Nur Nur Hamid, Faridatul Jauza, Agus Riyadi, M. Mudhofi, Nur Faridatul Jauza', Kata Kunci, Kondisi Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, Mitigasi Bencana, dan Dampak, A. Pendahuluan
{"title":"社会经济状况对社会赋权、减灾和抢劫KRAGAN-REMBANG影响的影响","authors":"Nur Nur Hamid, Faridatul Jauza, Agus Riyadi, M. Mudhofi, Nur Faridatul Jauza', Kata Kunci, Kondisi Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, Mitigasi Bencana, dan Dampak, A. Pendahuluan","doi":"10.22373/al-ijtimaiyyah.v9i1.17731","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstract: The coastal area is a transitional area between the sea and the land. This situation causes coastal areas to experience pressure from various activities and events at sea or on land. An event that often occurs on land is beach abrasion. Abrasion in Kragan Village has threatened 200 residents' settlements with a wave height of about 500 meters. As a result, the socio-economic situation has decreased due to the impact of abrasion. Therefore, it is necessary to empower the community and mitigate disasters. The research objective was to determine the effect of community empowerment, mitigation, and the impact of abrasion in the village of Kragan Rembang. This type of research uses quantitative research methods with a survey approach. Collection technique with a questionnaire (questionnaire). The population used in this study was 571 people, and the sample selection used purposive sampling with a total sample of 85 people. During the statistical test used to determine the effect of using individual parameter significant test (T-test) through the SPSS 16.0 for Windows program. The results of this study are that community empowerment and disaster mitigation have a positive impact on socio-economic conditions and the effect of abrasion harms socio-economic conditions.Keywords: Socioeconomic Conditions; Community Empowerment; Disaster Mitigation and Impact of Abrasion.Abstrak: Daerah pesisir pantai ialah wilayah peralihan antara lautan dan daratan. Keadaan seperti ini mengakibatkan daerah pesisir memperoleh tekanan dari berbagai kegiatan dan kejadian yang terdapat di laut ataupun di darat. Kejadian yang sering terjadi di daratan yaitu abrasi pantai. Abrasi di Desa Kragan sudah mengancam 200 pemukiman warga dengan tinggi ombak sekitar 500 meter. Akibatnya keadaan sosial ekonomi menurun akibat dampak abrasi, maka dari itu perlu adanya pemberdayaan masyarakat dan mitigasi bencana. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan masyarakat, mitigasi dan dampak abrasi di desa Kragan-Rembang. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Teknik pengumpulan dengan angket (kuesioner). Populasi pada penelitian ini yaitu Masyarakat Desa Kragan yang terdampak abrasi dan bertempat tinggal di sekitar pesisir pantai dengan kriteria berdasarkan usia, pendidikan dan warga yang berdomisili di Desa Kragan, jenis kelamin perempuan dan laki-laki berdasarkan usia 18-65 tahun dengan jumlah 571 orang, pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 85 orang. Populasi masyarakat Desa Kragan berdasarkan usia, dengan menetapkan toleransi kesalahan 10%. Sedangkan uji statistik yang digunakan untuk mengetahui adanya pengaruh menggunakan uji signifikan parameter individual (Uji T) melalui program SPSS 16.0 for windows. Hasil dari penelitian ini berupa bahwa pemberdayaan masyarakat dan mitigasi bencana berdampak positif terhadap kondisi sosial ekonomi dan dampak abrasi berdampak negatif terhadap kondisi sosial ekonomi.Kata Kunci: Kondisi Sosial Ekonomi; Pemberdayaan Masyarakat; Mitigasi Bencana dan Dampak Abrasi.","PeriodicalId":377305,"journal":{"name":"JURNAL AL-IJTIMAIYYAH","volume":"354 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"PENGARUH KONDISI SOSIAL EKONOMI TERHADAP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, MITIGASI BENCANA, DAN DAMPAK ABRASI DI KRAGAN-REMBANG\",\"authors\":\"Nur Nur Hamid, Faridatul Jauza, Agus Riyadi, M. Mudhofi, Nur Faridatul Jauza', Kata Kunci, Kondisi Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, Mitigasi Bencana, dan