{"title":"阅读习惯和人际交往能力对短篇小说能力的影响","authors":"Surtinah Surtinah","doi":"10.30998/diskursus.v1i01.3517","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini merupakan survei dan bertujuan untuk menemukan dan menganalisis secara empiris pengaruh kebiasaan membaca dan kecerdasan interpersonal secara bersama-sama/ parsial terhadap kemampuan menulis cerita pendek. Populasi terjangkau pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII pada Sekolah Menengah Pertama Negeri di Jakarta Selatan, sebanyak 60 responden. Sampel penelitian diperoleh melalui metode simple random sampling. Rancangan penelitian yang digunakan melalui teknik korelasi dengan tiga variabel yang terdiri dari dua variabel bebas, yaitu kebiasaan membaca dan kecerdasan interpersonal serta satu variabel terikat, yaitu kemampuan menulis cerita pendek. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuesioner serta tes tertulis untuk semua variabel. Data yang terkumpul selanjutnya menggunakan teknik korelasi dan regresi linier berganda. Sebelum data dianalisis, terlebih dahulu dilakukan analisis statistik deskriptif dan uji persyaratan data sebelum uji regresi dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara kebiasaan membaca dan kecerdasan interpersonal secara bersama-sama terhadap kemampuan menulis cerita pendek. Hal tersebut dibuktikan dengan Sig.= 0,000 < 0,05 dan Fhitung = 44,586; 2) Terdapat pengaruh yang signifikan kebiasaan membaca terhadap kemampuan menulis cerita pendek. Hal tersebut dibuktikan dengan Sig.= 0,000 < 0,05 dan thitung = 4,870; 3) Terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan interpersonal terhadap kemampuan menulis cerita pendek. Hal tersebut dibuktikan dengan Sig.= 0,013 < 0,05 dan thitung = 2,578. Hal ini berarti bahwa untuk meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek siswa guru perlu mengoptimalkan kebiasaan membaca dan kecerdasan interpersonal siswa. Kata Kunci : Kebiasaan membaca, kecerdasan interpersonal, cerita pendek","PeriodicalId":317864,"journal":{"name":"Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia","volume":"227 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-03-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Pengaruh Kebiasaan Membaca dan Kecerdasan Interpersonal terhadap Kemampuan Menulis Cerita Pendek\",\"authors\":\"Surtinah Surtinah\",\"doi\":\"10.30998/diskursus.v1i01.3517\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Penelitian ini merupakan survei dan bertujuan untuk menemukan dan menganalisis secara empiris pengaruh kebiasaan membaca dan kecerdasan interpersonal secara bersama-sama/ parsial terhadap kemampuan menulis cerita pendek. Populasi terjangkau pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII pada Sekolah Menengah Pertama Negeri di Jakarta Selatan, sebanyak 60 responden. Sampel penelitian diperoleh melalui metode simple random sampling. Rancangan penelitian yang digunakan melalui teknik korelasi dengan tiga variabel yang terdiri dari dua variabel bebas, yaitu kebiasaan membaca dan kecerdasan interpersonal serta satu variabel terikat, yaitu kemampuan menulis cerita pendek. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuesioner serta tes tertulis untuk semua variabel. Data yang terkumpul selanjutnya menggunakan teknik korelasi dan regresi linier berganda. Sebelum data dianalisis, terlebih dahulu dilakukan analisis statistik deskriptif dan uji persyaratan data sebelum uji regresi dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara kebiasaan membaca dan kecerdasan interpersonal secara bersama-sama terhadap kemampuan menulis cerita pendek. Hal tersebut dibuktikan dengan Sig.= 0,000 < 0,05 dan Fhitung = 44,586; 2) Terdapat pengaruh yang signifikan kebiasaan membaca terhadap kemampuan menulis cerita pendek. Hal tersebut dibuktikan dengan Sig.= 0,000 < 0,05 dan thitung = 4,870; 3) Terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan interpersonal terhadap kemampuan menulis cerita pendek. Hal tersebut dibuktikan dengan Sig.= 0,013 < 0,05 dan thitung = 2,578. Hal ini berarti bahwa untuk meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek siswa guru perlu mengoptimalkan kebiasaan membaca dan kecerdasan interpersonal siswa. Kata Kunci : Kebiasaan membaca, kecerdasan interpersonal, cerita pendek\",\"PeriodicalId\":317864,\"journal\":{\"name\":\"Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia\",\"volume\":\"227 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2019-03-20\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.30998/diskursus.v1i01.3517\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.30998/diskursus.v1i01.3517","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Pengaruh Kebiasaan Membaca dan Kecerdasan Interpersonal terhadap Kemampuan Menulis Cerita Pendek
Penelitian ini merupakan survei dan bertujuan untuk menemukan dan menganalisis secara empiris pengaruh kebiasaan membaca dan kecerdasan interpersonal secara bersama-sama/ parsial terhadap kemampuan menulis cerita pendek. Populasi terjangkau pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII pada Sekolah Menengah Pertama Negeri di Jakarta Selatan, sebanyak 60 responden. Sampel penelitian diperoleh melalui metode simple random sampling. Rancangan penelitian yang digunakan melalui teknik korelasi dengan tiga variabel yang terdiri dari dua variabel bebas, yaitu kebiasaan membaca dan kecerdasan interpersonal serta satu variabel terikat, yaitu kemampuan menulis cerita pendek. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuesioner serta tes tertulis untuk semua variabel. Data yang terkumpul selanjutnya menggunakan teknik korelasi dan regresi linier berganda. Sebelum data dianalisis, terlebih dahulu dilakukan analisis statistik deskriptif dan uji persyaratan data sebelum uji regresi dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara kebiasaan membaca dan kecerdasan interpersonal secara bersama-sama terhadap kemampuan menulis cerita pendek. Hal tersebut dibuktikan dengan Sig.= 0,000 < 0,05 dan Fhitung = 44,586; 2) Terdapat pengaruh yang signifikan kebiasaan membaca terhadap kemampuan menulis cerita pendek. Hal tersebut dibuktikan dengan Sig.= 0,000 < 0,05 dan thitung = 4,870; 3) Terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan interpersonal terhadap kemampuan menulis cerita pendek. Hal tersebut dibuktikan dengan Sig.= 0,013 < 0,05 dan thitung = 2,578. Hal ini berarti bahwa untuk meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek siswa guru perlu mengoptimalkan kebiasaan membaca dan kecerdasan interpersonal siswa. Kata Kunci : Kebiasaan membaca, kecerdasan interpersonal, cerita pendek