饮食频率对Pekanbaru Covid-19大流行的青少年营养事件的影响

Siti Qomariah, Sara Herlina, Wiwi Sartika, Sellia Juwita
{"title":"饮食频率对Pekanbaru Covid-19大流行的青少年营养事件的影响","authors":"Siti Qomariah, Sara Herlina, Wiwi Sartika, Sellia Juwita","doi":"10.36474/caring.v6i1.211","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Latar Belakang: Status Gizi merupakan gambaran ekspresi dari keadaan keseimbangan zat gizi sebagai akibat dari konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi yang dikonsumsi. Menurut hasil laporan Global Health Observatory (GHO), paling sedikit 2,8 juta orang di dunia meninggal setiap tahun akibat memiliki status gizi overweight maupun obesitas.Tujuan: adalah untuk mengertahui pengaruh frekuensi makan terhadap gizi lebih pada Remaja dimasa Pandemi Covid 19. Metode: Penelitain ini menggunakan   survey analitik dengan designcross sectional. Populasi dalam Penelitian ini seluruh Remaja yang ada di Pekanbaru dan sampel sebanyak 335 Remaja.Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan Random Sampling dimana sampel diambil secara acak sebagai responden. Instrument penelitian yang digunakan adalah berbentuk kuesioner. Hasil penelitian:Menunjukkan bahwa Hasil Penelitian menunjukan  Mayoritas Frekuensi Makan >3 kali 67 dengan (43,79%) dan Minoritas Frekuensi Makan 3 kali sebanyak 86 orang dengan (56,20%.). Mayoritas Kontrol Gizi Lebih sebanyak 57 (31,31%) dan Minoritas Kasus Gizi Lebih sebanyak 125 (68,68%). Ada pengaruh Peran Orang Tua terhadap gizi lebih pada remaja dengan nilai P Value 0,000. Simpulan: Terdapat Pengaruh Frekuensi Makan Terhadap Gizi Lebih Pada Remaja diEra Pandemi Covid 19 di Pekanbaru.","PeriodicalId":405835,"journal":{"name":"Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing","volume":"102 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Pengaruh Frekuensi Makan Terhadap Kejadian Gizi Lebih pada Remaja di Era Pandemi Covid-19 di Pekanbaru\",\"authors\":\"Siti Qomariah, Sara Herlina, Wiwi Sartika, Sellia Juwita\",\"doi\":\"10.36474/caring.v6i1.211\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Latar Belakang: Status Gizi merupakan gambaran ekspresi dari keadaan keseimbangan zat gizi sebagai akibat dari konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi yang dikonsumsi. Menurut hasil laporan Global Health Observatory (GHO), paling sedikit 2,8 juta orang di dunia meninggal setiap tahun akibat memiliki status gizi overweight maupun obesitas.Tujuan: adalah untuk mengertahui pengaruh frekuensi makan terhadap gizi lebih pada Remaja dimasa Pandemi Covid 19. Metode: Penelitain ini menggunakan   survey analitik dengan designcross sectional. Populasi dalam Penelitian ini seluruh Remaja yang ada di Pekanbaru dan sampel sebanyak 335 Remaja.Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan Random Sampling dimana sampel diambil secara acak sebagai responden. Instrument penelitian yang digunakan adalah berbentuk kuesioner. Hasil penelitian:Menunjukkan bahwa Hasil Penelitian menunjukan  Mayoritas Frekuensi Makan >3 kali 67 dengan (43,79%) dan Minoritas Frekuensi Makan 3 kali sebanyak 86 orang dengan (56,20%.). Mayoritas Kontrol Gizi Lebih sebanyak 57 (31,31%) dan Minoritas Kasus Gizi Lebih sebanyak 125 (68,68%). Ada pengaruh Peran Orang Tua terhadap gizi lebih pada remaja dengan nilai P Value 0,000. Simpulan: Terdapat Pengaruh Frekuensi Makan Terhadap Gizi Lebih Pada Remaja diEra Pandemi Covid 19 di Pekanbaru.\",\"PeriodicalId\":405835,\"journal\":{\"name\":\"Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing\",\"volume\":\"102 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2022-06-30\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.36474/caring.v6i1.211\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.36474/caring.v6i1.211","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

摘要

背景:营养状况是由于食物的摄入和摄入的营养物质的使用而导致的营养平衡状态的一种表现。根据全球卫生天文台(GHO)的一份报告,每年至少有280万人死于营养失衡或肥胖。目的:是确定Covid大流行时代青少年饮食频率对额外营养的影响。方法:采用经节设计的分析调查。本研究的全部青少年总数为Pekanbaru和样本为335名青少年。采用随机抽样技术进行采样。所使用的研究工具是以问卷形式使用的。研究结果:研究表明,大多数人的进食频率为>3乘以67(43.79%),少数人的饮食频率为86倍(56.20%)。大多数营养控制超过57(31%),只有125(68.68%)的少数营养控制。父母对价值超过1万的青少年的营养作用也有影响。总结:饮食频率对Pekanbaru的Covid 19大流行青少年产生影响。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
Pengaruh Frekuensi Makan Terhadap Kejadian Gizi Lebih pada Remaja di Era Pandemi Covid-19 di Pekanbaru
Latar Belakang: Status Gizi merupakan gambaran ekspresi dari keadaan keseimbangan zat gizi sebagai akibat dari konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi yang dikonsumsi. Menurut hasil laporan Global Health Observatory (GHO), paling sedikit 2,8 juta orang di dunia meninggal setiap tahun akibat memiliki status gizi overweight maupun obesitas.Tujuan: adalah untuk mengertahui pengaruh frekuensi makan terhadap gizi lebih pada Remaja dimasa Pandemi Covid 19. Metode: Penelitain ini menggunakan   survey analitik dengan designcross sectional. Populasi dalam Penelitian ini seluruh Remaja yang ada di Pekanbaru dan sampel sebanyak 335 Remaja.Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan Random Sampling dimana sampel diambil secara acak sebagai responden. Instrument penelitian yang digunakan adalah berbentuk kuesioner. Hasil penelitian:Menunjukkan bahwa Hasil Penelitian menunjukan  Mayoritas Frekuensi Makan >3 kali 67 dengan (43,79%) dan Minoritas Frekuensi Makan 3 kali sebanyak 86 orang dengan (56,20%.). Mayoritas Kontrol Gizi Lebih sebanyak 57 (31,31%) dan Minoritas Kasus Gizi Lebih sebanyak 125 (68,68%). Ada pengaruh Peran Orang Tua terhadap gizi lebih pada remaja dengan nilai P Value 0,000. Simpulan: Terdapat Pengaruh Frekuensi Makan Terhadap Gizi Lebih Pada Remaja diEra Pandemi Covid 19 di Pekanbaru.
求助全文
通过发布文献求助,成功后即可免费获取论文全文。 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术官方微信