{"title":"评估在Puskesmas Baraka工作区域的特技治疗计划的实施","authors":"Fitrah, Usman Usman, M. Majid, F. Umar, Haniarti","doi":"10.31850/makes.v6i1.1934","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Indonesia memiliki masalah gizi yang serius saat ini terkait kualitas sumber daya manusia. Masalah gizi pada balita masih menjadi masalah utama di masyarakat, salah satunya ialah stunting. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi bagaimana pelaksanaan dan kendala terhadap program penanganan stunting di wilayah kerja Puskesmas Baraka, Kabupaten Enrekang. Metode penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif. Informan yang diwawancarai sebanyak 6 orang yaitu Kepala Puskesmas, Petugas Gizi 2 orang dan Kader Posyandu 3 orang.Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling serta dengan teknik wawancara mendalam kepada informan. Hasil penelitian didapatkan informasi mengenai program penanganan stunting yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Baraka, yaitu penyuluhan mengenai gizi dan pencegahan stunting terutama di 1000 HPK,pemberian makanan tambahan Ibu hamil KEK dan balita gizi kurang dengan kategori pelaksanaan program sudah optimal dan penegakkan ASI Eksklusif dengan kategori pelaksanaan program belum optimal, serta dalam pelaksanaan program tersebut masih terdapat kendala-kendala dalam pelaksanaannya sehingga disarankan kepada petugas gizi dan kader untuk lebih meningkatkan kinerja mengenai program penanganan stunting agar persentase stunting yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Baraka semakin menurun bahkan dibawah 20% serta kepada para ibu agar lebih rajin ke posyandu dengan membawa balitanya, mengikuti penyuluhan dan memperhatikan pemberian ASI Eksklusif hingga usia 6 bulan. \n \nKata kunci: ASI Eksklusif; Gizi; PMT; Stunting \n ","PeriodicalId":439563,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan","volume":"62 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-01-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Evaluasi Pelaksanaan Program Penanganan Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Baraka\",\"authors\":\"Fitrah, Usman Usman, M. Majid, F. Umar, Haniarti\",\"doi\":\"10.31850/makes.v6i1.1934\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Indonesia memiliki masalah gizi yang serius saat ini terkait kualitas sumber daya manusia. Masalah gizi pada balita masih menjadi masalah utama di masyarakat, salah satunya ialah stunting. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi bagaimana pelaksanaan dan kendala terhadap program penanganan stunting di wilayah kerja Puskesmas Baraka, Kabupaten Enrekang. Metode penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif. Informan yang diwawancarai sebanyak 6 orang yaitu Kepala Puskesmas, Petugas Gizi 2 orang dan Kader Posyandu 3 orang.Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling serta dengan teknik wawancara mendalam kepada informan. Hasil penelitian didapatkan informasi mengenai program penanganan stunting yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Baraka, yaitu penyuluhan mengenai gizi dan pencegahan stunting terutama di 1000 HPK,pemberian makanan tambahan Ibu hamil KEK dan balita gizi kurang dengan kategori pelaksanaan program sudah optimal dan penegakkan ASI Eksklusif dengan kategori pelaksanaan program belum optimal, serta dalam pelaksanaan program tersebut masih terdapat kendala-kendala dalam pelaksanaannya sehingga disarankan kepada petugas gizi dan kader untuk lebih meningkatkan kinerja mengenai program penanganan stunting agar persentase stunting yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Baraka semakin menurun bahkan dibawah 20% serta kepada para ibu agar lebih rajin ke posyandu dengan membawa balitanya, mengikuti penyuluhan dan memperhatikan pemberian ASI Eksklusif hingga usia 6 bulan. \\n \\nKata kunci: ASI Eksklusif; Gizi; PMT; Stunting \\n \",\"PeriodicalId\":439563,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan\",\"volume\":\"62 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2023-01-10\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.31850/makes.v6i1.1934\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31850/makes.v6i1.1934","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Evaluasi Pelaksanaan Program Penanganan Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Baraka
Indonesia memiliki masalah gizi yang serius saat ini terkait kualitas sumber daya manusia. Masalah gizi pada balita masih menjadi masalah utama di masyarakat, salah satunya ialah stunting. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi bagaimana pelaksanaan dan kendala terhadap program penanganan stunting di wilayah kerja Puskesmas Baraka, Kabupaten Enrekang. Metode penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif. Informan yang diwawancarai sebanyak 6 orang yaitu Kepala Puskesmas, Petugas Gizi 2 orang dan Kader Posyandu 3 orang.Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling serta dengan teknik wawancara mendalam kepada informan. Hasil penelitian didapatkan informasi mengenai program penanganan stunting yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Baraka, yaitu penyuluhan mengenai gizi dan pencegahan stunting terutama di 1000 HPK,pemberian makanan tambahan Ibu hamil KEK dan balita gizi kurang dengan kategori pelaksanaan program sudah optimal dan penegakkan ASI Eksklusif dengan kategori pelaksanaan program belum optimal, serta dalam pelaksanaan program tersebut masih terdapat kendala-kendala dalam pelaksanaannya sehingga disarankan kepada petugas gizi dan kader untuk lebih meningkatkan kinerja mengenai program penanganan stunting agar persentase stunting yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Baraka semakin menurun bahkan dibawah 20% serta kepada para ibu agar lebih rajin ke posyandu dengan membawa balitanya, mengikuti penyuluhan dan memperhatikan pemberian ASI Eksklusif hingga usia 6 bulan.
Kata kunci: ASI Eksklusif; Gizi; PMT; Stunting