{"title":"Karakteristik Kimia dan Analisis Sensori Pada Dodol Nanas Dengan Perbandingan Tepung Ketan dan Tepung Beras","authors":"Erick Radwitya, Marisa Nopriyanti, Trian Adimarta, Ely Ernayani","doi":"10.58466/lipida.v2i2.794","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Dodol yang dibuat dari bahan buah nanas kemungkinan dapat menambah keanekaragaman dodol yang telah ada dipasaran. Selain itu juga dapat menaikkan nilai ekonomis buah nanas. Tujuan yang akan dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai perbedaan penambahan tepung ketan dan tepung beras terhadap sifat kimia dan organoleptik dodol nanas. Jenis penelitian ini adalah menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan daftar analisa sidik ragam. Proses pembuatan dodol nanas dibuat dengan empat variasi perbandingan bahan yaitu yang pertama penambahan tepung ketan 15 gr dan tepung beras 5 gr, kedua penambahan tepung ketan 5 gr dan tepung beras 15 gr, ketiga penambahan tepung ketan 20 gr dan ke empat penambahan tepung beras. 20 gr. Kadar air yang terkandung dalam perlakuan D (tepung beras 20%) mempunyai kadar air lebih tinggi yaitu 33,86% hal ini disebabkan karena semakin meningkatnya konsentrasi tepung beras maka terjadi peningkatan kadar air dodol nanas. Hal ini disebabkan karena penambahan tepung beras. karena sifat pati yaitu suka air.","PeriodicalId":359021,"journal":{"name":"Jurnal Teknologi Pangan dan Industri Perkebunan (LIPIDA)","volume":"47 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-10-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Teknologi Pangan dan Industri Perkebunan (LIPIDA)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.58466/lipida.v2i2.794","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Karakteristik Kimia dan Analisis Sensori Pada Dodol Nanas Dengan Perbandingan Tepung Ketan dan Tepung Beras
Dodol yang dibuat dari bahan buah nanas kemungkinan dapat menambah keanekaragaman dodol yang telah ada dipasaran. Selain itu juga dapat menaikkan nilai ekonomis buah nanas. Tujuan yang akan dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai perbedaan penambahan tepung ketan dan tepung beras terhadap sifat kimia dan organoleptik dodol nanas. Jenis penelitian ini adalah menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan daftar analisa sidik ragam. Proses pembuatan dodol nanas dibuat dengan empat variasi perbandingan bahan yaitu yang pertama penambahan tepung ketan 15 gr dan tepung beras 5 gr, kedua penambahan tepung ketan 5 gr dan tepung beras 15 gr, ketiga penambahan tepung ketan 20 gr dan ke empat penambahan tepung beras. 20 gr. Kadar air yang terkandung dalam perlakuan D (tepung beras 20%) mempunyai kadar air lebih tinggi yaitu 33,86% hal ini disebabkan karena semakin meningkatnya konsentrasi tepung beras maka terjadi peningkatan kadar air dodol nanas. Hal ini disebabkan karena penambahan tepung beras. karena sifat pati yaitu suka air.