D. Cahyaningtyas, Siti Mardiyah WD, Evi Diliana Rospia
{"title":"Penatalaksanaan Perdarahan Postpartum di Negara Berkembang","authors":"D. Cahyaningtyas, Siti Mardiyah WD, Evi Diliana Rospia","doi":"10.36474/caring.v5i2.202","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Latar Belakang: Kematian berhubungan dengan kehamilan, persalinan ataupun masa nifas. Upaya yang dilakukan dalam menurunkan angka kematian ibu tidak hanya diketahui dari tingginya cakupan, akan tetapi dapat diketahui dari kualitas pelayanan yang lebih menekankan pada kebutuhan kompetensi tenaga kesehatan, kelengkapan obat, peralatan, sarana dan prasarana disemua layanan kesehatan. Berdasarkan organisasi kesehatan dunia menytakan bahwa terjadinya kematian maternal tiap tahun 140.000 atau 1 wanita tiap 4 menit. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui efektivitas dari setiap penatalaksanaan perdarahan postpartum. Metedologi: Delapan tahap untuk scoping tinjauan digunakan dalam ulasan ini. Delapan tahapan meliputi: mengidentifikasi permasalahan kebidanan, prioritas masalah dan pertanyaan penelitian, framework data primer dan sekunder, indentifikasi studi yang relevan, prisma flow diagram, critical appraisal, analisa data ekstraksi data. Hasil: Sebanyak 9 jurnal yang ditemukan, kemudian melakukan analisis tematik dalam bentuk scoping review digunakan untuk mengidentifikasi point-point utama. Kami mengklasifikasikan point-point utama dalam lima tema yang muncul: pemberian carbetocin, pemberian oxytocin, pemberian misoprostol sublingual, pemberian bakri balloon, pemberian tamponade Kondom kateter sebagai penatalaksanaan perdarahan postpartum. Kesimpulan: Efektifitas dari setiap penatalaksanaan perdarahan postpartum mampu menjadikan acuan perbaikan dalam menangani perdarahan postpartum yang hingga saat ini masih menjadi ancaman angka kematian ibu tertinggi di dunia.","PeriodicalId":405835,"journal":{"name":"Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing","volume":"54 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-12-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.36474/caring.v5i2.202","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
摘要
背景:死亡与怀孕、分娩或妊娠有关。降低孕产妇死亡率的努力不仅限于高水平,而且还可以从高水平的服务质量中了解到,服务质量更强调对卫生保健、药品、设备、工具和卫生设施的全面需求。根据世界卫生组织(world health organization)的数据,每4分钟就有1名女性死于母亲的死亡。研究目的:研究任何产后出血样本的有效性。流星:在本文中使用了8个阶段的概述。八个阶段包括:确定产科问题、问题的优先顺序和研究问题、主要和次要数据框架、相关研究的识别、棱镜流程图、应用程序分析、数据提取数据分析。结果:共有9个日记账被发现,然后用scoping review的形式进行主题分析,以确定主要观点。我们将主要的部分分为五个主要主题:carbetocin, oxytocin, sublingual misoprostol, bakri balloon,提供导管避孕套支持为非死性出血。结论:任何产后出血护理的有效性使得对产后出血的研究得到了修正,而这种修正至今仍是对世界最高母亲死亡的威胁。
Penatalaksanaan Perdarahan Postpartum di Negara Berkembang
Latar Belakang: Kematian berhubungan dengan kehamilan, persalinan ataupun masa nifas. Upaya yang dilakukan dalam menurunkan angka kematian ibu tidak hanya diketahui dari tingginya cakupan, akan tetapi dapat diketahui dari kualitas pelayanan yang lebih menekankan pada kebutuhan kompetensi tenaga kesehatan, kelengkapan obat, peralatan, sarana dan prasarana disemua layanan kesehatan. Berdasarkan organisasi kesehatan dunia menytakan bahwa terjadinya kematian maternal tiap tahun 140.000 atau 1 wanita tiap 4 menit. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui efektivitas dari setiap penatalaksanaan perdarahan postpartum. Metedologi: Delapan tahap untuk scoping tinjauan digunakan dalam ulasan ini. Delapan tahapan meliputi: mengidentifikasi permasalahan kebidanan, prioritas masalah dan pertanyaan penelitian, framework data primer dan sekunder, indentifikasi studi yang relevan, prisma flow diagram, critical appraisal, analisa data ekstraksi data. Hasil: Sebanyak 9 jurnal yang ditemukan, kemudian melakukan analisis tematik dalam bentuk scoping review digunakan untuk mengidentifikasi point-point utama. Kami mengklasifikasikan point-point utama dalam lima tema yang muncul: pemberian carbetocin, pemberian oxytocin, pemberian misoprostol sublingual, pemberian bakri balloon, pemberian tamponade Kondom kateter sebagai penatalaksanaan perdarahan postpartum. Kesimpulan: Efektifitas dari setiap penatalaksanaan perdarahan postpartum mampu menjadikan acuan perbaikan dalam menangani perdarahan postpartum yang hingga saat ini masih menjadi ancaman angka kematian ibu tertinggi di dunia.