EFFECT OF TEMPERATURE AND BLENDING RATIO TO PRODUCT DISTRIBUTION OF CO-PYROLYSIS LIGNITE AND PALM KERNEL SHELL

Konversi Pub Date : 2021-10-06 DOI:10.20527/k.v10i2.11686
R. Jelita, J. Jefriadi, Muhammad Jauhar Mahdi, M. Hafiz
{"title":"EFFECT OF TEMPERATURE AND BLENDING RATIO TO PRODUCT DISTRIBUTION OF CO-PYROLYSIS LIGNITE AND PALM KERNEL SHELL","authors":"R. Jelita, J. Jefriadi, Muhammad Jauhar Mahdi, M. Hafiz","doi":"10.20527/k.v10i2.11686","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Adanya isu krisis energi dan masalah lingkungan akibat limbah mendorong terciptanya bahan bakar baru dari bahan terbarukan seperti limbah biomassa cangkang kelapa sawit (CKS). Di sisi lain, batubara kualitas rendah (lignit) memiliki nilai ekonomi yang rendah sehingga perlu ditingkatkan agar dapat digunakan lebih luas. Pemanfaatan lignit dan CKS dapat menghasilkan produk padat (char) berupa batubara hibrida melalui proses co-pyrolysis.  Penelitian ini bertujuan menentukan temperatur dan komposisi optimum co-pyrolysis lignit dan CKS berdasarkan distribusi produk yang dihasilkan. Lignit dikeringkan dan dihaluskan hingga ukuran partikel 20-50 mesh. CKS dibersihkan, dipotong-potong dan diayak hingga berukuran 0,4-2 mm. Selanjutnya CKS dikeringkan menggunakan oven pada 105oC selama 24 jam. Lignit dan CKS dicampur dengan komposisi 15%, 22,5%, dan 30% berat CKS:lignit. Campuran bahan dimasukkan ke dalam reaktor co-pyrolysis sebanyak 200 gram. Proses co-pyrolysis dijalankan pada suhu 200ºC, 300ºC, dan 400ºC selama 1 jam dengan mengalirkan gas nitrogen ke dalam reaktor dengan kecepatan alir 1,5 L/menit. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rasio pencampuran CKS:lignit dan temperatur co-pyrolysis akan meningkatkan yield tar sementara yield char menurun. Ditinjau dari yield tar terbesar, temperatur optimum co-pyrolysis adalah 400oC pada rasio pencampuran optimum 15%, sedangkan 200oC dan 22,5% merupakan temperatur co-pyrolysis dan rasio pencampuran optimum untuk memperoleh yield char terbesar. Baik tar dan char produk co-pyrolysis ini dapat menjadi salah satu sumber energi alternatif dengan pengolahan lebih lanjut. Kata kunci: batubara hibrida, cangkang kelapa sawit, lignit, co-pyrolysis","PeriodicalId":32236,"journal":{"name":"Konversi","volume":"237 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-10-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Konversi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.20527/k.v10i2.11686","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Adanya isu krisis energi dan masalah lingkungan akibat limbah mendorong terciptanya bahan bakar baru dari bahan terbarukan seperti limbah biomassa cangkang kelapa sawit (CKS). Di sisi lain, batubara kualitas rendah (lignit) memiliki nilai ekonomi yang rendah sehingga perlu ditingkatkan agar dapat digunakan lebih luas. Pemanfaatan lignit dan CKS dapat menghasilkan produk padat (char) berupa batubara hibrida melalui proses co-pyrolysis.  Penelitian ini bertujuan menentukan temperatur dan komposisi optimum co-pyrolysis lignit dan CKS berdasarkan distribusi produk yang dihasilkan. Lignit dikeringkan dan dihaluskan hingga ukuran partikel 20-50 mesh. CKS dibersihkan, dipotong-potong dan diayak hingga berukuran 0,4-2 mm. Selanjutnya CKS dikeringkan menggunakan oven pada 105oC selama 24 jam. Lignit dan CKS dicampur dengan komposisi 15%, 22,5%, dan 30% berat CKS:lignit. Campuran bahan dimasukkan ke dalam reaktor co-pyrolysis sebanyak 200 gram. Proses co-pyrolysis dijalankan pada suhu 200ºC, 300ºC, dan 400ºC selama 1 jam dengan mengalirkan gas nitrogen ke dalam reaktor dengan kecepatan alir 1,5 L/menit. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rasio pencampuran CKS:lignit dan temperatur co-pyrolysis akan meningkatkan yield tar sementara yield char menurun. Ditinjau dari yield tar terbesar, temperatur optimum co-pyrolysis adalah 400oC pada rasio pencampuran optimum 15%, sedangkan 200oC dan 22,5% merupakan temperatur co-pyrolysis dan rasio pencampuran optimum untuk memperoleh yield char terbesar. Baik tar dan char produk co-pyrolysis ini dapat menjadi salah satu sumber energi alternatif dengan pengolahan lebih lanjut. Kata kunci: batubara hibrida, cangkang kelapa sawit, lignit, co-pyrolysis
温度和配比对褐煤与棕榈仁壳共热解产物分布的影响
能源危机和环境环境问题推动了从可再生材料如棕榈壳生物废物(sec)等可再生材料中创造新燃料。另一方面,煤炭质量低,经济价值低,因此需要提高,以便更广泛地使用。褐煤和木材的利用可以通过相互热化过程产生固态的煤炭混合物。本研究旨在根据所生产的产品的分布来确定褐煤和褐煤的最佳温度和成分。褐煤被干燥并捣碎成20-50粒的颗粒。CKS被清洗,切成薄片,筛成0.4 -2毫米。接下来,CKS在105oC上使用烤箱24小时。褐煤和木材混合在15%、22.5%和30%的重量中:褐煤。将混合物放入共热反应堆200克。co-pyrolysis过程温度下运行200ºC、300ºC和400ºC 1小时用氮气流向反应堆中速度1.5 L /分钟的流程图。研究结果表明,较低的混合比:褐煤和温度将增加yield tar,而yield char下降。在最大的沥青中,最佳的沥青温度为15%的最佳温度为400oC,而200摄氏度和22.5%为获得最大的沥青集的最佳温度和最佳混合比。焦油和char产品co-pyrolysis都可以成为一种替代能源,通过进一步的处理。关键词:煤杂交,油棕壳,褐煤,co-pyrolysis
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
审稿时长
4 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书