{"title":"混合代码分析学生的日常对话","authors":"Lucky Amatur Rohmani, Army Al Islami Ali Putra","doi":"10.37471/jpm.v8i3.722","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Saat ini, orang biasa berbicara menggunakan lebih dari satu bahasa terutama mahasiswa. Merekasering mencampur kosakata bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari mereka. Fenomena inimenarik atensi peneliti untuk menyelidiki pencampuran kode dalam percakapan sehari-hari diantara mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA di STKIP Modern Ngawi dan alasanpenggunaan pencampuran kode. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatifdeskriptif dengan 15 mahasiswa Pendidikan IPA sebagai subjek penelitian. Subjek dipilih denganmenggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara.Observasi dimaksudkan untuk mendapatkan data bentuk penggunaan campur kode. Data tersebutkemudian dianalisis berdasarkan bentuk campur kode yang dikemukakan oleh Suwito (1983).Sedangkan wawancara digunakan untuk mendapatkan data alasan penggunaan campur kode.Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan model interaktif dari Miles, Huberman danSaldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencampuran kode pada tataran katadominan terjadi yang mencapai 14 kata (66,7%). Alasan utama menggunakan campur kodeadalah karena lingkungan mahasiswa","PeriodicalId":433229,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Modern","volume":"86 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-07-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Analisis Campur Kode pada Percakapan Sehari-Hari Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA\",\"authors\":\"Lucky Amatur Rohmani, Army Al Islami Ali Putra\",\"doi\":\"10.37471/jpm.v8i3.722\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Saat ini, orang biasa berbicara menggunakan lebih dari satu bahasa terutama mahasiswa. Merekasering mencampur kosakata bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari mereka. Fenomena inimenarik atensi peneliti untuk menyelidiki pencampuran kode dalam percakapan sehari-hari diantara mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA di STKIP Modern Ngawi dan alasanpenggunaan pencampuran kode. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatifdeskriptif dengan 15 mahasiswa Pendidikan IPA sebagai subjek penelitian. Subjek dipilih denganmenggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara.Observasi dimaksudkan untuk mendapatkan data bentuk penggunaan campur kode. Data tersebutkemudian dianalisis berdasarkan bentuk campur kode yang dikemukakan oleh Suwito (1983).Sedangkan wawancara digunakan untuk mendapatkan data alasan penggunaan campur kode.Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan model interaktif dari Miles, Huberman danSaldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencampuran kode pada tataran katadominan terjadi yang mencapai 14 kata (66,7%). Alasan utama menggunakan campur kodeadalah karena lingkungan mahasiswa\",\"PeriodicalId\":433229,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Pendidikan Modern\",\"volume\":\"86 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2023-07-18\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Pendidikan Modern\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.37471/jpm.v8i3.722\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Pendidikan Modern","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.37471/jpm.v8i3.722","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Analisis Campur Kode pada Percakapan Sehari-Hari Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA
Saat ini, orang biasa berbicara menggunakan lebih dari satu bahasa terutama mahasiswa. Merekasering mencampur kosakata bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari mereka. Fenomena inimenarik atensi peneliti untuk menyelidiki pencampuran kode dalam percakapan sehari-hari diantara mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA di STKIP Modern Ngawi dan alasanpenggunaan pencampuran kode. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatifdeskriptif dengan 15 mahasiswa Pendidikan IPA sebagai subjek penelitian. Subjek dipilih denganmenggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara.Observasi dimaksudkan untuk mendapatkan data bentuk penggunaan campur kode. Data tersebutkemudian dianalisis berdasarkan bentuk campur kode yang dikemukakan oleh Suwito (1983).Sedangkan wawancara digunakan untuk mendapatkan data alasan penggunaan campur kode.Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan model interaktif dari Miles, Huberman danSaldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencampuran kode pada tataran katadominan terjadi yang mencapai 14 kata (66,7%). Alasan utama menggunakan campur kodeadalah karena lingkungan mahasiswa