Syamsul Hidayat Lubis, S. Sutrisno, Litanya Oktonovrilna
{"title":"分析铁路局对地质观测的干扰","authors":"Syamsul Hidayat Lubis, S. Sutrisno, Litanya Oktonovrilna","doi":"10.15408/FIZIYA.V1I2.9502","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Peristiwa gangguan medan magnet yang dihasilkan oleh kereta api listrik DC (Direct Current) tidak hanya berasal dari arus motor traksi, namun juga dari arus kebocoran ke tanah, hal ini menjadi permasalahan besar bagi pengamatan geomagnet dan penelitian elektromagnet lainnya. Perhitungan secara teoritis yang memungkinkan adanya pendekatan kuantitatif dari dampak magnetik dari kereta api listrik DC termasuk arus bocor ke tanah dapat di jelaskan pada penelitian ini. Validitas dari model teoritis dapat diverifikasi dengan perngamatan langsung di titik lokasi dari stasiun Tangerang sampai dengan stasiun Duri. Pengamatan gangguan medan magnet kereta api listrik ini menggunakan sensor magnet tipe LEMI – 018 MAGNETOMETER yang berada pada stasiun pengamatan Geofisika klas 1 BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) kota Tangerang. Perhitungan numerik menggunakan metode ARIMA (Auto Regression Moving Average) pada software MATLAB mengindikasikan tingkat gangguan maksimum sebesar 27 nT pada komponen F. Titik koordinat sensor, posisi gardu listrik dengan kereta, dan arus traksi serta arus kebocoran ke bumi menjadi faktor penting dalam penelitian ini","PeriodicalId":243173,"journal":{"name":"Al-Fiziya: Journal of Materials Science, Geophysics, Instrumentation and Theoretical Physics","volume":"9 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-04-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":"{\"title\":\"Analisa Gangguan Medan Magnet Kereta Api Listrik terhadap Pengamatan Geomagnet\",\"authors\":\"Syamsul Hidayat Lubis, S. Sutrisno, Litanya Oktonovrilna\",\"doi\":\"10.15408/FIZIYA.V1I2.9502\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Peristiwa gangguan medan magnet yang dihasilkan oleh kereta api listrik DC (Direct Current) tidak hanya berasal dari arus motor traksi, namun juga dari arus kebocoran ke tanah, hal ini menjadi permasalahan besar bagi pengamatan geomagnet dan penelitian elektromagnet lainnya. Perhitungan secara teoritis yang memungkinkan adanya pendekatan kuantitatif dari dampak magnetik dari kereta api listrik DC termasuk arus bocor ke tanah dapat di jelaskan pada penelitian ini. Validitas dari model teoritis dapat diverifikasi dengan perngamatan langsung di titik lokasi dari stasiun Tangerang sampai dengan stasiun Duri. Pengamatan gangguan medan magnet kereta api listrik ini menggunakan sensor magnet tipe LEMI – 018 MAGNETOMETER yang berada pada stasiun pengamatan Geofisika klas 1 BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) kota Tangerang. Perhitungan numerik menggunakan metode ARIMA (Auto Regression Moving Average) pada software MATLAB mengindikasikan tingkat gangguan maksimum sebesar 27 nT pada komponen F. Titik koordinat sensor, posisi gardu listrik dengan kereta, dan arus traksi serta arus kebocoran ke bumi menjadi faktor penting dalam penelitian ini\",\"PeriodicalId\":243173,\"journal\":{\"name\":\"Al-Fiziya: Journal of Materials Science, Geophysics, Instrumentation and Theoretical Physics\",\"volume\":\"9 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2019-04-02\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"1\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Al-Fiziya: Journal of Materials Science, Geophysics, Instrumentation and Theoretical Physics\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.15408/FIZIYA.V1I2.9502\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Al-Fiziya: Journal of Materials Science, Geophysics, Instrumentation and Theoretical Physics","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.15408/FIZIYA.V1I2.9502","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Analisa Gangguan Medan Magnet Kereta Api Listrik terhadap Pengamatan Geomagnet
Peristiwa gangguan medan magnet yang dihasilkan oleh kereta api listrik DC (Direct Current) tidak hanya berasal dari arus motor traksi, namun juga dari arus kebocoran ke tanah, hal ini menjadi permasalahan besar bagi pengamatan geomagnet dan penelitian elektromagnet lainnya. Perhitungan secara teoritis yang memungkinkan adanya pendekatan kuantitatif dari dampak magnetik dari kereta api listrik DC termasuk arus bocor ke tanah dapat di jelaskan pada penelitian ini. Validitas dari model teoritis dapat diverifikasi dengan perngamatan langsung di titik lokasi dari stasiun Tangerang sampai dengan stasiun Duri. Pengamatan gangguan medan magnet kereta api listrik ini menggunakan sensor magnet tipe LEMI – 018 MAGNETOMETER yang berada pada stasiun pengamatan Geofisika klas 1 BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) kota Tangerang. Perhitungan numerik menggunakan metode ARIMA (Auto Regression Moving Average) pada software MATLAB mengindikasikan tingkat gangguan maksimum sebesar 27 nT pada komponen F. Titik koordinat sensor, posisi gardu listrik dengan kereta, dan arus traksi serta arus kebocoran ke bumi menjadi faktor penting dalam penelitian ini