A. M. Marpaung, Cecilia V. Srihadi, Bintang Sahala Marpaung
{"title":"科维德大流行对茂物市旅游业和劳动力活动的影响","authors":"A. M. Marpaung, Cecilia V. Srihadi, Bintang Sahala Marpaung","doi":"10.37641/jipkes.v3i2.1445","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir delapan belas bulan, membuat sektor bisnis nyaris lumpuh dan berpotensi mempengaruhi tenaga kerjanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kecenderungan tersebut khususnya pada sektor usaha yang mendukung sektor pariwisata. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dimana data unit usaha diambil secara random sampling. \nHasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 justru berdampak positif terhadap kegiatan usaha restoran take away berupa peningkatan permintaan yang mengakibatkan peningkatan penyerapan tenaga kerja tidak tetap dalam rangka pemenuhan pesanan. \nKata kunci : covid 19, pandemi, dunia usaha, pariwisata, angkatan kerja","PeriodicalId":165316,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Pariwisata Kesatuan","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-07-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"2","resultStr":"{\"title\":\"Dampak Pandemi Covid 19 Terhadap Kegiatan Usaha Sektor Pariwisata dan Angkatan Kerja di kota Bogor\",\"authors\":\"A. M. Marpaung, Cecilia V. Srihadi, Bintang Sahala Marpaung\",\"doi\":\"10.37641/jipkes.v3i2.1445\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir delapan belas bulan, membuat sektor bisnis nyaris lumpuh dan berpotensi mempengaruhi tenaga kerjanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kecenderungan tersebut khususnya pada sektor usaha yang mendukung sektor pariwisata. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dimana data unit usaha diambil secara random sampling. \\nHasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 justru berdampak positif terhadap kegiatan usaha restoran take away berupa peningkatan permintaan yang mengakibatkan peningkatan penyerapan tenaga kerja tidak tetap dalam rangka pemenuhan pesanan. \\nKata kunci : covid 19, pandemi, dunia usaha, pariwisata, angkatan kerja\",\"PeriodicalId\":165316,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Ilmiah Pariwisata Kesatuan\",\"volume\":\"1 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2022-07-07\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"2\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Ilmiah Pariwisata Kesatuan\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.37641/jipkes.v3i2.1445\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Ilmiah Pariwisata Kesatuan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.37641/jipkes.v3i2.1445","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Dampak Pandemi Covid 19 Terhadap Kegiatan Usaha Sektor Pariwisata dan Angkatan Kerja di kota Bogor
Pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir delapan belas bulan, membuat sektor bisnis nyaris lumpuh dan berpotensi mempengaruhi tenaga kerjanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kecenderungan tersebut khususnya pada sektor usaha yang mendukung sektor pariwisata. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dimana data unit usaha diambil secara random sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 justru berdampak positif terhadap kegiatan usaha restoran take away berupa peningkatan permintaan yang mengakibatkan peningkatan penyerapan tenaga kerja tidak tetap dalam rangka pemenuhan pesanan.
Kata kunci : covid 19, pandemi, dunia usaha, pariwisata, angkatan kerja