{"title":"KOMPOSISI, POLA SEBARAN DAN FAKTOR HABITAT NUNU PISANG (Ficus magnoliifolia) DI HUTAN PANGALE DESA TORO SULAWESI TENGAH","authors":"Hariany Siappa, A. Hikmat, A. Kartono","doi":"10.14203/BKR.V19I1.117","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Nunu pisang ( Ficus magnoliifolia ) is an ecologically important species and also to meet community of Tribe Moma needs in the village of Toro, Central Sulawesi. The existence of ecological benefits and utilization has become an important aspect to conserve nunu pisang by knowing ecoogical aspects. This study aims to determine the composition of the vegetation, the distribution pattern and habitat factors of nunu pisang ( Ficus magnoliifolia ) in forest Pangale, fallow garden of Moma tribe more than 25 years. The method used in this study is a terraced path, that is then analyzed by vegetation analysis, the distribution pattern, diversity index, similarity index of communities, associations interspesies and habitat factors. The study from January to March 2015 showed that the majority of nunu pisang ( Ficus magnoliifolia ) found in the growth stage of tree because ficus magnoliifolia is a strangler which has 4 stages of growth, namely: epiphytes, hemiepifit, strangler and trees. At this stage of the growth of trees, nunu pisang ( Ficus magnoliifolia ) has clumped distribution patterns. nunu pisang ( Ficus magnoliifolia ) association with the other species is very low and low. Habitat factors that are important in the growth of the banana nunu is soil temperature, soil moisture and density of trees Nunu pisang ( Ficus magnoliifolia ) merupakan spesies yang penting secara ekologi dan juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Suku Moma di Desa Toro, Sulawesi Tengah. Adanya manfaat ekologi dan pemanfaatan ini menjadi aspek penting untuk melakukan konservasi nunu pisang dengan cara mengetahui aspek ekologi nunu pisang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi vegetasi, pola sebaran dan faktor habitat nunu pisang ( Ficus magnoliifolia ) di hutan Pangale, yaitu kebun Suku Moma yang diberakan lebih dari 25 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jalur berpetak yang kemudian dianalisis dengan analisis vegetasi, pola sebaran, indeks keanekaragaman, indeks kesamaan komunitas, asosiasi interspesies dan faktor habitat. Hasil penelitian yang dilakukan selama bulan Januari sampai dengan Maret 2015 menunjukkan bahwa sebagian besar nunu pisang ( Ficus magnoliifolia ) ditemukan pada tahap pertumbuhan pohon karena merupakan jenis ficus strangler yang memiliki 4 tahapan pertumbuhan yaitu: epifit, hemiepifit, pencekik dan pohon. Pada tahap pertumbuhan pohon, nunu pisang memiliki pola sebaran mengelompok. Asosiasi nunu pisang ( Ficus magnoliifolia ) dengan spesies lainnya adalah sangat rendah dan rendah. Faktor habitat yang penting dalam pertumbuhan nunu pisang adalah suhu tanah, kelembaban tanah dan kerapatan pohon.","PeriodicalId":274763,"journal":{"name":"Buletin Kebun Raya","volume":"93 3","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2016-08-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Buletin Kebun Raya","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.14203/BKR.V19I1.117","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
摘要
