{"title":"分析阴郁、正常、光明对正齿盘的影响","authors":"Novera Kristianti, N. Purnawati, B. Rolando","doi":"10.24002/JBI.V9I2.1698","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstract. An image is classified into dark, normal, and bright image. The images are grouped in the dark images according to the histogram and the mu value. An image consists of information and redundancies. The use of wavelet is considered effective in image compression and it does not only cut down the memory usage but also it makes devices work faster. In this study, an analysis in conducted on the influence of dark, normal, and bright images on the orthogonal wavelet. Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) is used to compare 17 functions of wavelet orthogonal in the image compression of dark, normal, and bright images. PSNR is a measurement parameter commonly used for measuring the quality of image reconstruction which is then compared with the original image. Compression ratio is used to measure the reduction of the data size after the compression process. Based on the research on the dark, normal, and bright image, the findings reveal that bright image has got the lowest PNSR value at all image testing while the normal image has the highest PSNR value at the wavelet orthogonal application. Keywords : Image compression, Orthogonal wavelet, PSNR, compression ratio.Abstrak. Suatu citra dikelompokkan menjadi citra gelap, citra normal, dan citra terang. Pengelompokan citra menjadi warna gelap terlihat dari histogram dan nilai rerata intensitas (mu). Citra terdiri atas informasi dan redudansi. Penggunaan wavelet dinilai efektif dalam kompresi citra dan menurunkan penggunaan memori serta membuat perangkat menjadi lebih cepat. Pada penelitian ini, dilakukan analisis pengaruh citra gelap, citra normal, dan citra terang terhadap wavelet orthogonal. Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) digunakan untuk membandingkan 17 fungsi wavelet orthogonal dalam kompresi citra gelap, citra normal, dan citra terang. PSNR adalah parameter ukur yang sering digunakan untuk pengukuran kualitas gambar rekonstruksi, yang lalu dibandingkan dengan gambar asli. Rasio kompresi digunakan untuk mengukur pengurangan ukuran data setelah proses kompresi. Berdasarkan penelitian pada citra gelap, citra normal, dan citra terang diperoleh bahwa citra terang menghasilkan nilai PSNR paling kecil untuk seluruh citra uji dan citra normal menghasilkan nilai PSNR paling besar dalam penerapan wavelet orthogonal. Kata kunci : Kompresi citra, Wavelet orthogonal, PSNR, rasio kompresi.","PeriodicalId":381749,"journal":{"name":"Jurnal Buana Informatika","volume":"13 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2018-10-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":"{\"title\":\"Analisis Pengaruh Citra Gelap, Normal, Terang Terhadap Wavelet Orthogonal\",\"authors\":\"Novera Kristianti, N. Purnawati, B. Rolando\",\"doi\":\"10.24002/JBI.V9I2.1698\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Abstract. An image is classified into dark, normal, and bright image. The images are grouped in the dark images according to the histogram and the mu value. An image consists of information and redundancies. The use of wavelet is considered effective in image compression and it does not only cut down the memory usage but also it makes devices work faster. In this study, an analysis in conducted on the influence of dark, normal, and bright images on the orthogonal wavelet. Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) is used to compare 17 functions of wavelet orthogonal in the image compression of dark, normal, and bright images. PSNR is a measurement parameter commonly used for measuring the quality of image reconstruction which is then compared with the original image. Compression ratio is used to measure the reduction of the data size after the compression process. Based on the research on the dark, normal, and bright image, the findings reveal that bright image has got the lowest PNSR value at all image testing while the normal image has the highest PSNR value at the wavelet orthogonal application. Keywords : Image compression, Orthogonal wavelet, PSNR, compression ratio.Abstrak. Suatu citra dikelompokkan menjadi citra gelap, citra normal, dan citra terang. Pengelompokan citra menjadi warna gelap terlihat dari histogram dan nilai rerata intensitas (mu). Citra terdiri atas informasi dan redudansi. Penggunaan wavelet dinilai efektif dalam kompresi citra dan menurunkan penggunaan memori serta membuat perangkat menjadi lebih cepat. Pada penelitian ini, dilakukan analisis pengaruh citra gelap, citra normal, dan citra terang terhadap wavelet orthogonal. Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) digunakan untuk membandingkan 17 fungsi wavelet orthogonal dalam kompresi citra gelap, citra normal, dan citra terang. PSNR adalah parameter ukur yang sering digunakan untuk pengukuran kualitas gambar rekonstruksi, yang lalu dibandingkan dengan gambar asli. Rasio kompresi digunakan untuk mengukur pengurangan ukuran data setelah proses kompresi. Berdasarkan penelitian pada citra gelap, citra normal, dan citra terang diperoleh bahwa citra terang menghasilkan nilai PSNR paling kecil untuk seluruh citra uji dan citra normal menghasilkan nilai PSNR paling besar dalam penerapan wavelet orthogonal. Kata kunci : Kompresi citra, Wavelet orthogonal, PSNR, rasio kompresi.\",\"PeriodicalId\":381749,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Buana Informatika\",\"volume\":\"13 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2018-10-23\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"1\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Buana Informatika\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.24002/JBI.V9I2.1698\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Buana Informatika","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24002/JBI.V9I2.1698","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
摘要
摘要图像分为暗图像、正常图像和亮图像。根据直方图和mu值对暗图像进行分组。图像由信息和冗余组成。小波的使用被认为是有效的图像压缩,它不仅减少了内存的使用,而且使设备工作更快。本研究分析了暗图像、正常图像和亮图像对正交小波的影响。峰值信噪比(Peak Signal to Noise Ratio, PSNR)用于比较17种小波正交函数对暗、正、亮图像的压缩效果。PSNR是一种常用的测量参数,用于测量图像重建的质量,然后与原始图像进行比较。压缩比是用来衡量压缩过程后数据大小减少的程度。通过对暗图像、正常图像和亮图像的研究,发现在小波正交应用中,亮图像的PSNR值最低,而正常图像的PSNR值最高。关键词:图像压缩,正交小波,PSNR,压缩比,摘要柑桔,柑桔,柑桔,柑桔。penelompokan citra menjadi warna gelap terlihat - dari直方图dan nilai relata intensity (mu)。Citra terdiri is informasi dan redudansi。彭家南的小波小波效应是什么?彭家南的小波小波效应是什么?padpenelitian ini, dilakukan分析了pengaruh citra, citra normal, dancitra terhadap小波正交。峰值信噪比(PSNR)的研究与应用,对17个小波正交实验数据进行了分析。PSNR adalah参数ukur yang sering digunakan untuk pengukuran kualitas gambar rekonstruksi, yang lalu dibandingkan dengan gambar asli。kompresi digunakan untuk mengukur pengurangan ukuran data setelah proprokompresi。Berdasarkan penelitian pada citra gelap, citra normal, dan citra terang diperoleh, bawa citra terang menghasilkan nilai PSNR调色,kecil untuk seluruh citra uji dan citra normal, menghasilkan nilai PSNR调色,basar dalam penerapan小波正交。Kompresi citra,小波正交,PSNR, Kompresi。
Analisis Pengaruh Citra Gelap, Normal, Terang Terhadap Wavelet Orthogonal
Abstract. An image is classified into dark, normal, and bright image. The images are grouped in the dark images according to the histogram and the mu value. An image consists of information and redundancies. The use of wavelet is considered effective in image compression and it does not only cut down the memory usage but also it makes devices work faster. In this study, an analysis in conducted on the influence of dark, normal, and bright images on the orthogonal wavelet. Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) is used to compare 17 functions of wavelet orthogonal in the image compression of dark, normal, and bright images. PSNR is a measurement parameter commonly used for measuring the quality of image reconstruction which is then compared with the original image. Compression ratio is used to measure the reduction of the data size after the compression process. Based on the research on the dark, normal, and bright image, the findings reveal that bright image has got the lowest PNSR value at all image testing while the normal image has the highest PSNR value at the wavelet orthogonal application. Keywords : Image compression, Orthogonal wavelet, PSNR, compression ratio.Abstrak. Suatu citra dikelompokkan menjadi citra gelap, citra normal, dan citra terang. Pengelompokan citra menjadi warna gelap terlihat dari histogram dan nilai rerata intensitas (mu). Citra terdiri atas informasi dan redudansi. Penggunaan wavelet dinilai efektif dalam kompresi citra dan menurunkan penggunaan memori serta membuat perangkat menjadi lebih cepat. Pada penelitian ini, dilakukan analisis pengaruh citra gelap, citra normal, dan citra terang terhadap wavelet orthogonal. Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) digunakan untuk membandingkan 17 fungsi wavelet orthogonal dalam kompresi citra gelap, citra normal, dan citra terang. PSNR adalah parameter ukur yang sering digunakan untuk pengukuran kualitas gambar rekonstruksi, yang lalu dibandingkan dengan gambar asli. Rasio kompresi digunakan untuk mengukur pengurangan ukuran data setelah proses kompresi. Berdasarkan penelitian pada citra gelap, citra normal, dan citra terang diperoleh bahwa citra terang menghasilkan nilai PSNR paling kecil untuk seluruh citra uji dan citra normal menghasilkan nilai PSNR paling besar dalam penerapan wavelet orthogonal. Kata kunci : Kompresi citra, Wavelet orthogonal, PSNR, rasio kompresi.