{"title":"为残疾游客提供包容性服务系统(对卡罗摄政酒店的设施和可及性研究)","authors":"Muhammad Hamdani","doi":"10.36983/japm.v10i1.106","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Selama ini konsep pariwisata hanya dirangcang sebagian besar untuk orang-orang yang normal saja, dan belum seluruhnya dirancang bagi orang-orang yang berkebutuhan khusus. Dimana pariwisata adalah hak bagi setiap orang termasuk penyandang disabilitas. Dimana pelayanan inklusif yang diterapkan dalam pelayanan bagi tamu penyandang disabilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pihak pengelola hotel dalam menyediakan fasilitas dan aksesibilitas dimana fasilitas dan aksesibilitas menjadi faktor penghambat dan faktor pendukung bagi penyandang disabilitas. Adapun kesimpulan dari penelitian ini dimana terdapat dari data di lapangan jumlah pengunjung nilai minimum dari pengunjung disabilitas adalah 2,2, sementara nilai maksimum dari pengunjung disabilitas adalah 5. Rata-rata pengunjung disabilitas adalah 3,8, dengan standar deviasi 0,642. Dan nilai F hitung 29,836 dan nilai Sig. adalah 0,000. Diketahui nilai F hitung 29,836 > F tabel 2,699 dan nilai Sig adalah 0,000 < 0,05, maka fasilitas, aksesibilitas, internal secara bersama-sama atau simultan berpengaruh signifikan terhadap pengunjung disabilitas. Serta nilai koefisien regresi dari variabel fasilitas bernilai positif, yakni 0.441. Hal ini berarti variabel fasilitas berpengaruh positif terhadap pengunjung disabilitas. Diketahui nilai Sig. dari variabel fasilitas adalah 0.000 < 0,05, maka disimpulkan fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengunjung disabilitas. Dimana nilai koefisien determinasi (R-Square) adalah 0,482. Nilai tersebut dapat diartikan variabel fasilitas, aksesbilitas, internal mampu mempengaruhi pengunjung disabilitas sebesar 48,2%, sisanya sebesar 51,8% dijelaskan oleh variabel atau faktor lainnya","PeriodicalId":259511,"journal":{"name":"Jurnal Akademi Pariwisata Medan","volume":"16 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-02-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Sistem Penerapan Pelayanan Inklusif bagi Pengunjung Penyandang Disabilitas (Studi Fasilitas dan Aksesibilitas pada Hotel Berbintang di Kabupaten Karo)\",\"authors\":\"Muhammad Hamdani\",\"doi\":\"10.36983/japm.v10i1.106\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Selama ini konsep pariwisata hanya dirangcang sebagian besar untuk orang-orang yang normal saja, dan belum seluruhnya dirancang bagi orang-orang yang berkebutuhan khusus. Dimana pariwisata adalah hak bagi setiap orang termasuk penyandang disabilitas. Dimana pelayanan inklusif yang diterapkan dalam pelayanan bagi tamu penyandang disabilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pihak pengelola hotel dalam menyediakan fasilitas dan aksesibilitas dimana fasilitas dan aksesibilitas menjadi faktor penghambat dan faktor pendukung bagi penyandang disabilitas. Adapun kesimpulan dari penelitian ini dimana terdapat dari data di lapangan jumlah pengunjung nilai minimum dari pengunjung disabilitas adalah 2,2, sementara nilai maksimum dari pengunjung disabilitas adalah 5. Rata-rata pengunjung disabilitas adalah 3,8, dengan standar deviasi 0,642. Dan nilai F hitung 29,836 dan nilai Sig. adalah 0,000. Diketahui nilai F hitung 29,836 > F tabel 2,699 dan nilai Sig adalah 0,000 < 0,05, maka fasilitas, aksesibilitas, internal secara bersama-sama atau simultan berpengaruh signifikan terhadap pengunjung disabilitas. Serta nilai koefisien regresi dari variabel fasilitas bernilai positif, yakni 0.441. Hal ini berarti variabel fasilitas berpengaruh positif terhadap pengunjung disabilitas. Diketahui nilai Sig. dari variabel fasilitas adalah 0.000 < 0,05, maka disimpulkan fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengunjung disabilitas. Dimana nilai koefisien determinasi (R-Square) adalah 0,482. Nilai tersebut dapat diartikan variabel fasilitas, aksesbilitas, internal mampu mempengaruhi pengunjung disabilitas sebesar 48,2%, sisanya sebesar 51,8% dijelaskan oleh variabel atau faktor lainnya\",\"PeriodicalId\":259511,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Akademi Pariwisata Medan\",\"volume\":\"16 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2022-02-23\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Akademi Pariwisata Medan\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.36983/japm.v10i1.106\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Akademi Pariwisata Medan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.36983/japm.v10i1.106","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Sistem Penerapan Pelayanan Inklusif bagi Pengunjung Penyandang Disabilitas (Studi Fasilitas dan Aksesibilitas pada Hotel Berbintang di Kabupaten Karo)
Selama ini konsep pariwisata hanya dirangcang sebagian besar untuk orang-orang yang normal saja, dan belum seluruhnya dirancang bagi orang-orang yang berkebutuhan khusus. Dimana pariwisata adalah hak bagi setiap orang termasuk penyandang disabilitas. Dimana pelayanan inklusif yang diterapkan dalam pelayanan bagi tamu penyandang disabilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pihak pengelola hotel dalam menyediakan fasilitas dan aksesibilitas dimana fasilitas dan aksesibilitas menjadi faktor penghambat dan faktor pendukung bagi penyandang disabilitas. Adapun kesimpulan dari penelitian ini dimana terdapat dari data di lapangan jumlah pengunjung nilai minimum dari pengunjung disabilitas adalah 2,2, sementara nilai maksimum dari pengunjung disabilitas adalah 5. Rata-rata pengunjung disabilitas adalah 3,8, dengan standar deviasi 0,642. Dan nilai F hitung 29,836 dan nilai Sig. adalah 0,000. Diketahui nilai F hitung 29,836 > F tabel 2,699 dan nilai Sig adalah 0,000 < 0,05, maka fasilitas, aksesibilitas, internal secara bersama-sama atau simultan berpengaruh signifikan terhadap pengunjung disabilitas. Serta nilai koefisien regresi dari variabel fasilitas bernilai positif, yakni 0.441. Hal ini berarti variabel fasilitas berpengaruh positif terhadap pengunjung disabilitas. Diketahui nilai Sig. dari variabel fasilitas adalah 0.000 < 0,05, maka disimpulkan fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengunjung disabilitas. Dimana nilai koefisien determinasi (R-Square) adalah 0,482. Nilai tersebut dapat diartikan variabel fasilitas, aksesbilitas, internal mampu mempengaruhi pengunjung disabilitas sebesar 48,2%, sisanya sebesar 51,8% dijelaskan oleh variabel atau faktor lainnya