椰壳毒性(Cocos Nucifera L)用于纤维细胞作为复合树脂增强剂

Afrida Nur Malasari
{"title":"椰壳毒性(Cocos Nucifera L)用于纤维细胞作为复合树脂增强剂","authors":"Afrida Nur Malasari","doi":"10.56710/wiyata.v10i1.715","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"ABSTRACTTeknologi Fiber-reinforced composite (FRC) sedang dikembangkan sebagai bahan inovatif dalam kedokteran gigi. Menipisnya sumber daya fosil merupakan masalah kritis untuk resin komposit serat saat ini. Cocos nucifera L.(sabut kelapa) memiliki potensi tinggi untuk menggantikan bahan penguat serat sintetis. Sebagai bahan baru yang akan dikembangkan, serat sabut kelapa harus diuji biokompatibilitasnya dengan uji toksisitas. Tujuan Penelitian adalah untuk mendapatkan dosis serat sabut yang aman untuk mengetahui perbandingan fraksi volume serat dan matriks dalam pembuatan material komposit baru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah true eksperimental laboratory dengan desain post-test only group design. Uji toksisitas dengan uji enzimatik MTT pada sel fibroblas jaringan Gingiva (GT-1) terhadap serat sabut yang disintesis dengan pelarut organik etanol 96% yang diencerkan 100 mg/ml, 50 mg/ml, 25 mg/ml dan 12,5 mg/ml serta sebagai kontrol dan media kontrol. Setiap sel dilakukan 6 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase kematian sel pada konsentrasi 12,5 mg/ml, 25 mg/ml, 50 mg/ml dan 100 mg/ml adalah 8,33±0,19%; 8,37±0,14% ; 8,39 0,17%, dan 8,30±0,21%. Kesimpulan Sabut kelapa yang disintesis dengan etanol 96% tidak toksik terhadap sel fibroblas gingiva. Namun peningkatan konsentrasi ekstrak sabut kelapa menyebabkan peningkatan persentase kematian sel fibroblas GT1. Keywords: Cocos nucifera L; fiber-reinforced composite; toksisitas   ","PeriodicalId":117685,"journal":{"name":"Jurnal Wiyata: Penelitian Sains dan Kesehatan","volume":"21 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-06-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Toksisitas Sabut Kelapa (Cocos Nucifera L.) terhadap sel Fibroblas sebagai Bahan Penguat Resin Komposit\",\"authors\":\"Afrida Nur Malasari\",\"doi\":\"10.56710/wiyata.v10i1.715\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"ABSTRACTTeknologi Fiber-reinforced composite (FRC) sedang dikembangkan sebagai bahan inovatif dalam kedokteran gigi. Menipisnya sumber daya fosil merupakan masalah kritis untuk resin komposit serat saat ini. Cocos nucifera L.(sabut kelapa) memiliki potensi tinggi untuk menggantikan bahan penguat serat sintetis. Sebagai bahan baru yang akan dikembangkan, serat sabut kelapa harus diuji biokompatibilitasnya dengan uji toksisitas. Tujuan Penelitian adalah untuk mendapatkan dosis serat sabut yang aman untuk mengetahui perbandingan fraksi volume serat dan matriks dalam pembuatan material komposit baru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah true eksperimental laboratory dengan desain post-test only group design. Uji toksisitas dengan uji enzimatik MTT pada sel fibroblas jaringan Gingiva (GT-1) terhadap serat sabut yang disintesis dengan pelarut organik etanol 96% yang diencerkan 100 mg/ml, 50 mg/ml, 25 mg/ml dan 12,5 mg/ml serta sebagai kontrol dan media kontrol. Setiap sel dilakukan 6 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase kematian sel pada konsentrasi 12,5 mg/ml, 25 mg/ml, 50 mg/ml dan 100 mg/ml adalah 8,33±0,19%; 8,37±0,14% ; 8,39 0,17%, dan 8,30±0,21%. Kesimpulan Sabut kelapa yang disintesis dengan etanol 96% tidak toksik terhadap sel fibroblas gingiva. Namun peningkatan konsentrasi ekstrak sabut kelapa menyebabkan peningkatan persentase kematian sel fibroblas GT1. Keywords: Cocos nucifera L; fiber-reinforced composite; toksisitas   \",\"PeriodicalId\":117685,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Wiyata: Penelitian Sains dan Kesehatan\",\"volume\":\"21 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2023-06-15\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Wiyata: Penelitian Sains dan Kesehatan\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.56710/wiyata.v10i1.715\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Wiyata: Penelitian Sains dan Kesehatan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.56710/wiyata.v10i1.715","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