Nunu pisang (Ficus magnoliifolia)是一种重要的生态物种,也是满足苏拉威西中部托罗村Moma部落社区的需求。生态效益的存在和利用已成为认识生态方面保护农奴松林的重要方面。本研究旨在确定25年来Moma部落休耕区Pangale森林中nunu pisang (Ficus magnoliifolia)的植被组成、分布格局及生境因子。本研究采用梯田路径,通过植被分析、分布格局、多样性指数、群落相似性指数、种间连系和生境因子进行分析。2015年1 - 3月的研究表明,由于厚兰是一种绞杀植物,有4个生长阶段,即附生植物、半附生植物、绞杀植物和乔木,因此在树的生长期发现了大部分的nunu pisang (magnoliifolia)。在树木生长的这个阶段,榕树呈块状分布。magnoliifolia榕树与其他物种的关联性非常低。土壤温度、土壤湿度和树木密度是影响香蕉生长的重要生境因子,对香蕉生长具有重要影响。阿达尼亚人的生态学,但pmanfaatan ini menjadi说,花,花,花,花,花,花,花,花,花,花,花,花,花图juan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi vegetasi, pola sebaran dan faktor habitat nunu pisang (Ficus magnoliifolia) di hutan Pangale, yitu kebun Suku Moma yang diberakan lebih dari 25 tahun。Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jalur berpetak yang kemudian dianalis dengan analis vegetasi, pola sebaran, indeks keanekaragaman, indeks kesamaan komunitas, asosiasi种间种和生境因子。2015年1月3日,上海梧桐竹叶市场,梧桐竹叶市场,梧桐竹叶市场,梧桐竹叶市场,梧桐竹叶市场,梧桐竹叶市场,梧桐竹叶市场,梧桐竹叶市场,梧桐竹叶市场,梧桐竹叶市场,梧桐竹叶市场,梧桐竹叶市场,梧桐竹叶市场帕塔哈pertumbuhan pohon, nunu pisang memoriliki pola sebaran mengelompok。厚朴榕树属(Asosiasi nunu pisang)的一种。Faktor生境yang penting dalam pertumbuhan nunu pisang adalah suhu tanah, kelembaban tanah dan kerapatan pohon。
KOMPOSISI, POLA SEBARAN DAN FAKTOR HABITAT NUNU PISANG (Ficus magnoliifolia) DI HUTAN PANGALE DESA TORO SULAWESI TENGAH
Nunu pisang ( Ficus magnoliifolia ) is an ecologically important species and also to meet community of Tribe Moma needs in the village of Toro, Central Sulawesi. The existence of ecological benefits and utilization has become an important aspect to conserve nunu pisang by knowing ecoogical aspects. This study aims to determine the composition of the vegetation, the distribution pattern and habitat factors of nunu pisang ( Ficus magnoliifolia ) in forest Pangale, fallow garden of Moma tribe more than 25 years. The method used in this study is a terraced path, that is then analyzed by vegetation analysis, the distribution pattern, diversity index, similarity index of communities, associations interspesies and habitat factors. The study from January to March 2015 showed that the majority of nunu pisang ( Ficus magnoliifolia ) found in the growth stage of tree because ficus magnoliifolia is a strangler which has 4 stages of growth, namely: epiphytes, hemiepifit, strangler and trees. At this stage of the growth of trees, nunu pisang ( Ficus magnoliifolia ) has clumped distribution patterns. nunu pisang ( Ficus magnoliifolia ) association with the other species is very low and low. Habitat factors that are important in the growth of the banana nunu is soil temperature, soil moisture and density of trees Nunu pisang ( Ficus magnoliifolia ) merupakan spesies yang penting secara ekologi dan juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Suku Moma di Desa Toro, Sulawesi Tengah. Adanya manfaat ekologi dan pemanfaatan ini menjadi aspek penting untuk melakukan konservasi nunu pisang dengan cara mengetahui aspek ekologi nunu pisang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi vegetasi, pola sebaran dan faktor habitat nunu pisang ( Ficus magnoliifolia ) di hutan Pangale, yaitu kebun Suku Moma yang diberakan lebih dari 25 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jalur berpetak yang kemudian dianalisis dengan analisis vegetasi, pola sebaran, indeks keanekaragaman, indeks kesamaan komunitas, asosiasi interspesies dan faktor habitat. Hasil penelitian yang dilakukan selama bulan Januari sampai dengan Maret 2015 menunjukkan bahwa sebagian besar nunu pisang ( Ficus magnoliifolia ) ditemukan pada tahap pertumbuhan pohon karena merupakan jenis ficus strangler yang memiliki 4 tahapan pertumbuhan yaitu: epifit, hemiepifit, pencekik dan pohon. Pada tahap pertumbuhan pohon, nunu pisang memiliki pola sebaran mengelompok. Asosiasi nunu pisang ( Ficus magnoliifolia ) dengan spesies lainnya adalah sangat rendah dan rendah. Faktor habitat yang penting dalam pertumbuhan nunu pisang adalah suhu tanah, kelembaban tanah dan kerapatan pohon.