Catur Retno Lestari, N. Elawati, Martha Aulia Marco
{"title":"健康教育对老年人的知识和态度的不同之处在于健康社会运动(GERMAS)","authors":"Catur Retno Lestari, N. Elawati, Martha Aulia Marco","doi":"10.47679/makein.202256","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Knowledge and attitudes are one of the factors in GERMAS health education for posyandu cadres as community facilitators. Knowledge and attitude of GERMAS to perform physical activity, consumption of vegetables and fruit, as well as regular health checks. One form of delivering messages in communication and providing health education is counseling. The purpose of this study was to determine health education on the knowledge and attitudes of elderly posyandu cadres about GERMAS. This research is quantitative research using pre-test and post-test designs. The technique used in this research is Total Sampling, where the entire population becomes the research sample. The analysis in this study used the non-parametric Wilcoxon Sign Test. The average level of knowledge and attitudes of elderly posyandu cadres before health education was carried out in Jangli Village, Semarang City was 5.03 and 7.10, respectively. The average level of knowledge and attitudes of elderly posyandu cadres after health education was carried out in Jangli Village, Semarang City was 8.53 and 9.10, respectively. There is an effect of providing health education on the knowledge and attitudes of elderly posyandu cadres in Jangli Village, Semarang City, p-value = 0.000 and p-value = 0.000. Suggestions for posyandu cadres can apply a GERMAS attitude and invite the community to be more concerned with health and maintain health and spirituality, so as to prevent disease and carry out regular health checks.\n \nAbstrak: Pengetahuan dan sikap merupakan salah satu faktor dalam pendidikan kesehatan Germas pada kader posyandu sebagai fasilitator masyarakat. Pengetahuan dan sikap pada Germas untuk melakukan aktifitas fisik, konsumsi sayur dan buah, serta cek kesehatan secara berkala. Salah satu bentuk penyampaian pesan dalam komunikasi dan pemberian pendidikan kesehatan adalah penyuluhan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap kader posyandu lansia tentang Germas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain Pre Eksperiment pre test dan post test. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Total Sampling, dimana seluruh populasi menjadi sampel penelitian. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji non parametric Wilcoxon Sign Test. Rata-rata tingkat pengetahuan dan sikap kader posyandu lansia sebelum dilakukan pendidikan kesehatan di Kelurahan Jangli Kota Semarang sebesar 5,03 dan 7,10. Rata-rata tingkat pengetahuan dan sikap kader posyandu lansia sesudan dilakukan pendidikan kesehatan di Kelurahan Jangli Kota Semarang sebesar 8,53 dan 9,10. Ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap kader posyandu lansia di Kelurahan Jangli Kota Semarang p value = 0,000 dan p value = 0,000. Saran bagi kader posyandu dapat melakukan penerapan sikap germas dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan kesehatan dan menjaga kesehatan dan rohani, sehingga mencegah terjadinya penyakit serta melaksanakan pemeriksaan kesehatan secara berkala.","PeriodicalId":389574,"journal":{"name":"Majalah Kesehatan Indonesia","volume":"27 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-04-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Perbedaan Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Sikap Kader Posyandu Lansia Tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)\",\"authors\":\"Catur Retno Lestari, N. Elawati, Martha Aulia Marco\",\"doi\":\"10.47679/makein.202256\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Knowledge and attitudes are one of the factors in GERMAS health education for posyandu cadres as community facilitators. Knowledge and attitude of GERMAS to perform physical activity, consumption of vegetables and fruit, as well as regular health checks. One form of delivering messages in communication and providing health education is counseling. The purpose of this study was to determine health education on the knowledge and attitudes of elderly posyandu cadres about GERMAS. This research is quantitative research using pre-test and post-test designs. The technique used in this research is Total Sampling, where the entire population becomes the research sample. The analysis in this study used the non-parametric Wilcoxon Sign Test. The average level of knowledge and attitudes of elderly posyandu cadres before health education was carried out in Jangli Village, Semarang City was 5.03 and 7.10, respectively. The average level of knowledge and attitudes of elderly posyandu cadres after health education was carried out in Jangli Village, Semarang City was 8.53 and 9.10, respectively. There is an effect of providing health education on the knowledge and attitudes of elderly posyandu cadres in Jangli Village, Semarang City, p-value = 0.000 and p-value = 0.000. Suggestions for posyandu cadres can apply a GERMAS attitude and invite the community to be more concerned with health and maintain health and spirituality, so as to prevent disease and carry out regular health checks.\\n \\nAbstrak: Pengetahuan dan sikap merupakan salah satu faktor dalam pendidikan kesehatan Germas pada kader posyandu sebagai fasilitator masyarakat. Pengetahuan dan sikap pada Germas untuk melakukan aktifitas fisik, konsumsi sayur dan buah, serta cek kesehatan secara berkala. Salah satu bentuk penyampaian pesan dalam komunikasi dan pemberian pendidikan kesehatan adalah penyuluhan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap kader posyandu lansia tentang Germas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain Pre Eksperiment pre test dan post test. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Total Sampling, dimana seluruh populasi menjadi sampel penelitian. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji non parametric Wilcoxon Sign Test. Rata-rata tingkat pengetahuan dan sikap kader posyandu lansia sebelum dilakukan pendidikan kesehatan di Kelurahan Jangli Kota Semarang sebesar 5,03 dan 7,10. Rata-rata tingkat pengetahuan dan sikap kader posyandu lansia sesudan dilakukan pendidikan kesehatan di Kelurahan Jangli Kota Semarang sebesar 8,53 dan 9,10. Ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap kader posyandu lansia di Kelurahan Jangli Kota Semarang p value = 0,000 dan p value = 0,000. Saran bagi kader posyandu dapat melakukan penerapan sikap germas dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan kesehatan dan menjaga kesehatan dan rohani, sehingga mencegah terjadinya penyakit serta melaksanakan pemeriksaan kesehatan secara berkala.\",\"PeriodicalId\":389574,\"journal\":{\"name\":\"Majalah Kesehatan Indonesia\",\"volume\":\"27 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2022-04-25\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Majalah Kesehatan Indonesia\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.47679/makein.202256\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Majalah Kesehatan Indonesia","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.47679/makein.202256","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
摘要
知识和态度是德国卫生服务局对社区辅导员干部进行健康教育的因素之一。德国人进行体育活动、食用蔬菜和水果以及定期进行健康检查的知识和态度。在交流中传递信息和提供健康教育的一种形式是咨询。本研究的目的是了解对老年干部进行GERMAS知识和态度健康教育的情况。本研究采用前测和后测设计进行定量研究。在这项研究中使用的技术是总抽样,其中整个人口成为研究样本。本研究采用非参数Wilcoxon符号检验进行分析。三宝垄市章里村老年干部健康教育前的平均知识和态度水平分别为5.03和7.10。三宝垄市庄里村进行健康教育后,老年干部的知识和态度平均水平分别为8.53和9.10。提供健康教育对三宝垄市庄里村老年干部的知识和态度有影响,p值= 0.000,p值= 0.000。对基层干部的建议可以采取德国人的态度,邀请社会各界更加关注健康,保持健康和精神,预防疾病,定期进行健康检查。摘要:Pengetahuan dan sikap merupakan salah satu faktor dalam pendidikan kesehatan germanpa kader posyandu sebagai fasilitator masyarakat。Pengetahuan dan sikap pa Germas untuk melakukan aktifitas fisik, konsumsi sayur dan buah, serta chek keshaan secara berkala。Salah研究bentuk penyampaian pesan dalam komunikasi丹pemberian pendidikan kesehatan adalah penyuluhan。Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap kader posyandu lansia tentang german。Penelitian ini merupakan Penelitian定量分析,dengan menggunakan设计,实验前、前、后测试。总采样,总采样,总采样,总采样。非参数Wilcoxon符号检验。三宝朗州州长5,03和7,10。Rata-rata tingkat pengetahuan dan sikap kader posyandu lanu sesudan dilakukan pendidikan kesehatan di Kelurahan janli Kota三宝郎sebesar 8,53 dan 9,10。Ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap kader posyandu lansia di Kelurahan Jangli Kota Semarang p value = 000 dan p value = 000。我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是。
Perbedaan Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Sikap Kader Posyandu Lansia Tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)
Knowledge and attitudes are one of the factors in GERMAS health education for posyandu cadres as community facilitators. Knowledge and attitude of GERMAS to perform physical activity, consumption of vegetables and fruit, as well as regular health checks. One form of delivering messages in communication and providing health education is counseling. The purpose of this study was to determine health education on the knowledge and attitudes of elderly posyandu cadres about GERMAS. This research is quantitative research using pre-test and post-test designs. The technique used in this research is Total Sampling, where the entire population becomes the research sample. The analysis in this study used the non-parametric Wilcoxon Sign Test. The average level of knowledge and attitudes of elderly posyandu cadres before health education was carried out in Jangli Village, Semarang City was 5.03 and 7.10, respectively. The average level of knowledge and attitudes of elderly posyandu cadres after health education was carried out in Jangli Village, Semarang City was 8.53 and 9.10, respectively. There is an effect of providing health education on the knowledge and attitudes of elderly posyandu cadres in Jangli Village, Semarang City, p-value = 0.000 and p-value = 0.000. Suggestions for posyandu cadres can apply a GERMAS attitude and invite the community to be more concerned with health and maintain health and spirituality, so as to prevent disease and carry out regular health checks.
Abstrak: Pengetahuan dan sikap merupakan salah satu faktor dalam pendidikan kesehatan Germas pada kader posyandu sebagai fasilitator masyarakat. Pengetahuan dan sikap pada Germas untuk melakukan aktifitas fisik, konsumsi sayur dan buah, serta cek kesehatan secara berkala. Salah satu bentuk penyampaian pesan dalam komunikasi dan pemberian pendidikan kesehatan adalah penyuluhan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap kader posyandu lansia tentang Germas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain Pre Eksperiment pre test dan post test. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Total Sampling, dimana seluruh populasi menjadi sampel penelitian. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji non parametric Wilcoxon Sign Test. Rata-rata tingkat pengetahuan dan sikap kader posyandu lansia sebelum dilakukan pendidikan kesehatan di Kelurahan Jangli Kota Semarang sebesar 5,03 dan 7,10. Rata-rata tingkat pengetahuan dan sikap kader posyandu lansia sesudan dilakukan pendidikan kesehatan di Kelurahan Jangli Kota Semarang sebesar 8,53 dan 9,10. Ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap kader posyandu lansia di Kelurahan Jangli Kota Semarang p value = 0,000 dan p value = 0,000. Saran bagi kader posyandu dapat melakukan penerapan sikap germas dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan kesehatan dan menjaga kesehatan dan rohani, sehingga mencegah terjadinya penyakit serta melaksanakan pemeriksaan kesehatan secara berkala.