caseolaris has strength relation with gastropoda T. palustris, N. planospira and M. puella.