摘要

口腔医学正在开发一种创新的牙科工具。化石资源的枯竭是目前纤维复合树脂的关键问题。椰奶具有取代人造纤维增强材料的巨大潜力。作为将要开发的新材料,椰壳纤维必须与毒性测试进行生物兼容性测试。研究的目的是获得安全剂量的椰壳纤维,了解新的复合材料制造过程中纤维体积和基质的比例。该研究使用的方法是真正的实验设计只有post-test group design。毒性测试与姜黄纤维组织(GT-1)的聚合酶MTT细胞的聚合酶测试与稀释100毫克/ml、50毫克/ml、25毫克/ml和12.5毫克/ml的有机溶剂混合在一起,作为控制和媒体控制。每个细胞有六次重复。研究结果显示,细胞死亡比例平均浓度12.5 mg / ml, 25 mg / ml, 50 mg / ml和100 mg / ml是8,33±0,19%;8,37±0,14%;8,39 0,17%, 8.30±0,21%。以96%的乙醇合成椰子壳,对姜属纤维细胞没有毒性。但是椰壳提取物浓度的增加导致GT1纤维细胞死亡率的增加。Keywords: Cocos nucifera L;fiber-reinforced composite;毒性
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
Toksisitas Sabut Kelapa (Cocos Nucifera L.) terhadap sel Fibroblas sebagai Bahan Penguat Resin Komposit
ABSTRACTTeknologi Fiber-reinforced composite (FRC) sedang dikembangkan sebagai bahan inovatif dalam kedokteran gigi. Menipisnya sumber daya fosil merupakan masalah kritis untuk resin komposit serat saat ini. Cocos nucifera L.(sabut kelapa) memiliki potensi tinggi untuk menggantikan bahan penguat serat sintetis. Sebagai bahan baru yang akan dikembangkan, serat sabut kelapa harus diuji biokompatibilitasnya dengan uji toksisitas. Tujuan Penelitian adalah untuk mendapatkan dosis serat sabut yang aman untuk mengetahui perbandingan fraksi volume serat dan matriks dalam pembuatan material komposit baru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah true eksperimental laboratory dengan desain post-test only group design. Uji toksisitas dengan uji enzimatik MTT pada sel fibroblas jaringan Gingiva (GT-1) terhadap serat sabut yang disintesis dengan pelarut organik etanol 96% yang diencerkan 100 mg/ml, 50 mg/ml, 25 mg/ml dan 12,5 mg/ml serta sebagai kontrol dan media kontrol. Setiap sel dilakukan 6 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase kematian sel pada konsentrasi 12,5 mg/ml, 25 mg/ml, 50 mg/ml dan 100 mg/ml adalah 8,33±0,19%; 8,37±0,14% ; 8,39 0,17%, dan 8,30±0,21%. Kesimpulan Sabut kelapa yang disintesis dengan etanol 96% tidak toksik terhadap sel fibroblas gingiva. Namun peningkatan konsentrasi ekstrak sabut kelapa menyebabkan peningkatan persentase kematian sel fibroblas GT1. Keywords: Cocos nucifera L; fiber-reinforced composite; toksisitas   
求助全文
通过发布文献求助,成功后即可免费获取论文全文。 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术官方微信