EVALUASI HASIL INTEGRASI BERBAGAI KETELITIAN DATA MODEL ELEVASI DIGITAL

Fanny Zafira Mukti, Harintaka Harintaka, Djurdjani - Djurdjani
{"title":"EVALUASI HASIL INTEGRASI BERBAGAI KETELITIAN DATA MODEL ELEVASI DIGITAL","authors":"Fanny Zafira Mukti, Harintaka Harintaka, Djurdjani - Djurdjani","doi":"10.24895/JIG.2018.24-1.793","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Data DEM yang dapat diakses dan digunakan dengan gratis antara lain adalah Shuttle Radar Topography Mission (SRTM) dan Advanced Spaceborne Thermal Emission and Reflection Radiometer Global DEM (ASTER GDEM). Kedua data tersebut mencakup seluruh wilayah di Indonesia, namun ketelitian dan resolusinya rendah, serta masih mengandung kesalahan tinggi. Selain data DEM global, data DEM dapat diperoleh dari hasil perekaman sensor Radio Detection and Ranging (RADAR), Light Detection and Ranging (LIDAR), maupun hasil stereoplotting foto udara dan citra satelit. Masing-masing data tersebut memiliki karakteristik seperti terdapatnya pit dan spire, diskontinuitas pada daerah sambungan dan ketelitian data yang bervariasi. Keberagaman karakteristik pada masing-masing sumber data tersebut dapat menyebabkan inkonsistensi nilai ketinggian antar sumber data. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan DEM dengan data DTM Rupa Bumi Indonesia (RBI) skala 1:50.000 dan data DTM Interferometric Synthetic Aperture Radar (IFSAR) di Pulau Kalimantan yang dapat mengatasi inkonsistensi ketinggian tersebut. Metode yang digunakan adalah integrasi dan fusi DEM pada mozaik data-data ketinggian. Pada daerah yang bertampalan, dilakukan dua skenario mozaik yaitu mozaik tanpa bobot dan mozaik berbobot. Uji akurasi vertikal dilakukan dengan menggunakan standar Peraturan Kepala BIG Nomor 15 Tahun 2014 tentang Pedoman Teknis Ketelitian Peta Dasar. Penelitian ini menghasilkan mozaik data DTM yang seamless dan smooth menggunakan metode mozaik berbobot dengan akurasi vertikal sebesar 2,065 meter. Hasil mozaik tanpa bobot masih memiliki beberapa daerah yang tidak seamless dan smooth dengan akurasi vertikal sebesar 2,257 meter. Berdasarkan Tabel Ketelitian Geometri Peta RBI dalam PerKa BIG Nomer 15 Tahun 2014, kedua hasil mozaik tersebut masuk dalam skala 1:10.000.Kata kunci: model elevasi digital, mozaik, integrasi, fusi DEM","PeriodicalId":32556,"journal":{"name":"Geomatika","volume":"30 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2018-07-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Geomatika","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24895/JIG.2018.24-1.793","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1

Abstract

Data DEM yang dapat diakses dan digunakan dengan gratis antara lain adalah Shuttle Radar Topography Mission (SRTM) dan Advanced Spaceborne Thermal Emission and Reflection Radiometer Global DEM (ASTER GDEM). Kedua data tersebut mencakup seluruh wilayah di Indonesia, namun ketelitian dan resolusinya rendah, serta masih mengandung kesalahan tinggi. Selain data DEM global, data DEM dapat diperoleh dari hasil perekaman sensor Radio Detection and Ranging (RADAR), Light Detection and Ranging (LIDAR), maupun hasil stereoplotting foto udara dan citra satelit. Masing-masing data tersebut memiliki karakteristik seperti terdapatnya pit dan spire, diskontinuitas pada daerah sambungan dan ketelitian data yang bervariasi. Keberagaman karakteristik pada masing-masing sumber data tersebut dapat menyebabkan inkonsistensi nilai ketinggian antar sumber data. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan DEM dengan data DTM Rupa Bumi Indonesia (RBI) skala 1:50.000 dan data DTM Interferometric Synthetic Aperture Radar (IFSAR) di Pulau Kalimantan yang dapat mengatasi inkonsistensi ketinggian tersebut. Metode yang digunakan adalah integrasi dan fusi DEM pada mozaik data-data ketinggian. Pada daerah yang bertampalan, dilakukan dua skenario mozaik yaitu mozaik tanpa bobot dan mozaik berbobot. Uji akurasi vertikal dilakukan dengan menggunakan standar Peraturan Kepala BIG Nomor 15 Tahun 2014 tentang Pedoman Teknis Ketelitian Peta Dasar. Penelitian ini menghasilkan mozaik data DTM yang seamless dan smooth menggunakan metode mozaik berbobot dengan akurasi vertikal sebesar 2,065 meter. Hasil mozaik tanpa bobot masih memiliki beberapa daerah yang tidak seamless dan smooth dengan akurasi vertikal sebesar 2,257 meter. Berdasarkan Tabel Ketelitian Geometri Peta RBI dalam PerKa BIG Nomer 15 Tahun 2014, kedua hasil mozaik tersebut masuk dalam skala 1:10.000.Kata kunci: model elevasi digital, mozaik, integrasi, fusi DEM
对各种精确数据升幅模型整合结果的评估
此外,可供免费阅读和使用的数据包括雷达排镜任务(SRTM)和高级太空排放和全球电光计(ASTER GDEM)。这两种数据涵盖了印尼的整个地区,但精确度低,分辨率仍然很高。除了全球的dna数据外,他们还可以从记录无线电传感器探测和跟踪、光探测和跟踪(数据)以及空气透镜和卫星图像的结果中获得数据。每一种数据都有可降解的坑和尖峰特征,即数据连接性和千变性方面的不连续性。每个数据来源的特征多样性可能导致数据来源之间高度值不一致。这项研究是在该研究中,在婆罗洲岛上建立了能够克服高度不一致性的DTM地球表象(RBI)数据和DTM合成合金Aperture雷达(IFSAR)数据。我们使用的方法是在mozilla提供海拔数据的集成和融合。在相应的区域有两种有弹性的场景,即没有重量和有分量的mozaik。垂直准确度测试采用了2014年大酋长规则第15号的基本地图精确技术指导方针进行。这项研究产生了最低水平的DTM数据mozk,并使用mozaik方法以2065米的垂直准确度运行。没有重量的马赛克仍然有一些区域是空的,垂直准确性为2.257米。根据2014年大号码15号实验中RBI地图的方解图方解图,现有的两个衰变量表显示出10万美元。关键词:数字提升模型,mozaik,集成,DEM聚变
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
审稿时长
20 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书