{"title":"AMC的母细胞用于5千兆赫的通信无人机使用AWGN方法与建筑环境结合","authors":"A. C. Eska","doi":"10.19184/jaei.v8i3.35045","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Perkembangan jaringan komunikasi seluler semakin meningkat. Penelitian ini melakukan analisa tentang jaringan komunikasi yang digunakan untuk komunikasi drone disekitar gedung-gedung dengan cakupan femtocell. Frekuensi komunikasi yang digunakan adalah 5 GHz. AMC (Adaptive Modulation and Coding) yang digunakan memanfaatkan MCS (Modulation and Code Scheme) terdiri dari QPSK, 16QAM, dan 64QAM. Hasil penelitian menunjukkan dominasi persentase 64 QAM dengan coderate 4/5 pada SC sebesar 91%.","PeriodicalId":103369,"journal":{"name":"Jurnal Arus Elektro Indonesia","volume":"54 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-12-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"AMC Femtocell untuk Komunikasi Drone Frekuensi 5 GHz menggunakan AWGN Metode Selection Combining pada Lingkungan Bergedung\",\"authors\":\"A. C. Eska\",\"doi\":\"10.19184/jaei.v8i3.35045\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Perkembangan jaringan komunikasi seluler semakin meningkat. Penelitian ini melakukan analisa tentang jaringan komunikasi yang digunakan untuk komunikasi drone disekitar gedung-gedung dengan cakupan femtocell. Frekuensi komunikasi yang digunakan adalah 5 GHz. AMC (Adaptive Modulation and Coding) yang digunakan memanfaatkan MCS (Modulation and Code Scheme) terdiri dari QPSK, 16QAM, dan 64QAM. Hasil penelitian menunjukkan dominasi persentase 64 QAM dengan coderate 4/5 pada SC sebesar 91%.\",\"PeriodicalId\":103369,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Arus Elektro Indonesia\",\"volume\":\"54 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2022-12-03\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Arus Elektro Indonesia\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.19184/jaei.v8i3.35045\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Arus Elektro Indonesia","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.19184/jaei.v8i3.35045","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
AMC Femtocell untuk Komunikasi Drone Frekuensi 5 GHz menggunakan AWGN Metode Selection Combining pada Lingkungan Bergedung
Perkembangan jaringan komunikasi seluler semakin meningkat. Penelitian ini melakukan analisa tentang jaringan komunikasi yang digunakan untuk komunikasi drone disekitar gedung-gedung dengan cakupan femtocell. Frekuensi komunikasi yang digunakan adalah 5 GHz. AMC (Adaptive Modulation and Coding) yang digunakan memanfaatkan MCS (Modulation and Code Scheme) terdiri dari QPSK, 16QAM, dan 64QAM. Hasil penelitian menunjukkan dominasi persentase 64 QAM dengan coderate 4/5 pada SC sebesar 91%.