Dampak, A. Pendahuluan\",\"doi\":\"10.22373/al-ijtimaiyyah.v9i1.17731\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Abstract: The coastal area is a transitional area between the sea and the land. This situation causes coastal areas to experience pressure from various activities and events at sea or on land. An event that often occurs on land is beach abrasion. Abrasion in Kragan Village has threatened 200 residents' settlements with a wave height of about 500 meters. As a result, the socio-economic situation has decreased due to the impact of abrasion. Therefore, it is necessary to empower the community and mitigate disasters. The research objective was to determine the effect of community empowerment, mitigation, and the impact of abrasion in the village of Kragan Rembang. This type of research uses quantitative research methods with a survey approach. Collection technique with a questionnaire (questionnaire). The population used in this study was 571 people, and the sample selection used purposive sampling with a total sample of 85 people. During the statistical test used to determine the effect of using individual parameter significant test (T-test) through the SPSS 16.0 for Windows program. The results of this study are that community empowerment and disaster mitigation have a positive impact on socio-economic conditions and the effect of abrasion harms socio-economic conditions.Keywords: Socioeconomic Conditions; Community Empowerment; Disaster Mitigation and Impact of Abrasion.Abstrak: Daerah pesisir pantai ialah wilayah peralihan antara lautan dan daratan. Keadaan seperti ini mengakibatkan daerah pesisir memperoleh tekanan dari berbagai kegiatan dan kejadian yang terdapat di laut ataupun di darat. Kejadian yang sering terjadi di daratan yaitu abrasi pantai. Abrasi di Desa Kragan sudah mengancam 200 pemukiman warga dengan tinggi ombak sekitar 500 meter. Akibatnya keadaan sosial ekonomi menurun akibat dampak abrasi, maka dari itu perlu adanya pemberdayaan masyarakat dan mitigasi bencana. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan masyarakat, mitigasi dan dampak abrasi di desa Kragan-Rembang. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Teknik pengumpulan dengan angket (kuesioner). Populasi pada penelitian ini yaitu Masyarakat Desa Kragan yang terdampak abrasi dan bertempat tinggal di sekitar pesisir pantai dengan kriteria berdasarkan usia, pendidikan dan warga yang berdomisili di Desa Kragan, jenis kelamin perempuan dan laki-laki berdasarkan usia 18-65 tahun dengan jumlah 571 orang, pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 85 orang. Populasi masyarakat Desa Kragan berdasarkan usia, dengan menetapkan toleransi kesalahan 10%. Sedangkan uji statistik yang digunakan untuk mengetahui adanya pengaruh menggunakan uji signifikan parameter individual (Uji T) melalui program SPSS 16.0 for windows. Hasil dari penelitian ini berupa bahwa pemberdayaan masyarakat dan mitigasi bencana berdampak positif terhadap kondisi sosial ekonomi dan dampak abrasi berdampak negatif terhadap kondisi sosial ekonomi.Kata Kunci: Kondisi Sosial Ekonomi; Pemberdayaan Masyarakat; Mitigasi Bencana dan Dampak Abrasi.\",\"PeriodicalId\":377305,\"journal\":{\"name\":\"JURNAL AL-IJTIMAIYYAH\",\"volume\":\"354 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2023-06-30\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"JURNAL AL-IJTIMAIYYAH\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.22373/al-ijtimaiyyah.v9i1.17731\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"JURNAL AL-IJTIMAIYYAH","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.22373/al-ijtimaiyyah.v9i1.17731","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
摘要
