{"title":"PROFIL JUMLAH SEL DARAH PUTIH (LEUKOCYTE) PADA TENAGA KERJA PENGRAJIN BATIK YANG TERPAPAR PARAFIN","authors":"Faiza Munabari","doi":"10.32672/makma.v2i3.1494","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Salah satu proses dalam pembuatan batik yaitu pelekatan lilin yang menggunakan bahan baku lilin batik. Lilin batik yang mengandung paraffin ini akan menghasilkan asap apabila dipanaskan. Asap ini mengandung berbagai polutan, yaitu CO, NO 2 , SO 2 , CO 2 , HC, H 2 S, dan partikel yang memiliki banyak dampak negatif. Asap yang dihasilkan dari pelelehan lilin batik akan terinhalasi langsung oleh pekerja yang dapat mengiritasi saluran pernapasan, hal ini jika terjadi dalam jangka panjang akan menyebabkan kerusakan yang akan menimbulkan reaksi inflamasi. reaksi inflamasi yang ditimbulkan akan meningkatkan jumlah leukosit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran jumlah leukosit pada pengrajin batik. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik sampling jenuh pada 20 pengrajin batik di PT Batik Semarang 16. Sampel yang digunakan adalah darah vena cubiti untuk kemudian diukur jumlah leukosit absolut. Metode pemeriksaan leukosit pada penelitian ini menggunakan pengenceran dan dibaca menggunakan bilik hitung Neubauer Improved. Hasil pelitian didapatkan 40% pembatik mempunyai rata-rata jumlah lekosit total normal dan 60% diatas normal (lekositosis ringan). Semakin tua dan semakin lama masa kerja jumlah lekosit total semakin tinggi. Didapatkan 100% pembatik tidak mengenakan alat pelindung diri (APD). Kepada pembatik disarankan untuk mengenakan APD saat melakukan pekerjaan membatik.","PeriodicalId":268337,"journal":{"name":"Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)","volume":"9 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-11-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.32672/makma.v2i3.1494","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
摘要
蜡染的一个过程是使用蜡染蜡原料的蜡的扩散。蜡染含有石蜡蜡烛加热时它会产生烟雾。这些烟雾中含有多种污染物,即CO, 2, SO 2, CO 2, HC, H 2 S,以及具有许多负面影响的粒子。蜡染蜡融化产生的烟雾会terinhalasi由工人直接可以刺激呼吸道,这如果发生从长远来看会造成会引起的炎症反应。造成的炎症反应会增加白细胞数量。这项研究的目的是了解蜡染工匠白细胞数量的画面。使用的研究类型是20名蜡染三宝垄蜡染工匠的描述性和饱和抽样技术。使用的样本是小静脉的血液,用于测量绝对白细胞数量。leukosit测试的方法是使用零售稀释和使用Neubauer Improved计数室进行读取。研究发现,近40%的阅读器平均淋巴细胞数量高于正常,60%高于正常。年纪越大,时间越长时间完全lekosit越来越高。获得100% pembatik自己没穿防护措施(APD)。在从事新工作时,鼓励执业人员使用APD。
PROFIL JUMLAH SEL DARAH PUTIH (LEUKOCYTE) PADA TENAGA KERJA PENGRAJIN BATIK YANG TERPAPAR PARAFIN
Salah satu proses dalam pembuatan batik yaitu pelekatan lilin yang menggunakan bahan baku lilin batik. Lilin batik yang mengandung paraffin ini akan menghasilkan asap apabila dipanaskan. Asap ini mengandung berbagai polutan, yaitu CO, NO 2 , SO 2 , CO 2 , HC, H 2 S, dan partikel yang memiliki banyak dampak negatif. Asap yang dihasilkan dari pelelehan lilin batik akan terinhalasi langsung oleh pekerja yang dapat mengiritasi saluran pernapasan, hal ini jika terjadi dalam jangka panjang akan menyebabkan kerusakan yang akan menimbulkan reaksi inflamasi. reaksi inflamasi yang ditimbulkan akan meningkatkan jumlah leukosit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran jumlah leukosit pada pengrajin batik. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik sampling jenuh pada 20 pengrajin batik di PT Batik Semarang 16. Sampel yang digunakan adalah darah vena cubiti untuk kemudian diukur jumlah leukosit absolut. Metode pemeriksaan leukosit pada penelitian ini menggunakan pengenceran dan dibaca menggunakan bilik hitung Neubauer Improved. Hasil pelitian didapatkan 40% pembatik mempunyai rata-rata jumlah lekosit total normal dan 60% diatas normal (lekositosis ringan). Semakin tua dan semakin lama masa kerja jumlah lekosit total semakin tinggi. Didapatkan 100% pembatik tidak mengenakan alat pelindung diri (APD). Kepada pembatik disarankan untuk mengenakan APD saat melakukan pekerjaan membatik.