Netty Syam, Wiwik Utami, Hidrawati Hidrawati, S. Suryanti
{"title":"分析一种生长在几种培养基中,乳菌传播的方法","authors":"Netty Syam, Wiwik Utami, Hidrawati Hidrawati, S. Suryanti","doi":"10.31941/biofarm.v19i1.2753","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan jenis media dan metode perbanyakan jamur Trichoderma sp. Penelitian ini berupa percobaan yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial (RALF). Faktor 1: Metode Perbanyakan terdiri atas dua yaitu Metode Terbuka dan Metode Tertutup, sedangkan Faktor 2: Media Tumbuh yang terdiri atas empat jenis media yaitu: beras, dedak, Jagung dan Beras+Jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang paling baik untuk pertumbuhan Trichoderma yaitu jumlah Spora Trichoderma yang diperoleh lebih tinggi pada metode tertutup yang menggunakan media beras+jagung. Viabilitas spora terbaik didapatkan pada media tertutup sebesar 71,70 % pada media dedak dibandingkan dengan media lainnya.","PeriodicalId":340264,"journal":{"name":"Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-04-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"ANALISIS METODE PERBANYAKAN JAMUR Trichoderma sp. PADA BEBERAPA JENIS MEDIA TUMBUH\",\"authors\":\"Netty Syam, Wiwik Utami, Hidrawati Hidrawati, S. Suryanti\",\"doi\":\"10.31941/biofarm.v19i1.2753\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan jenis media dan metode perbanyakan jamur Trichoderma sp. Penelitian ini berupa percobaan yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial (RALF). Faktor 1: Metode Perbanyakan terdiri atas dua yaitu Metode Terbuka dan Metode Tertutup, sedangkan Faktor 2: Media Tumbuh yang terdiri atas empat jenis media yaitu: beras, dedak, Jagung dan Beras+Jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang paling baik untuk pertumbuhan Trichoderma yaitu jumlah Spora Trichoderma yang diperoleh lebih tinggi pada metode tertutup yang menggunakan media beras+jagung. Viabilitas spora terbaik didapatkan pada media tertutup sebesar 71,70 % pada media dedak dibandingkan dengan media lainnya.\",\"PeriodicalId\":340264,\"journal\":{\"name\":\"Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian\",\"volume\":\"1 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2023-04-20\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.31941/biofarm.v19i1.2753\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31941/biofarm.v19i1.2753","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
ANALISIS METODE PERBANYAKAN JAMUR Trichoderma sp. PADA BEBERAPA JENIS MEDIA TUMBUH
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan jenis media dan metode perbanyakan jamur Trichoderma sp. Penelitian ini berupa percobaan yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial (RALF). Faktor 1: Metode Perbanyakan terdiri atas dua yaitu Metode Terbuka dan Metode Tertutup, sedangkan Faktor 2: Media Tumbuh yang terdiri atas empat jenis media yaitu: beras, dedak, Jagung dan Beras+Jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang paling baik untuk pertumbuhan Trichoderma yaitu jumlah Spora Trichoderma yang diperoleh lebih tinggi pada metode tertutup yang menggunakan media beras+jagung. Viabilitas spora terbaik didapatkan pada media tertutup sebesar 71,70 % pada media dedak dibandingkan dengan media lainnya.