摘要:沿海地区是海陆之间的过渡地带。这种情况使沿海地区承受来自海上或陆地上各种活动和事件的压力。在陆地上经常发生的一种现象是海滩磨损。Kragan村的磨损已经威胁到200名居民的定居点,海浪高度约为500米。因此,由于磨损的影响,社会经济状况有所下降。因此,有必要赋予社区权力并减轻灾害。研究目的是确定Kragan Rembang村社区赋权、缓解和磨损影响的效果。这种类型的研究使用定量研究方法和调查方法。用问卷(questionnaire)收集技术。本研究使用的人群为571人,样本选择采用目的抽样,总样本为85人。在统计检验期间,采用了通过SPSS 16.0 for Windows程序进行的个体参数显著性检验(t检验)来确定效果。本研究的结果是,社区赋权和减灾对社会经济条件产生积极影响,而磨损的影响损害社会经济条件。关键词:社会经济条件;社区赋权;减灾和磨损的影响。摘要:新疆自治区自治区自治区自治区自治区自治区自治区自治区自治区。Keadaan seperti ini mengakibatkan daerah副总统,tekanan dari berbagai kegiatan和kejadian yang terdapat di laut ataupun di darat。凯家店,杨家店,特加迪,达拉坦,亚图,阿布拉斯,潘泰。阿布拉西迪·德萨·克拉甘,苏达蒙加加,200米,佩努吉曼·瓦尔加,登甘·廷吉,奥巴克,塞基塔,500米。社会经济学的基本概念是:社会经济学的基本概念是:社会经济学的基本概念是:社会经济学的基本概念。Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan masyarakat, mitigasi dan danpak abrasi di desa Kragan-Rembang。本文介绍了一种新型的测量方法。Teknik pengumpulan dengan angket (kusioner)。人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,人口普查结果表明,Populasi masyarakat Desa Kragan berdasarkan usia, dengan menetapkan toleransi kesalahan 10%。Sedangkan uji statistical yang digunakan untuk mengetahui adanya pengaruh menggunakan uji signfikan parameter individual (uji T)统计程序SPSS 16.0 for windows。Hasil dari penelitian ini berupa bahwa pemberdayaan masyarakat dan mitigasi bencana berdampak积极的社会经济学,但dampakabrasi berdampak消极的社会经济学。Kata Kunci: Kondisi社会经济学;规划步伐;米蒂加西·本卡纳丹·丹帕克·阿布拉西。
PENGARUH KONDISI SOSIAL EKONOMI TERHADAP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, MITIGASI BENCANA, DAN DAMPAK ABRASI DI KRAGAN-REMBANG
Abstract: The coastal area is a transitional area between the sea and the land. This situation causes coastal areas to experience pressure from various activities and events at sea or on land. An event that often occurs on land is beach abrasion. Abrasion in Kragan Village has threatened 200 residents' settlements with a wave height of about 500 meters. As a result, the socio-economic situation has decreased due to the impact of abrasion. Therefore, it is necessary to empower the community and mitigate disasters. The research objective was to determine the effect of community empowerment, mitigation, and the impact of abrasion in the village of Kragan Rembang. This type of research uses quantitative research methods with a survey approach. Collection technique with a questionnaire (questionnaire). The population used in this study was 571 people, and the sample selection used purposive sampling with a total sample of 85 people. During the statistical test used to determine the effect of using individual parameter significant test (T-test) through the SPSS 16.0 for Windows program. The results of this study are that community empowerment and disaster mitigation have a positive impact on socio-economic conditions and the effect of abrasion harms socio-economic conditions.Keywords: Socioeconomic Conditions; Community Empowerment; Disaster Mitigation and Impact of Abrasion.Abstrak: Daerah pesisir pantai ialah wilayah peralihan antara lautan dan daratan. Keadaan seperti ini mengakibatkan daerah pesisir memperoleh tekanan dari berbagai kegiatan dan kejadian yang terdapat di laut ataupun di darat. Kejadian yang sering terjadi di daratan yaitu abrasi pantai. Abrasi di Desa Kragan sudah mengancam 200 pemukiman warga dengan tinggi ombak sekitar 500 meter. Akibatnya keadaan sosial ekonomi menurun akibat dampak abrasi, maka dari itu perlu adanya pemberdayaan masyarakat dan mitigasi bencana. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan masyarakat, mitigasi dan dampak abrasi di desa Kragan-Rembang. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Teknik pengumpulan dengan angket (kuesioner). Populasi pada penelitian ini yaitu Masyarakat Desa Kragan yang terdampak abrasi dan bertempat tinggal di sekitar pesisir pantai dengan kriteria berdasarkan usia, pendidikan dan warga yang berdomisili di Desa Kragan, jenis kelamin perempuan dan laki-laki berdasarkan usia 18-65 tahun dengan jumlah 571 orang, pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 85 orang. Populasi masyarakat Desa Kragan berdasarkan usia, dengan menetapkan toleransi kesalahan 10%. Sedangkan uji statistik yang digunakan untuk mengetahui adanya pengaruh menggunakan uji signifikan parameter individual (Uji T) melalui program SPSS 16.0 for windows. Hasil dari penelitian ini berupa bahwa pemberdayaan masyarakat dan mitigasi bencana berdampak positif terhadap kondisi sosial ekonomi dan dampak abrasi berdampak negatif terhadap kondisi sosial ekonomi.Kata Kunci: Kondisi Sosial Ekonomi; Pemberdayaan Masyarakat; Mitigasi Bencana dan Dampak Abrasi.